HUT ke-56, Golkar Angkat Tema Kesehatan Pulih dan Pilkada Menang
Minggu, 18 Oktober 2020 - 10:15 WIB
loading...
A
A
A
"Besarnya jumlah wilayah yang akan melaksanakan pilkada, maka pilkada serentak tahun 2020 akan sangat strategis apabila dihadapkan pada Pemilu 2024 nanti, dengan demikian tiada kata lain bagi Partai Golkar selain meraih kemenangan sebesar-besarnya dalam Pilkada ini dengan untuk memenuhi target kemenangan 60 %," jelasnya.
Kata dia, tentunya kemenangan 60% itu akan menjadi modal dasar Partai Golkar guna menghadapi pileg tahun 2024 dan pilpres tahun 2024 nanti. Dia menuturkan, berdasarkan data hasil pengawasan Bawaslu RI 10 hari pertama pada kampanye Pilkada 2020, dinyatakan bahwa kampanye daring masih sangat minim.
Menteri Koordinator bidang Perekonomian ini menuturkan kampanye metode daring hanya terjadi di 37 dari 270 wilayah penyelenggaraan pilkada atau sekitar 14 %. "Metode kampanye lainnya adalah pemasangan alat peraga kampanye dilakukan di 178 kabupaten atau Kota atau 66%," imbuhnya.
Adapun penyebaran bahan kampanye telah dilaksanakan di 169 kabupaten atau kota. Bahan kampanye yang paling banyak digunakan adalah masker di 159 kabupaten atau kota. Berdasarkan pengamatan Bawaslu, lanjut dia, masker paling banyak digunakan sebagai bahan kampanye karena beririsan langsung dengan metode kampanye pertemuan terbatas yang juga paling banyak diselenggarakan.
Dia melanjutkan, berdasarkan data hasil pengawasan Bawaslu tersebut tentunya kegiatan rangkaian peringatan HUT ke-56 Partai Golkar dengan melakukan Gerakan 3M (Memakai Masker, Menjaga jarak dan mencuci tangan) yang ditandai dengan penyerahan secara simbolik 4 juta masker di 270 wilayah yang sedang melaksanakan Pilkada 2020 sangatlah Relevan.
Dia menambahkan tolak ukur keberhasilan suatu partai politik adalah kemenangan. Kata dia, arti kemenangan bagi Partai Golkar adalah sangat penting dan strategis. Partai Golkar harus mempunyai pimpinan pemerintahan di tingkat Pusat, DPR RI, DPRD serta kepala daerah. (Baca juga: Rangkaian HUT ke-56, Partai Golkar Gelar Lomba Baca Puisi Jurnalis se-Indonesia)
"Agar Partai Golkar dapat berpartisipasi aktif dan terlibat langsung dalam proses pengambilan keputusan kolektif dalam penentuan kebijakan nasional dan daerah dalam pembangunan guna mencapai tujuan nasional yaitu kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia, dengan demikian kemenangan dalam Pilkada Serentak 2020 menjadi suatu keharusan guna menyongsong Pemilu 2024," pungkasnya.
Kata dia, tentunya kemenangan 60% itu akan menjadi modal dasar Partai Golkar guna menghadapi pileg tahun 2024 dan pilpres tahun 2024 nanti. Dia menuturkan, berdasarkan data hasil pengawasan Bawaslu RI 10 hari pertama pada kampanye Pilkada 2020, dinyatakan bahwa kampanye daring masih sangat minim.
Menteri Koordinator bidang Perekonomian ini menuturkan kampanye metode daring hanya terjadi di 37 dari 270 wilayah penyelenggaraan pilkada atau sekitar 14 %. "Metode kampanye lainnya adalah pemasangan alat peraga kampanye dilakukan di 178 kabupaten atau Kota atau 66%," imbuhnya.
Adapun penyebaran bahan kampanye telah dilaksanakan di 169 kabupaten atau kota. Bahan kampanye yang paling banyak digunakan adalah masker di 159 kabupaten atau kota. Berdasarkan pengamatan Bawaslu, lanjut dia, masker paling banyak digunakan sebagai bahan kampanye karena beririsan langsung dengan metode kampanye pertemuan terbatas yang juga paling banyak diselenggarakan.
Dia melanjutkan, berdasarkan data hasil pengawasan Bawaslu tersebut tentunya kegiatan rangkaian peringatan HUT ke-56 Partai Golkar dengan melakukan Gerakan 3M (Memakai Masker, Menjaga jarak dan mencuci tangan) yang ditandai dengan penyerahan secara simbolik 4 juta masker di 270 wilayah yang sedang melaksanakan Pilkada 2020 sangatlah Relevan.
Dia menambahkan tolak ukur keberhasilan suatu partai politik adalah kemenangan. Kata dia, arti kemenangan bagi Partai Golkar adalah sangat penting dan strategis. Partai Golkar harus mempunyai pimpinan pemerintahan di tingkat Pusat, DPR RI, DPRD serta kepala daerah. (Baca juga: Rangkaian HUT ke-56, Partai Golkar Gelar Lomba Baca Puisi Jurnalis se-Indonesia)
"Agar Partai Golkar dapat berpartisipasi aktif dan terlibat langsung dalam proses pengambilan keputusan kolektif dalam penentuan kebijakan nasional dan daerah dalam pembangunan guna mencapai tujuan nasional yaitu kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia, dengan demikian kemenangan dalam Pilkada Serentak 2020 menjadi suatu keharusan guna menyongsong Pemilu 2024," pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :