Ketua Umum Dharma Pertiwi Launching Ladara
Rabu, 21 Oktober 2020 - 22:33 WIB
loading...
Ketum Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto melaunching sistem belanja digital atau e-commerce melalui aplikasi Ladara guna mengangkat dan memfasilitasi UMKM. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto melaunching sistem belanja digital atau e-commerce melalui aplikasi Ladara guna mengangkat dan memfasilitasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Acara ini dilaksanakan secara daring atau virtual di Kompleks Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (21/10/2020).
(Baca juga: Jaringan 4G di Bulan Siap Dibangun oleh NASA dan Nokia)
Dalam kesempatan tersebut, Ketum Dharma Pertiwi menyampaikan bahwasalah satu yang mendasari lahirnya Ladara untuk mendongkrak pemasaran produk-produk UMKM dan IKM melalui dunia digital. Karena populasi penduduk Indonesia lebih dari 267 juta jiwa, dimana 60 persen diantaranya adalah Generasi Milenial.
(Baca juga: Pemerintah Tegaskan Vaksin Covid-19 Gratis untuk Rakyat Miskin)
“Dengan populasi yang demikian besar dapat berpotensi untuk menyerap arus digitalisasi yang sudah menjadi trend di era sekarang ini. Belanja onlinemerupakan peluang bisnis digital di Indonesia pada era Revolusi Industri 4.0. karena masih sedikit UMKM yang ada di Indonesia sudah beralih atau terhubung ke digital,” ujarnya.
(Baca juga: Jaringan 4G di Bulan Siap Dibangun oleh NASA dan Nokia)
Dalam kesempatan tersebut, Ketum Dharma Pertiwi menyampaikan bahwasalah satu yang mendasari lahirnya Ladara untuk mendongkrak pemasaran produk-produk UMKM dan IKM melalui dunia digital. Karena populasi penduduk Indonesia lebih dari 267 juta jiwa, dimana 60 persen diantaranya adalah Generasi Milenial.
(Baca juga: Pemerintah Tegaskan Vaksin Covid-19 Gratis untuk Rakyat Miskin)
“Dengan populasi yang demikian besar dapat berpotensi untuk menyerap arus digitalisasi yang sudah menjadi trend di era sekarang ini. Belanja onlinemerupakan peluang bisnis digital di Indonesia pada era Revolusi Industri 4.0. karena masih sedikit UMKM yang ada di Indonesia sudah beralih atau terhubung ke digital,” ujarnya.
Lihat Juga :