Pidato Politik Airlangga Hartarto Pada HUT ke-56 Partai Golkar
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 22:00 WIB
loading...
A
A
A
Namun di tengah kesulitan dunia yang mendalam, kepemimpinan Pak Jokowi di negeri kita mampu menemukan jalan optimal, sehingga kondisi Indonesia sejauh ini relatif lebih baik dibandingkan dengan banyak negeri lainnya. Sebelum saya melanjutkan pidato ini, saya ingin bertanya langsung kepada saudara-saudara semua kader Partai Golkar yang hadir di sini:
• Siapkah saudara-saudara untuk terus mengawal kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf?
• Siapkan saudara-saudara untuk bekerja keras mendorong kemajuan Indonesia?
(Terima kasih)
Saudara-saudara yang saya muliakan Hadirin yang saya hormati
Dalam momen seperti ini, atas nama seluruh keluarga besar Partai Golkar, saya mengirimkan doa dan mengucapkan duka yang mendalam kepada saudara-saudara kita yang menjadi korban, baik langsung maupun tidak langsung, dari pandemi Covid-19. Angka terakhir per hari ini cukup membesarkan hati kita, sebab angka kesembuhan (recovery rate) sudah mencapai 79,7 persen, sementara angka kematian telah menurun dibanding minggu lalu, yaitu 3,5 persen.
Dalam momen keprihatinan seperti ini ikatan solidaritas kebangsaan kita diuji. Ia harus menjadi pemicu agar kita bekerja lebih keras lagi, baik dalam mengatasi masalah kesehatan maupun dalam menyelesaikan berbagai dampak ekonomi yang diakibatkannya. Sejauh ini, alhamdulillah, berkat kerjasama semua pihak, serta berkat arahan yang jelas dari pimpinan tertinggi kita, tanda-tanda yang semakin membaik sudah mulai kita rasakan.
Menurut data Bank Dunia, di negara-negara Asia, pemulihan dan prospek ekonomi Indonesia berada dalam kategori terdepan. Bahkan, dalam dua atau tiga tahun mendatang, kebangkitan kembali ekonomi Indonesia diperkirakan akan menjadi salah satu yang tertinggi di dunia. Tentu saja, semua itu tidak akan datang dengan sendirinya. Kita harus bekerja keras dalam mewujudkannya. Dalam konteks inilah, pengesahan UU Cipta Kerja oleh DPR sangat perlu diapresiasi. Undang-undang ini adalah hasil kerjasama produktif dari begitu banyak pihak, baik di DPR, eksekutif, maupun berbagai elemen masyarakat.
Secara khusus, apresiasi yang dalam harus kita berikan kepada Presiden Jokowi dan koalisi partai pendukung beliau. Pada esensinya, UU Cipta Kerja adalah sebuah terobosan historis, sebab untuk pertama kalinya reformasi ekonomi Indonesia dilakukan lewat lembaga perwakilan yang demokratis, tanpa desakan dan paksaan siapa pun. Terobosan besar ini adalah wujud dari kesadaran kita, sebagaimana yang sering ditegaskan oleh Presiden Jokowi, bahwa kemajuan dan kesejahteraan Indonesia tidak bisa ditawar. Adalah tugas mulia bagi kita semua untuk mencapainya, sesuai dengan semangat zaman yang terus berubah dan berkembang.
Setiap tahun 3 juta generasi muda Indonesia lulus sekolah di berbagai tingkat (SMK, SMA dan perguruan tinggi). Generasi muda ini sangat membutuhkan lapangan kerja yang terbuka. Selain itu, pendemi korona telah menyebabkan sekitar 3 juta penganggur baru, menambah jumlah yang semula berada di kisaran 13 juta penduduk. Itulah salah satu tantangan terbesar kita. Insya Allah, di tahun-tahun mendatang, dengan terobosan baru UU Cipta Kerja, serta dengan peran aktif semua pihak, Indonesia akan berhasil mengatasi tantangan besar ini.
Selain itu, lewat undang-undang strategis ini, kita ingin membuka kesempatan luas kepada semua pihak untuk berusaha dan memajukan usaha mereka, khususnya sektor Usaha Kecil dan Menengah, atau UMKM. Dengan melakukan harmonisasi peraturan, serta dengan menyederhanakan dan memangkas berbagai aturan yang berbelit, kita mendudukkan peran pemerintah, baik di pusat dan di daerah, sebagai pelayan masyarakat yang lebih efektif. Pemerintah menjadi pendorong, bukan penghambat, bagi rakyat kita untuk meningkatkan peri kehidupan mereka.
Kini saatnya kita menyadari bahwa dalam perkembangan dunia saat ini, faktor penentu kemajuan sebuah bangsa terletak pada inovasi dan kreatifitas berusaha, pada ketangguhan dalam bekerja, pada kemampuan adaptif, serta pada peran pemerintahah yang tepat, strategis, dan efektif. Kita harus bangga, bahwa dalam situasi keprihatinan saat ini, Indonesia menjadi negara pertama yang melakukan langkah-langkah reformasi struktural dan reformasi birokrasi untuk merebut masa depan yang lebih baik. Itulah esensi pemikiran yang berada di balik terobosan besar UU Cipta Kerja. Dengan semua ini, kita ingin bergerak lebih cepat lagi dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Hadirin yang saya muliakan
Saudara-saudara yang saya hormati Partai Golkar siap berdiri di garis terdepan dalam mengawal pencapaian besar tersebut. Dalam usia yang kini 56 tahun, kekuatan beringin telah ditempa oleh pengalaman panjang dalam mengatasi berbagai krisis. Kita juga telah mengalami pahit-getirnya kehidupan, turun-naik kekuasaan, dan berbagai macam pengalaman lainnya. Karena itulah, kita kini tumbuh semakin matang, dan menjadi motor penggerak yang dapat diandalkan untuk membantu suksesnya pemerintahan Presiden Jokowi.
Selain itu, partai kita juga aktif melakukan langkah-langkah konsolidasi dan merampungkan pelaksanaan Musda di berbagai wilayah. Secara khusus, banyak kader kita sekarang yang sedang mempersiapkan diri untuk merebut kemenangan pada Pilkada di awal Desember nanti. Dari Aceh hingga Papua, para pendekar Partai Golkar akan bekerja keras meraih sukses lewat cara-cara kampanye yang adaptif dan kreatif, sambil tetap mematuhi protokol kesehatan seperti pemakaian masker, social distancing, dan mencuci tangan secara teratur.
Kepada mereka semua, seluruh kader dan pimpinan partai mengirimkan doa serta menginstruksikan kepada seluruh jajaran partai, dari DPP, pengurus provinsi, hingga pengurus di tingkat kelurahan untuk menggunakan segenap kekuatan dan membantu memenangkan kandidat partai kita. Ini wajib hukumnya untuk kita lakukan. Rawe rawe rantas, malang malang putung. Kita satukan tekad, kita hadapi setiap rintangan, dan kita menangkan kandidat Partai Golkar kebanggaan kita. Target kemenangan minimal 60 persen insya Allah akan tercapai, dan semua itu merupakan langkah awal kita untuk merebut kejayaaan Partai Golkar pada Pemilu 2024 kelak.
• Siapkah saudara-saudara untuk terus mengawal kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf?
• Siapkan saudara-saudara untuk bekerja keras mendorong kemajuan Indonesia?
(Terima kasih)
Saudara-saudara yang saya muliakan Hadirin yang saya hormati
Dalam momen seperti ini, atas nama seluruh keluarga besar Partai Golkar, saya mengirimkan doa dan mengucapkan duka yang mendalam kepada saudara-saudara kita yang menjadi korban, baik langsung maupun tidak langsung, dari pandemi Covid-19. Angka terakhir per hari ini cukup membesarkan hati kita, sebab angka kesembuhan (recovery rate) sudah mencapai 79,7 persen, sementara angka kematian telah menurun dibanding minggu lalu, yaitu 3,5 persen.
Dalam momen keprihatinan seperti ini ikatan solidaritas kebangsaan kita diuji. Ia harus menjadi pemicu agar kita bekerja lebih keras lagi, baik dalam mengatasi masalah kesehatan maupun dalam menyelesaikan berbagai dampak ekonomi yang diakibatkannya. Sejauh ini, alhamdulillah, berkat kerjasama semua pihak, serta berkat arahan yang jelas dari pimpinan tertinggi kita, tanda-tanda yang semakin membaik sudah mulai kita rasakan.
Menurut data Bank Dunia, di negara-negara Asia, pemulihan dan prospek ekonomi Indonesia berada dalam kategori terdepan. Bahkan, dalam dua atau tiga tahun mendatang, kebangkitan kembali ekonomi Indonesia diperkirakan akan menjadi salah satu yang tertinggi di dunia. Tentu saja, semua itu tidak akan datang dengan sendirinya. Kita harus bekerja keras dalam mewujudkannya. Dalam konteks inilah, pengesahan UU Cipta Kerja oleh DPR sangat perlu diapresiasi. Undang-undang ini adalah hasil kerjasama produktif dari begitu banyak pihak, baik di DPR, eksekutif, maupun berbagai elemen masyarakat.
Secara khusus, apresiasi yang dalam harus kita berikan kepada Presiden Jokowi dan koalisi partai pendukung beliau. Pada esensinya, UU Cipta Kerja adalah sebuah terobosan historis, sebab untuk pertama kalinya reformasi ekonomi Indonesia dilakukan lewat lembaga perwakilan yang demokratis, tanpa desakan dan paksaan siapa pun. Terobosan besar ini adalah wujud dari kesadaran kita, sebagaimana yang sering ditegaskan oleh Presiden Jokowi, bahwa kemajuan dan kesejahteraan Indonesia tidak bisa ditawar. Adalah tugas mulia bagi kita semua untuk mencapainya, sesuai dengan semangat zaman yang terus berubah dan berkembang.
Setiap tahun 3 juta generasi muda Indonesia lulus sekolah di berbagai tingkat (SMK, SMA dan perguruan tinggi). Generasi muda ini sangat membutuhkan lapangan kerja yang terbuka. Selain itu, pendemi korona telah menyebabkan sekitar 3 juta penganggur baru, menambah jumlah yang semula berada di kisaran 13 juta penduduk. Itulah salah satu tantangan terbesar kita. Insya Allah, di tahun-tahun mendatang, dengan terobosan baru UU Cipta Kerja, serta dengan peran aktif semua pihak, Indonesia akan berhasil mengatasi tantangan besar ini.
Selain itu, lewat undang-undang strategis ini, kita ingin membuka kesempatan luas kepada semua pihak untuk berusaha dan memajukan usaha mereka, khususnya sektor Usaha Kecil dan Menengah, atau UMKM. Dengan melakukan harmonisasi peraturan, serta dengan menyederhanakan dan memangkas berbagai aturan yang berbelit, kita mendudukkan peran pemerintah, baik di pusat dan di daerah, sebagai pelayan masyarakat yang lebih efektif. Pemerintah menjadi pendorong, bukan penghambat, bagi rakyat kita untuk meningkatkan peri kehidupan mereka.
Kini saatnya kita menyadari bahwa dalam perkembangan dunia saat ini, faktor penentu kemajuan sebuah bangsa terletak pada inovasi dan kreatifitas berusaha, pada ketangguhan dalam bekerja, pada kemampuan adaptif, serta pada peran pemerintahah yang tepat, strategis, dan efektif. Kita harus bangga, bahwa dalam situasi keprihatinan saat ini, Indonesia menjadi negara pertama yang melakukan langkah-langkah reformasi struktural dan reformasi birokrasi untuk merebut masa depan yang lebih baik. Itulah esensi pemikiran yang berada di balik terobosan besar UU Cipta Kerja. Dengan semua ini, kita ingin bergerak lebih cepat lagi dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Hadirin yang saya muliakan
Saudara-saudara yang saya hormati Partai Golkar siap berdiri di garis terdepan dalam mengawal pencapaian besar tersebut. Dalam usia yang kini 56 tahun, kekuatan beringin telah ditempa oleh pengalaman panjang dalam mengatasi berbagai krisis. Kita juga telah mengalami pahit-getirnya kehidupan, turun-naik kekuasaan, dan berbagai macam pengalaman lainnya. Karena itulah, kita kini tumbuh semakin matang, dan menjadi motor penggerak yang dapat diandalkan untuk membantu suksesnya pemerintahan Presiden Jokowi.
Selain itu, partai kita juga aktif melakukan langkah-langkah konsolidasi dan merampungkan pelaksanaan Musda di berbagai wilayah. Secara khusus, banyak kader kita sekarang yang sedang mempersiapkan diri untuk merebut kemenangan pada Pilkada di awal Desember nanti. Dari Aceh hingga Papua, para pendekar Partai Golkar akan bekerja keras meraih sukses lewat cara-cara kampanye yang adaptif dan kreatif, sambil tetap mematuhi protokol kesehatan seperti pemakaian masker, social distancing, dan mencuci tangan secara teratur.
Kepada mereka semua, seluruh kader dan pimpinan partai mengirimkan doa serta menginstruksikan kepada seluruh jajaran partai, dari DPP, pengurus provinsi, hingga pengurus di tingkat kelurahan untuk menggunakan segenap kekuatan dan membantu memenangkan kandidat partai kita. Ini wajib hukumnya untuk kita lakukan. Rawe rawe rantas, malang malang putung. Kita satukan tekad, kita hadapi setiap rintangan, dan kita menangkan kandidat Partai Golkar kebanggaan kita. Target kemenangan minimal 60 persen insya Allah akan tercapai, dan semua itu merupakan langkah awal kita untuk merebut kejayaaan Partai Golkar pada Pemilu 2024 kelak.
Lihat Juga :