Elektabilitas Gatot Nurmantyo Stagnan, tapi Lebih Tinggi dari Mahfud MD dan Puan Maharani

Senin, 26 Oktober 2020 - 11:54 WIB
loading...
Elektabilitas Gatot...
Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo. Foto/Dok SINDO
A A A
JAKARTA - Elektabilitas Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo masih stagnan. Namun, Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) itu masih unggul dibanding Menko Polhukam Mahfud MD dan Ketua DPR Puan Maharani.

Berdasarkan data survei Indikator yang dirilis Minggu, 25 Oktober 2020, mantan Panglima TNI tersebut memiliki elektabilitas 1,4 persen atau sama dengan hasil survei pada Juli 2020.

Gatot Nurmantyo masih unggul dibanding Menko Polhukam Mahfud MD yang kali ini memiliki elektabilitas 1,3 persen. Selain itu, Gatot juga unggul dari Ketua DPR RI Puan Maharani yang elektabilitasnya hanya 0.9 persen. Gatot juga unggul dari Ketua Umum Partai Golkar yang juga Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Elektabilitas Airlangga berdasarkan survei tersebut sebesar 1,2 persen.

(Baca juga: Refly Harun: Akan Dahsyat Kalau Gatot dan Anies Dipersatukan sebagai Simbol Perlawanan... ).

Diketahui, dalam survei yang diadakan Indikator 24-30 September 2020 dengan melibatkan sampel sebanyak 1.200 responden tersebut, Ganjar Pranowo berada di urutan teratas dengan 18,7 persen. Di bawahnya ada nama Prabowo Subianto dengan 16,8 persen. Selanjutnya, Anies Baswedan dengan 14,4 persen. Total ada 15 pilihan capres dalam survei tersebut.

(Baca juga: Gatot Nurmantyo: Mau Dibilang Kadrun, Allah Tahu yang Saya Lakukan ).

Survei tersebut menggunakan metode simple random sampling, dengan toleransi kesalahan (margin of error) plus minus 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel berasal dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Boni Hargens: Transformasi...
Boni Hargens: Transformasi Polri Harus Dinilai Secara Komprehensif, Bukan dari Satu Indeks
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Ryamizard Ryacudu di...
Ryamizard Ryacudu di Mata Gatot Nurmantyo dan Hadi Tjahjanto
Survei Nasional: 83,7...
Survei Nasional: 83,7 Persen Publik Puas Kinerja Pertamina
Gebrakan Pelindo Diapresiasi,...
Gebrakan Pelindo Diapresiasi, Hasil Survei: 85% Lebih Pelanggan Puas
Mengejutkan! Konsumen...
Mengejutkan! Konsumen Usia 55 Tahun ke Atas Tertinggi Adopsi AI
Rekomendasi
90 Menit yang Bisa Mengubah...
90 Menit yang Bisa Mengubah Takdir Lamine Yamal Jadi Legenda
Bea Cukai-Polri Bongkar...
Bea Cukai-Polri Bongkar Penyelundupan 3.336 Gram Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta
BSU Lanjutkan Komitmen...
BSU Lanjutkan Komitmen Dukungan Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru 2026
Berita Terkini
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
Kejagung Ralat Pernyataan,...
Kejagung Ralat Pernyataan, Status Febrie Adriansyah Tetap Tersangka di 3 Sprindik Baru
Rismon: Jokowi Tak Ingin...
Rismon: Jokowi Tak Ingin Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa, hanya Ingin Polemik Ijazah Tuntas
Dongkrak Ekonomi Perdesaan,...
Dongkrak Ekonomi Perdesaan, 10 Asosiasi Desa Dukung Kopdes Merah Putih
Wamenhaj Dorong Semangat...
Wamenhaj Dorong Semangat 'Travel Beyond Profit' di Mukernas III ASPHIRASI
KPK Sita Uang-Perhiasan...
KPK Sita Uang-Perhiasan usai Geledah Rumah Dinas Bupati dan Kantor Dinas Kabupaten Sukoharjo
Infografis
Kapolri Mutasi 67 Perwira...
Kapolri Mutasi 67 Perwira Tinggi dan Perwira Menengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved