Survei Indikator Ungkap Lebih Banyak Masyarakat Minta Pilkada 2020 Ditunda
Minggu, 25 Oktober 2020 - 15:28 WIB
loading...
A
A
A
(Baca: ILUNI UI Dorong Opsi Tunda Pilkada 2020)
Karena itu, menurut dia, tuntutan pilkada ditunda itu lebih kuat di wilayah yang tidak akan melaksanakan pilkada pada tahun ini, ada kecenderungan masyarakat di daerah itu lebih paranoid. Dia menduga, ada kekhawatiran pilkada di kabupaten tetangga potensi Covid-19 akan meningkat lalu menyebar ke kabupaten/kota mereka lalu bisa tertular. "Tapi wilayah yg ada pilkadanya lebih siap, lebih nekat lebih berani lah berani," imbuhnya.
Dengan demikian, Burhanuddin melanjutkan, secara total responden yang menginginkan pilkada dibatalkan 50% dan 43% tetap lanjut. Menurutnya, ada kontributisi dari pernyataan PBNU, Muhammadiyah dan beberapa elemen masyarakat lainnya.
"Sebanyak 43 persen total seluruh responden seluruh wilayah yang mengatakan sebaiknya tidak ditunda. Meskipun sedikit lebih banyak yang meminta penundaan," terangnya.
Karena itu, menurut dia, tuntutan pilkada ditunda itu lebih kuat di wilayah yang tidak akan melaksanakan pilkada pada tahun ini, ada kecenderungan masyarakat di daerah itu lebih paranoid. Dia menduga, ada kekhawatiran pilkada di kabupaten tetangga potensi Covid-19 akan meningkat lalu menyebar ke kabupaten/kota mereka lalu bisa tertular. "Tapi wilayah yg ada pilkadanya lebih siap, lebih nekat lebih berani lah berani," imbuhnya.
Dengan demikian, Burhanuddin melanjutkan, secara total responden yang menginginkan pilkada dibatalkan 50% dan 43% tetap lanjut. Menurutnya, ada kontributisi dari pernyataan PBNU, Muhammadiyah dan beberapa elemen masyarakat lainnya.
"Sebanyak 43 persen total seluruh responden seluruh wilayah yang mengatakan sebaiknya tidak ditunda. Meskipun sedikit lebih banyak yang meminta penundaan," terangnya.
(muh)
Lihat Juga :