Kemenag Siapkan Materi Khutbah Jumat, Gus Jazil: Bukan Langkah Bijak

Jum'at, 23 Oktober 2020 - 20:56 WIB
loading...
Kemenag Siapkan Materi...
Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid. Foto/SINDOnews/Abdul Rochim
A A A
JAKARTA - Rencana Kementerian Agama (Kemenag) membuat materi khutbah Jumat menimbulkan polemik. Ada yang setuju, namun tidak sedikit yang menyatakan keberatan.

Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid mengatakan, langkah Kemenag tersebut bukan merupakan langkah yang bijak jika ingin menyeragamkan materi khutbah Jumat.

"Khutbah Jumat itu khatib-khatib itu mengikuti audiennya. Namanya khotbah itu berbicara sesuai kadar jamaahnya soal apa yang dibutuhkan jamaahnya itu yang dikhotbahkan," ujar Gus Jazil, sapaan akrab Jazilul Fawaid di sela Temu Tokoh dan Dialog Kebudayaan dalam Rangka Peringatan Hari Santri 2020 di Ruang Riung Kota, Bojongsari, Sawangan, Depok, Jawa Barat, Kamis (22/10/2020).

Menurut Gus Jazil, kalau negara membuat keseragaman materi khotbah itu bukan langkah yang bijak. "Yang sekarang harus dilakukan oleh Kementerian Agama justru menjadikan para kiai, para pengkhotbah itu orang-orang yang memiliki nasionalisme yang tinggi. Caranya Menteri Agama kalau mereka enggak pernah disapa, enggak pernah diajak komunikasi, ini ya lama-lama berbeda persepsi terhadap Kementerian Agama," katanya. (Baca juga: Siapkan Materi Khutbah Jumat, Kemenag Belum Lapor ke Wapres Ma'ruf Amin )

Dia menilai saat ini kondisi sudah cukup tertib sehingga Kemenag tidak perlu mengubah sesuatu yang sudah tertib. "Itu langkahnya tiba-tiba, ini sudah tertib berjalan, mau ditertibkan apa lagi? Itu namanya apa ya, ngurusi barang yang sudah diurus, kayak gitu. (Kemenag-red) jangan ngurus barang yang sudah diurus (para kiai-red)," tuturnya.(Baca juga: Pasok Materi Khutbah Jumat, Kemenag Diingatkan soal Keberagaman Mazhab )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Kisah Perjuangan Putri...
Kisah Perjuangan Putri Buruh Terasi Rembang Raih Doktor dari UIN Walisongo
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Rekomendasi
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Istana Bicara soal Kembalikan...
Istana Bicara soal Kembalikan Kepercayaan Publik
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Meroket 4,12% Tembus Level 6.254
Berita Terkini
Fuad Hasan Absen karena...
Fuad Hasan Absen karena Kondisi Kesehatan, KPK Minta Bukti
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Ingin Perluas Peluang WNI Kerja di Jerman
Tanggapi Aksi Mahasiswa,...
Tanggapi Aksi Mahasiswa, Eksponen 98 Nilai Pemerintah Sedang Jalankan Amanat Reformasi
Bos Maktour Mengaku...
Bos Maktour Mengaku Kelelahan, Kembali Absen dari Pemeriksaan KPK
Jokowi Bakal Masuk PSI,...
Jokowi Bakal Masuk PSI, Deddy Sitorus PDIP: Terus Terang Kami Tidak Takut
Bertemu Prabowo, Presiden...
Bertemu Prabowo, Presiden Jerman Singgung Deklarasi Jakarta Tahun 2012
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Jumat 27 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved