Tere Liye: Semoga Cipta Kerja Tidak Seperti UU KPK

Minggu, 18 Oktober 2020 - 18:20 WIB
loading...
A A A
Apakah otomatis memang akan membuat ribuan pengusaha/investor berbondong2 membangun pabrik? Jutaan lapangan kerja baru muncul? Lagi2, waktu yang membuktikannya. Kongkrit. Nyata. Nanti datanya akan kelihatan.

Semua hal itu bisa dilihat dengan data. Misal, sejak tahun 2014, pertumbuhan ekonomi Indonesia stuck di angka 5%. Sementara rasio debt to GDP naik dari 24% menjadi 34%. Utang nambah 1 trilyun setiap hari, ekonomi segitu2 saja. Lihat angka sajalah. Toh, itu angka dari pemerintah juga.

Nah, tentu pemerintah sekarang tidak mau dong 10 tahun berkuasa hanya dikenang dengan angka 5%. Itu akan dicatat sejarah. Apalagi kena pandemi pula, nasib, malah turun ekonomi--alih-alih meroket. Jadi tolong pahami, disisa waktu berkuasa hingga 2024, mereka mau melakukan sesuatu. Keluarkan UU untuk mempermudah pengusaha/investor. Boleh jadi betulan terjadi, lapangan kerja muncul dimana2, nyari pekerjaan mudah, bahkan mau pindah2 kerja setiap hari bisa saking banyaknya. Malah asyik, bukan karyawan tetap ini, bebas pindah. Bisa cari gaji paling tinggi. Pendapatan rakyat naik, konsumsi naik, akhirulkalam, ekonomi betulan meroket.

Semoga tidak seperti UU KPK. Ah, maaf, menurut sebagian orang revisi UU KPK tahun lalu itu sangat berhasil. Tidak ada lagi OTT kelas kakap itu bukti korupsi telah hilang di Indonesia. Iya, kamu benar, UU itu sukses. Maaf.

Good luck, Pemerintah. Semoga berhasil dengan UU barunya.

*Tere Liye, penulis novel 'Negeri Para Bedebah'


(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Presiden KSPI: Said...
Presiden KSPI: Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Gelombang PHK Hantam...
Gelombang PHK Hantam Pulau Jawa, Said Iqbal Ungkap 3 Faktor Penyebabnya
Ada Demo Buruh di Kemnaker,...
Ada Demo Buruh di Kemnaker, Pengendara Diimbau Gunakan Jalur Alternatif
Dalang Rencana Anarkis...
Dalang Rencana Anarkis Aksi May Day di Jakarta Diburu
Rekomendasi
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
Berita Terkini
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved