AS Restui Prabowo di 2024? Gerindra: Terpenting Restu Rakyat Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2020 - 12:25 WIB
loading...
AS Restui Prabowo di...
Menhan Prabowo Subianto diisukan menjadi capres kuat pada Pilpres 2024 setelah Amerika Serikat (AS) menghapus travel ban-nya. FOTO/DOK.SINDOphoto
A A A
JAKARTA - Isu Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menjadi calon presiden (capres) kuat pada Pilpres 2024 tiba-tiba muncul, setelah Amerika Serikat (AS) menghapus travel ban Prabowo. Bahkan Menhan AS Mark Esper mengundang Prabowo pada 15 Oktober lalu guna membahas kerja sama pertahanan.

Hal tersebut dianggap sebagai lampu hijau atau restu AS kepada Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra itu untuk maju di Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Menanggapi isu itu, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco mengatakan bahwa Pemilu 2024 masih jauh panggang dari api. Menurutnya, restu yang paling penting adalah dari rakyat Indonesia jika memang Prabowo hendak maju di Pilpres. (Baca juga: Diterima Amerika Serikat, Prabowo Diyakini Bisa Jadi Presiden 2024 )

"Secara masih lama 2024, dapat restu dari mana? Yang paling penting itu kan restu dari rakyat Indonesia kalau mau nyapres," kata Dasco saat dihubungi SINDOnews, Kamis (22/10/2020).

Namun, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menegaskan, bahwa soal pencalonan Prabowo di Pilpres 2024 itu sama sekali belum diputuskan di internal partai kepala garuda merah itu. Menurut Dasco, persoalan pencalonan itu akan diputuskan dalam forum khusus internal Partai Gerindra.

"Itu juga belum diputuskan dalam internal Partai Gerindra karena akan ada forum yang akan memutuskan pencapresan di Partai Gerindra," kata Dasco. (Baca juga: Gubernur Lemhanas Yakin Kunjungan Prabowo ke AS Sesuai Arahan Presiden )

AS Restui Prabowo di 2024? Gerindra: Terpenting Restu Rakyat Indonesia
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
Presiden Prabowo Bakal...
Presiden Prabowo Bakal Terima Surat Kepercayaan 17 Dubes Negara Sahabat Pekan Ini
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
Rekomendasi
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
Berita Terkini
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved