Liburan Aman dengan Terapkan Protokol Kesehatan

Rabu, 21 Oktober 2020 - 14:23 WIB
loading...
Liburan Aman dengan Terapkan Protokol Kesehatan
Safitri Siswono dalam talkshow Protokol Kesehatan di Hotel dan Tempat Wisata di Media Center Satgas Penanganan Covid-19 Graha BNPB Jakarta pada Selasa (20/10/2020).
A A A
JAKARTA - Para pengusaha hotel, restoran, dan taman rekreasi mempersiapkan protokol kesehatan secara ketat menyambut libur panjang sekaligus cuti bersama akhir pekan depan. Langkah ini sebagai respons dari pesan Presiden Joko Widodo yang mengingatkan agar liburan panjang ini bisa menekan penyebaran Covid-19.

Pemilik Taman Rekreasi Safitri Siswono mengatakan pihaknya menyiapkan strategi ekstra untuk memperketat protokol kesehatan di berbagai lokasi wisata yang dikelolanya. Salah satu aturan yang akan diterapkan pemilik delapan tempat wisata dan tiga hotel di Jakarta ini adalah para petugas akan mengingatkan pada tamu atau pengunjung yang lalai dalam memakai masker atau tidak mematuhi jaga jarak.

"Kami sudah menyiapkan petugas yang siap mengingatkan pengunjung yang lepas masker atau duduk di kursi bertanda silang," ujar Safitri Siswono dalam talkshow "Protokol Kesehatan di Hotel dan Tempat Wisata" di Media Center Satgas Penanganan Covid-19 Graha BNPB Jakarta pada Selasa (20/10/2020).

Pengusaha Hotel di Surabaya, Jawa Timur, Rucita Permatasari mengatakan pihaknya menerapkan panduan protokol kesehatan sesuai panduan pemerintah. Penegakkan aturan itu berlaku bagi seluruh karyawan dan juga tamu. "Pastinya mengikuti panduan protokol kesehatan dari awal diperiksa pengecekan suhu, penyemprotan desinfektan, dan setiap kursi diberikan jarak agar tidak berdempetan," ujar Rucita Permatasari via Zoom.

Pengusaha Sunan Hotel Solo Sona Maesana mengatakan strategi bisnis yang dibangun dalam masa pandemi dengan menggenjot aplikasi digital, seperti membuat kegiatan Tsunami Institut, seminar, dan workshop yang melibatkan pemerintah setempat untuk menjaga keberlangsungan operasionalnya.

Ruang serba guna yang semula digunakan untuk meeting dan seminar diubah menjadi wedding. "Karena mereka yang ingin menikah tidak bisa menunda pesta pernikahan mereka meski pelaksanaannya dengan skala lebih kecil," papar Sona yang berencana akan membuka hotel di Kota Yogyakarta meski di saat pandemi.
(alf)
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright © 2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.2404 seconds (0.1#10.140)