Soal Travel Bubble, PHRI Nantikan Kepastian Pemerintah

Kamis, 22 Oktober 2020 - 14:24 WIB
loading...
Soal Travel Bubble,...
Pemerintah mewacanakan travel bubble dengan sejumlah negara untuk menggenjot kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Turunnya kunjungan wisatawan mancanegara di masa pandemi Covid-19 membuat sejumlah negara menginisiasi kebijakan travel bubble. Mereka menggandeng negara lain yang dinilai relatif aman karena kasus virus Corona yang sudah terkendali.

Travel bubble adalah pembukaan zona batas lintas negara yang memungkinkan warganya bepergian, asal tidak melampaui area yang sudah ditetapkan. Kebijakan itu antara lain sudah dilakukan oleh Selandia Baru, Australia, Jepang dengan sejumlah negara di Asia Tenggara. Bahkan, baru-baru ini Singapura dan Hongkong juga menjalin kesepakatan penerapan travel bubble sehingga membuka kesempatan wisatawan dari kedua negara bisa saling berkunjung.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mendukung gagasan travel bubble yang digaungkan pemerintah. Tentu saja, penerapan kebijakan itu hanya diperuntukkan untuk destinasi tertentu yang selama ini mengandalkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman).

“Ini sangat kita harapkan untuk destinasi tertentu karena tidak semua destinasi yang ada di Indonesia itu bisa hidup hanya dengan wisatawan domestik. Misalnya di Bali, Bintan,” kata Sekretaris Jenderal PHRI Maulana Yusran, Rabu (21/10/2020),

(Baca: Pembukaan Travel Bubble RI dengan 4 Negara Tunggu Corona Reda)

Di Bali misalnya, lanjut Yusran, dari rata-rata okupansi per tahun (year on year/yoy) terhadap sektor penginapan atau hotel, sekitar 60 persen merupakan kontribusi dari kunjungan wisman. Adapun wisatawan nusantara (wisnus) paling tinggi hanya mencapai 40 persen.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Minta Menteri Pariwisata...
DPR Minta Menteri Pariwisata Bangun Konektivitas Udara untuk Dongkrak Wisatawan
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Perhotelan Terimbas...
Perhotelan Terimbas Efisiensi Anggaran, PHRI: Pemerintah Harus Ambil Langkah Strategis
Ambisi Kim Jong-un Membangun...
Ambisi Kim Jong-un Membangun Pariwisata Korea Utara
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Perang Dagang dan Prospek...
Perang Dagang dan Prospek Industri Perhotelan Indonesia
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
Libur Panjang, Monas...
Libur Panjang, Monas Diserbu 4.009 Pengunjung, 129 di Antaranya Wisatawan Mancanegara
Target 17 Juta Wisman...
Target 17 Juta Wisman di Tengah Krisis Global, Menpar: Pariwisata Harus Adaptif!
Rekomendasi
Kart.inc Kirim Dua Pembalap...
Kart.inc Kirim Dua Pembalap Indonesia ke Kejuaraan Dunia Gokart Elektrik di Italia
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Berita Terkini
Pemerintah Hormati Putusan...
Pemerintah Hormati Putusan Kasus Andrie Yunus, Yusril: Wujud Independensi Peradilan
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
KPK Periksa Bupati Muara...
KPK Periksa Bupati Muara Enim Edison setelah OTT ASN BPK
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
64 PSE Sudah Lapor ke...
64 PSE Sudah Lapor ke Komdigi, Nurul Arifin Berharap Angkanya Terus Meningkat
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved