Komisi II DPR Kembali Ingatkan Aman COVID-19 Jadi Faktor Kesuksesan Pilkada
Rabu, 21 Oktober 2020 - 14:10 WIB
loading...
Ketua Komisi II DPR, Ahmad Doli Kurnia Tandjung menekankan pentingnya pelaksanaan pilkada serentak yang akan digelar pada 9 Desember 2020 dengan menyesuaikan kondisi pandemi COVID-19. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Komisi II DPR , Ahmad Doli Kurnia Tandjung menekankan pentingnya pelaksanaan pilkada serentak yang akan digelar pada 9 Desember 2020 dengan menyesuaikan kondisi pandemi COVID-19 .
Menurutnya, ada 3 indikator sukses pelaksanaan pilkada serentak di tengah pandemi. Pertama yakni, berjalannya seluruh tahapan Pilkada 2020 yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). (Baca juga: Pilkada 2020 Didorong Jadi Ajang Memperjuangkan Hak-Hak Perempuan)
"Saya katakan ada tiga indikator pilkada serentak sukses tahun 2020 ini. Yang pertama apabila seluruh tahapan yang sudah dirancang oleh KPU itu bisa berjalan dengan baik," ujar Doli saat dihubungi, Rabu (21/10/2020).
Doli menilai sejauh ini sudah sampai ke tahapan kampanye yang berarti masih ada empat tahapan lagi yang perlu dilalui. Tahapan itu yakni, tahapan pemilihan, rekapitulasi, penetapan dan perselisihan penetapan pilkada.
"Nah, sejauh ini saya kira hampir 80 persen semua tahapan sudah berjalan,” katanya.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu melanjutkan indikator kedua ialah tingkat partisipasi pemilih yang tinggi. Dengan meningkatnya partisipasi masyarakat maka pelaksanaan Pilkada akan tetap terjaga kualitasnya dan KPU sudah menetapkan target partisipasi pemilih 77,5%.
"Kita punya benchmark sebetulnya di tahun 2019 kan rata-rata (partisipasi) 83 persen secara nasional, walaupun enggak bisa kita bandingkan apple to apple karena antusiasme masyarakat terhadap Pilpres lebih tinggi dibandingkan Pilkada. Namun saya kira target 77 persen itu realistis, tetapi juga harus didukung oleh kerja keras kita semua," terang Doli.
Menurutnya, ada 3 indikator sukses pelaksanaan pilkada serentak di tengah pandemi. Pertama yakni, berjalannya seluruh tahapan Pilkada 2020 yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). (Baca juga: Pilkada 2020 Didorong Jadi Ajang Memperjuangkan Hak-Hak Perempuan)
"Saya katakan ada tiga indikator pilkada serentak sukses tahun 2020 ini. Yang pertama apabila seluruh tahapan yang sudah dirancang oleh KPU itu bisa berjalan dengan baik," ujar Doli saat dihubungi, Rabu (21/10/2020).
Doli menilai sejauh ini sudah sampai ke tahapan kampanye yang berarti masih ada empat tahapan lagi yang perlu dilalui. Tahapan itu yakni, tahapan pemilihan, rekapitulasi, penetapan dan perselisihan penetapan pilkada.
"Nah, sejauh ini saya kira hampir 80 persen semua tahapan sudah berjalan,” katanya.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu melanjutkan indikator kedua ialah tingkat partisipasi pemilih yang tinggi. Dengan meningkatnya partisipasi masyarakat maka pelaksanaan Pilkada akan tetap terjaga kualitasnya dan KPU sudah menetapkan target partisipasi pemilih 77,5%.
"Kita punya benchmark sebetulnya di tahun 2019 kan rata-rata (partisipasi) 83 persen secara nasional, walaupun enggak bisa kita bandingkan apple to apple karena antusiasme masyarakat terhadap Pilpres lebih tinggi dibandingkan Pilkada. Namun saya kira target 77 persen itu realistis, tetapi juga harus didukung oleh kerja keras kita semua," terang Doli.
Lihat Juga :