Prajurit TNI-Polri Jadi Sasaran Pertama Vaksin Covid-19

Selasa, 13 Oktober 2020 - 16:56 WIB
loading...
Prajurit TNI-Polri Jadi...
Pemerintah sedang berupaya mendatangkan vaksin Corona (Covid-19) dari sejumlah perusahaan bioteknologi dari beberapa negara. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia sedang berupaya mendatangkan vaksin Corona (Covid-19) dari sejumlah perusahaan bioteknologi dari beberapa negara. Rencananya, bulan depan vaksin segera didistribusikan bulan depan.

Setidaknya ada tiga produsen vaksin yang sudah deal dengan pemerintah Indonesia, yakni CanSino, G42 atau Sinopharm dan Sinovac.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga sudah meminta agar peta jalan atau roadmap vaksin Covid-19 dipaparkan minggu ini. Dengan adanya roadmap ini, kata dia, akan jelas apa yang harus dilakukan saat vaksin sudah tersedia.

Lantas, siapa saja yang lebih dulu di vaksin? Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan vaksinasi akan lebih dulu dilakukan pada tenaga medis, prajurt Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang berjumlah 3,5 juta dosis vaksin.

Hal itu dikatakan Airlangga dalam acara Ngompol Part II bertema Vaksin dan Masa Depan Ekonomi Indonesia yang dipandu Ketua MPR Bambang Soesatyo dan akan tayang di Bamsoet Channel, Selasa (13/10/2020) malam. Namun, prolognya sudah dirilis oleh Bamsoet, Selasa pagi. (Baca juga: Puan Minta Pemerintah Kedepankan Diplomasi Damai di Intan Jaya)

Sasaran selanjutnya adalah tokoh masyarakat, tokoh agama dan perangkat daerah yang berjumlah 5 juta dosis vaksin. Betikutnya, vaksin diberikan kepada tenaga pengajar anak PAUD, TK, SD, SMP, SMA dan perguruan tinggi swasta dan negeri berjumlah 4,3 juta dosis vaksin.

"Lalu, aparat pemerintah berjumlah 2,3 juta dosis vaksin. Ada juga vaksin bagi 96 juta dosis vaksin peserta BPJS Kesehatan penerima bantuan iuran (PBI). Kemudian vaksin bagi masyarakat berpenduduk 13 tahun hingga 59 tahun," tutur Bamsoet menirukan penjelasan Airlangga.(Baca juga: OPM Gunakan Tameng Hidup Warga Sipil saat Serang Pos Koramil Hitadipa Papua )
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia dan Rusia...
Indonesia dan Rusia Teken Agreed Minutes SKB ke-14 untuk Perkuat Kerja Sama Strategis
Krisis Kepercayaan Vaksin...
Krisis Kepercayaan Vaksin Anak, DPR: Pemerintah Harus Bergerak Cepat
Prabowo Panggil Menko...
Prabowo Panggil Menko Airlangga, Purbaya, hingga Gubernur BI ke Istana
Menko Airlangga Ungkap...
Menko Airlangga Ungkap Kelanjutan Proyek Jet Tempur KF-21
Kebijakan WFH ASN Berpotensi...
Kebijakan WFH ASN Berpotensi Hemat APBN Capai Rp6,2 Triliun
Breaking News! WFH ASN...
Breaking News! WFH ASN Setiap Hari Jumat
Bertemu PM Belarus,...
Bertemu PM Belarus, Airlangga Dorong Penguatan Kerja Sama Pangan hingga Energi
Airlangga Kunjungi Belarus,...
Airlangga Kunjungi Belarus, Bidik Kerja Sama Teknologi Modern Alat Pertanian
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Rekomendasi
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
15 Kolonel Pecah Bintang...
15 Kolonel Pecah Bintang Jadi Brigjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved