Rayakan Hari Santri Bareng Anak Jalanan, Gus Jazil: Mereka Harus Menikmati Kemerdekaan

Jum'at, 23 Oktober 2020 - 04:11 WIB
loading...
Rayakan Hari Santri...
Wakil Ketua MPR, Jazilul Fawaid memilih merayakan Hari Santri Nasional bersama dengan para santri jalanan, seniman, budayawan dan para tokoh di Ruang Riung Kota Bojongsari Baru, Depok, Kamis (22/10/2020). Foto/SINDOnews/Abdul Rochim
A A A
DEPOK - Hari Santri Nasional diperingati di berbagai daerah dengan berbagai cara. Wakil Ketua MPR , Jazilul Fawaid memilih merayakan Hari Santri Nasional bersama dengan para santri jalanan, seniman, budayawan dan para tokoh di Ruang Riung Kota Bojongsari Baru, Depok, Kamis (22/10/2020).

Dikatakan Gus Jazil- sapaan akrab Jazilul Fawaid- dirinya memilih untuk merayakan Hari Santri bersama santri jalanan karena mereka juga harus menikmati indahnya kemerdekaan. "Mereka juga harus ikut mengisi kemerdekaan dengan caranya. Tidak boleh di negeri yang merdeka ini ada kelompok yang merasa ditekan yang tidak diberikan haknya untuk berekspresi," tuturnya. (Baca juga: Peringati Hari Santri Nasional, Ibas Bagikan WiFi Gratis)

Menurutnya, selama ini ada anggapan sebagian orang bahwa anak jalanan dianggap sebagai sampah masyarakat. "Katakanlah orang-orang yang tidak jelas asal usulnya, itu kewajiban kita bersama untuk mereka punya hak untuk mencintai negeri dengan caranya. Mereka juga punya hak untuk memberikan yang terbaik juga dengan caranya. Mereka juga orang-orang yang memiliki potensi jika dibina," urainya.

Dikatakan Wakil Ketua umum DPP PKB ini, tantangan santri hari ini adalah bagaimana mereka bisa mengambil kepeloporan, utamanya di dunia ilmu pengetahuan dan teknologi. "Santri jangan hanya dianggap di jalanan. Dimanapun dia harus bermanfaat, di jalanan bisa berkarya, di pesantren menuntut ilmu, di profesi-profesi yang lain menjaga amanah dan menjalankan amanah secara baik," katanya.

Menurutnya, kepeloporan santri sudah terbukti di era kemerdekaan dulu dengan adanya Resolusi Jihad. "Hari ini kita hidupkan kembali 'ruhul jihad' untuk perbaikan yang dimulai dengan kesadaran para santri untuk merebut ilmu pengetahuan dan teknologi yang dilandasi keimanan dan ketakwaan," terangnya. (Baca juga: Hari Santri Nasional Jadi Pijakan Memperkuat Potensi Digital Santri)

Gus Jazil menambahkan hari ini adalah zaman yang serba sulit sehingga para santri harus tetap waspada bahwa keadaan yang sulit ini harus bisa diatasi segala masalah yang terjadi, perselisihan pendapat akan membawa berkah dan manfaat. "Bukan perselisihan yang membawa perpecahan. Kita butuh kegotongroyongan, kebersamaan untuk mengatasi keadaan ekonomi yang sulit, kesehatan, dunia pendidikan ini. Pesantren juga menghadapi kesulitan juga karena pandemi ini," tutupnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ucapkan Selamat Hari...
Ucapkan Selamat Hari Santri Nasional, Prabowo: Kita Tidak Boleh Lupa Resolusi Jihad
Legislator PKB Ajak...
Legislator PKB Ajak Maknai Momentum Hari Santri dengan Aksi Nyata
Hari Santri 2025, LAZISNU...
Hari Santri 2025, LAZISNU Salurkan Beasiswa Santri di Bekasi, NTT, hingga Papua
Hari Santri 2025, dari...
Hari Santri 2025, dari Spirit Nasionalisme Menuju Peradaban Dunia
HSN 2025, GPK Ingatkan...
HSN 2025, GPK Ingatkan Lagi Peran Kiai - Santri dalam Perjuangan Kemerdekaan
Hari Santri 2025, Sorotan...
Hari Santri 2025, Sorotan Publik Harus Jadi Momentum Perbaikan
Peluncuran Buku Jihad...
Peluncuran Buku Jihad Santri Merawat Bumi: 10 Kisah Inspiratif Pengelolaan Sampah di Pesantren
Teks Doa Upacara Hari...
Teks Doa Upacara Hari Santri 2025: Lengkap Arab, Indonesia dan Terjemahan untuk Upacara yang Khidmat
Persiapan Acara Besok,...
Persiapan Acara Besok, Ini Susunan Upacara Hari Santri Nasional 2025
Rekomendasi
Wamenkes Dante Ingatkan...
Wamenkes Dante Ingatkan Ancaman Aging Population, Lansia Indonesia Capai 12 Persen
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Jalan Terjal Iran di...
Jalan Terjal Iran di Piala Dunia 2026: Visa Ditolak dan dalam Kepungan Senjata
Berita Terkini
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
Menhan Jepang Temui...
Menhan Jepang Temui Presiden Prabowo di Kertanegara, Penguatan Kerja Sama Pertahanan Dibahas
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
MBG Perlu Dilanjutkan...
MBG Perlu Dilanjutkan dengan Evaluasi, Perbaikan Tata Kelola, dan Efisiensi Anggaran
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved