Usulkan Fatwa Presiden Satu Periode, PPP Ingatkan Tupoksi MUI

Kamis, 22 Oktober 2020 - 19:00 WIB
loading...
Usulkan Fatwa Presiden...
MUI mewacanakan fatwa masa jabatan presiden satu periode, Wasekjen PPP Achmad Baidlowi mengingatkan supaya MUI kembali pada tugas dan fungsinya. Foto/ilustrasi.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Fatwa Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) Hasanuddin AF mengungkapkan niat untuk mengusulkan fatwa soal masa jabatan presiden. Tidak lagi dua periode, presiden diusulkan hanya menjabat sekali untuk masa 7-8 tahun. Usulan ini akan dibahas bersama dalam forum Musyawarah Nasional (Munas) MUI yang digelar 25-28 November 2020 mendatang.

Menanggapi wacana ini, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PPP Achmad Baidowi mengatakan usulan itu sah saja sebagai pendapat. Namun dia mengingatkan bahwa usulan tersebut membawa konsekuensi pada konstitusi negara. "Itu harus amandemen UUD 1945,” pria yang akrab disapa Awiek itu kepada SINDO Media, Kamis (22/10/2020).

(Baca: Isu Masa Jabatan Presiden Bukan Hal Baru, Tidak Tepat Dimunculkan Saat Ini)

Sekretaris Fraksi PPP di DPR ini mengungkapkan, di sejumlah negara presiden umumnya diperiodisasi dan dapat dipilih lebih dari satu kali. Kekhawatiran adanya kontestasi yang melibatkan petahana dianggapnya berlebihan karena faktanya hal itu sudah biasa.

Sama halnya dengan pemilihan kepala daerah (pilkada) yang dibolehkan dipilih maksimal 2 kali masa jabatan. "Apakah pilkada juga akan dibikin satu periode dengan 8 tahun masa jabatan? Maka cara berpikirnya juga harus linier," tandasnya.

Ketimbang memikirkan masa jabatan presiden, Awiek meminta MUI supaya mengingat apa yang menjadi concern organisasi itu. ”MUI sekarang sebaiknya kembali ke tupoksinya," katanya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wagub Banten Dimyati:...
Wagub Banten Dimyati: Walaupun Beda Partai, Hati Saya Tetap PPP
Tok! SK PPP Jabar Sah...
Tok! SK PPP Jabar Sah meski Penggugat Hadirkan Taj Yasin sebagai Saksi Kunci
Ajukan Banding, Sengketa...
Ajukan Banding, Sengketa SK DPP PPP Disebut Belum Inkrah
DPP PPP Menangkan 5...
DPP PPP Menangkan 5 Gugatan Sengketa Internal, PN Jakpus Perkuat Legalitas Kepengurusan Partai
Mardiono Optimistis...
Mardiono Optimistis PPP NTB Bangkit dan Tembus Target Pemilu 2029
MUI Tegaskan Tetap Perjuangkan...
MUI Tegaskan Tetap Perjuangkan Sanksi Pidana LGBT: Tidak Semua Happy terhadap Upaya Perbaikan
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Dukung Fatwa Haram MUI...
Dukung Fatwa Haram MUI Jatim, Kadin dan APVI Tegaskan Produk Vape Legal Bebas Narkoba
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, Asosiasi Minta Vape Legal Dibedakan dengan Penyalahgunaan Narkoba
Rekomendasi
Dituding Egois, Jennifer...
Dituding Egois, Jennifer Coppen Ungkap Alasan Justin Hubner Lewatkan Final Piala Dunia
Bentley Gunakan Suara...
Bentley Gunakan Suara Drum untuk Gantikan Suara V8 di EV Pertamanya
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
Berita Terkini
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Infografis
10 Kapolda Lulusan Akpol...
10 Kapolda Lulusan Akpol 1994, Teman Satu Angkatan Kepala BNN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved