Prof Rochmat Wahab, Akademisi NU yang Menjadi Salah Satu Tokoh Sentral KAMI
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 17:42 WIB
loading...
A
A
A
"Beliau (Prof Rochmat Wahab ) adalah tokoh NU. Keberadaannya di KAMI saling melengkapi dengan dua tokoh lainnya yakni Pak Gatot Nurmantyo yang dikenal sebagai nasional dan Prof Din Syamsuddin yang merupakah tokoh Muhammadiyah," ujar Andrianto, salah satu deklarator KAMI.
(Baca juga: Jumhur Hidayat, Dari Dukung SBY, Jokowi Hingga Prabowo ).
Saat deklarasi KAMI di Tugu Proklamasi, Jakarta, 18 Agustus 2020, Prof Rochmat Wahab diberi kesempatan menyampaikan pandangannya. Dia bicara setelah Gatot Nurmantyo. Kala itu, Rochmat Wahab menyampaikan pesan bagi siapa pun, termasuk ilmuwan, politisi agar sepanjang hidupnya menggantungkan diri pada Tuhan Yang Maha Esa. "Insyaallah apa yang kita lakukan selalu terkontrol dan terarah untuk kesejahteraan umat, kemanfaatan umat," katanya.
(Baca juga: Deklarasi di Tugu Proklamasi, KAMI Sampaikan Delapan Tuntutan Ini ).
Seiring berjalannya waktu, Prof Rochmat Wahab bahkan sangat intens berjuang di KAMI. Dia kerap mendampingi Gatot Nurmantyo ke berbagai daerah. "Beliau sangat aktif. Keberadaan Beliau di KAMI menjadi penting untuk menjembatani KAMI dengan elemen terbesar di Indonesia (NU, red)," kata Andrianto.
(Baca juga: Jumhur Hidayat, Dari Dukung SBY, Jokowi Hingga Prabowo ).
Saat deklarasi KAMI di Tugu Proklamasi, Jakarta, 18 Agustus 2020, Prof Rochmat Wahab diberi kesempatan menyampaikan pandangannya. Dia bicara setelah Gatot Nurmantyo. Kala itu, Rochmat Wahab menyampaikan pesan bagi siapa pun, termasuk ilmuwan, politisi agar sepanjang hidupnya menggantungkan diri pada Tuhan Yang Maha Esa. "Insyaallah apa yang kita lakukan selalu terkontrol dan terarah untuk kesejahteraan umat, kemanfaatan umat," katanya.
(Baca juga: Deklarasi di Tugu Proklamasi, KAMI Sampaikan Delapan Tuntutan Ini ).
Seiring berjalannya waktu, Prof Rochmat Wahab bahkan sangat intens berjuang di KAMI. Dia kerap mendampingi Gatot Nurmantyo ke berbagai daerah. "Beliau sangat aktif. Keberadaan Beliau di KAMI menjadi penting untuk menjembatani KAMI dengan elemen terbesar di Indonesia (NU, red)," kata Andrianto.
(zik)
Lihat Juga :