Gubernur Lemhanas Yakin Kunjungan Prabowo ke AS Sesuai Arahan Presiden
Rabu, 21 Oktober 2020 - 12:48 WIB
loading...
Gubernur Lemhanas Letjen (Purn) Agus Widjojo menilai kunjungan Menhan Prabowo Subianto ke AS sesuai arahan Presiden Jokowi. FOTO/DOK.LEMHANNAS
A
A
A
JAKARTA - Gubernur Lemhanas Letjen (Purn) Agus Widjojo menyatakan kunjungan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto ke Amerika Serikat (AS) untuk bertemu Menhan AS, Mark Esper bukan hal yang baru. Dia meminta semua pihak tak perlu merasa terkejut.
Hal itu dikatakan Agus menjawab pertanyaan wartawan usai menghadiri Webinar 'Jakarta Geopolitical Forum IV' di Gedung MNC Tower, Jakarta, Rabu (21/10/2020). Agus percaya, misi yang dibawa Prabowo mewakili pemerintah Indonesia sebagai bagian hubungan diplomasi antar bangsa-bangsa di dunia.
"Masing-masing negara, masing-masing bangsa punya kepentingan nasional. Dan memang hubungan internasional pada hakikatnya sebenarnya pertemuan dari berbagai bangsa-bangsa itu. Jadi ya kita jangan terkejut," kata Agus. (Baca juga: Kunjungan Prabowo ke Washington Perkuat Hubungan Indonesia-AS )
Namun begitu, Agus mengingatkan bahwa tidak ada sebuah bangsa yang baik hati untuk membantu bangsa lain tanpa kita melihat kepentingan negara itu, dalam hal ini AS. Untuk itu, Agus meminta agar kita 'adu waspada dan adu kuat' dalam menyusun diplomasi.
"Dan kalau kita lihat dari dalam diri kita sendiri Pak Prabowo ke sana kan juga tidak diundang sebagai Pak Prabowo sendiri kan, tapi (sebagai) menteri pertahanan. Maka pasti juga dalam benak Pak Prabowo sudah membawa portofilio bidang pertahanan dari kebijakan nasional, dan pasti juga ada arahan-arahan yang diberikan oleh bapak Presiden Jokowi kepada Pak Prabowo," ujarnya.
Hal itu dikatakan Agus menjawab pertanyaan wartawan usai menghadiri Webinar 'Jakarta Geopolitical Forum IV' di Gedung MNC Tower, Jakarta, Rabu (21/10/2020). Agus percaya, misi yang dibawa Prabowo mewakili pemerintah Indonesia sebagai bagian hubungan diplomasi antar bangsa-bangsa di dunia.
"Masing-masing negara, masing-masing bangsa punya kepentingan nasional. Dan memang hubungan internasional pada hakikatnya sebenarnya pertemuan dari berbagai bangsa-bangsa itu. Jadi ya kita jangan terkejut," kata Agus. (Baca juga: Kunjungan Prabowo ke Washington Perkuat Hubungan Indonesia-AS )
Namun begitu, Agus mengingatkan bahwa tidak ada sebuah bangsa yang baik hati untuk membantu bangsa lain tanpa kita melihat kepentingan negara itu, dalam hal ini AS. Untuk itu, Agus meminta agar kita 'adu waspada dan adu kuat' dalam menyusun diplomasi.
"Dan kalau kita lihat dari dalam diri kita sendiri Pak Prabowo ke sana kan juga tidak diundang sebagai Pak Prabowo sendiri kan, tapi (sebagai) menteri pertahanan. Maka pasti juga dalam benak Pak Prabowo sudah membawa portofilio bidang pertahanan dari kebijakan nasional, dan pasti juga ada arahan-arahan yang diberikan oleh bapak Presiden Jokowi kepada Pak Prabowo," ujarnya.
Lihat Juga :