Peluang Puan Maharani di Pilpres 2024: Antara Survei dan Kekuatan Politik

Kamis, 29 Oktober 2020 - 09:19 WIB
loading...
A A A
Menurut dia, keturunan biologis belum tentu ideologis. "Dia saya pikir menurut pengamatan saya, adalah ajaran-ajaran Bung Karno saya kira meresap sanubari dan pikiran beliau, dan kita melihat bahwa PDIP maupun Bung Karno saya kira mendapat hati di tengah masyarakat Indonesia. Nah berbasis kepada analisa saya tadi, saya berpendapat sangat mumpuni Bu Puan Maharani diusulkan menjadi bakal calon presiden 2024," kata Emrus.

Namun, kata Emrus, calon wakil presiden pasangan Puan Maharani harus memiliki tingkat akseptabilitas publik tinggi. "Supaya bisa nanti bersaing siapapun pasangan bersaingnya," katanya.

Sementara itu, peneliti Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Arya Fernandes membeberkan beberapa keuntungan Puan Maharani. "Puan diuntungkan karena PDIP dapat mencalonkan presiden secara langsung tanpa harus berkoalisi karena memiliki 22,2 persen kursi di DPR," ujar Arya Fernandes.

Keuntungan lainnya, kata Arya, Puan Maharani adalah Putri Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDIP. "Dalam PDIP, faktor Ketua Umum punya hak prerogatif untuk menentukan calon presiden. Di AD/ART PDIP tidak ada kontestasi untuk memperebutkan tiket pencapresan, karena ditentukan langsung oleh ketua umumm, sehingga ini menyulitkan langkah tokoh non-darah biru, seperti Ganjar," ujar Arya.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menilai Puan Maharani lebih cocok sebagai calon wakil presiden (Cawapres). "Puan merupakan golden girl (anak emas) Megawati dan PDIP. Bisa saja PDIP akan mendorong di Pilpres 2024 nanti sebagai cawapres karena jika capres sangat berat," kata ujang.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU PFII Jadi Undang-Undang
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Dokter Icha Akhiri Hidup...
Dokter Icha Akhiri Hidup usai Diduga Diintimidasi Legislator Daerah, Puan: Penyelidikan Harus Tuntas
Jokowi Lakukan Safari...
Jokowi Lakukan Safari Politik, Puan: Alangkah Baiknya Jaga Situasi Tetap Kondusif
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Salat di Masjid DPR,...
Salat di Masjid DPR, Puan Harap Iduladha 2026 Jadi Momen Rajut Kepedulian Sosial
Prabowo, Bahlil Lahadalia...
Prabowo, Bahlil Lahadalia hingga Puan Maharani Hadiri Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju
Dua Legislator PDIP...
Dua Legislator PDIP Desak Kementerian PU Tegur Kontraktor Sekolah Rakyat di Muncar
Rekomendasi
Pemerintah Bebaskan...
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor Komponen Pesawat dan LPG Petrokimia
Tanoto Scholars Gathering...
Tanoto Scholars Gathering 2026 Perkuat Kepemimpinan 240 Penerima Beasiswa TELADAN
345 Karateka Ambil Bagian...
345 Karateka Ambil Bagian di Kejuaraan Porkot Jakarta Pusat 2026, Ajang Seleksi Bibit Atlet Porprov
Berita Terkini
Wamendagri: Indonesia...
Wamendagri: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Legislator Golkar: Ratifikasi...
Legislator Golkar: Ratifikasi Perjanjian Dagang Harus Berdampak Nyata bagi UMKM dan Industri
Kapolri dan Istri Tinjau...
Kapolri dan Istri Tinjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara, Dukung Penguatan UMKM
Almarhum Juru Bicara...
Almarhum Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Dibawa ke Jakarta Besok
Di Seminar JARI, Para...
Di Seminar JARI, Para Pakar Kritisi Konstitusi untuk Kemajuan Bangsa
Kabar Duka, Juru Bicara...
Kabar Duka, Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Meninggal Dunia
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved