Kemensos Pastikan Distribusi Bansos Sembako Presiden di DKI Jakarta Lancar
Rabu, 06 Mei 2020 - 13:52 WIB
loading...
A
A
A
Kelima titik distribusi bantuan, yakni ke RT.12/RW.6, Kelurahan Bungur, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat dengan bansos sebanyak 225 Paket. Di Gang Masjid VIII, RT.2/RW.1, Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, sebanyak 326 paket.
Mensos di Kecamatan Jagakarta, Kelurahan Lenteng Agung RW.06 dan 10, menyerahkan dengan kesiapan sebanyak 4.737 paket. Lalu di Kelurahan Srengseng RW.03 Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat sebanyak 700 paket sembako. Juga, Mensos mengecek ke titik distribusi di Bambu Apus, Jakarta Timur.
Dalam distibusi bansos, Mensos mengingatkan bagi warga terdampak Covid-19, selain kecepatan distribusi, juga harus diperhatikan ketepatan sasaran. Hal ini bisa dilakukan bila tersedia data penerima bantuan yang dapat dipercaya. Dalam penyaluran bantuan bansos, Kemensos berdasarkan data-data dari pemda.
“Bukan kami yang menurunkan data ke bawah ya. Namun kami menerima data dari daerah. Aturannya, pembaruan data itu siklusnya dimulai dari bawah, atau dari daerah. Sehingga kami sebenarnya berharap datanya berbeda antara data yang sudah terima bantuan sembako DKI dengan data yang akan menerima bantuan Presiden,” ungkapnya.
Mensos juga akan membicarakan temuan lapangan ini dengan Gubernur DKI Anies Baswedan, pada Senin. “Kebetulan Senin siang saya akan rapat dengan Gubernur DKI. Saya tentu akan membicarakan masalah ini. Untuk tahap yang berikutnya kami mohon bisa diberikan data yang benar-benar baru, yang belum pernah terima bantuan sembako sama sekali,” tandasnya.
Tidak hanya Mensos, sekjen dan para direktur jenderal, inspektur jenderal, kepala badan, dan staf ahli Mensos, masing-masing mengawal distribusi bantuan tersebar di lokasi yang ditentukan.
Mensos di Kecamatan Jagakarta, Kelurahan Lenteng Agung RW.06 dan 10, menyerahkan dengan kesiapan sebanyak 4.737 paket. Lalu di Kelurahan Srengseng RW.03 Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat sebanyak 700 paket sembako. Juga, Mensos mengecek ke titik distribusi di Bambu Apus, Jakarta Timur.
Dalam distibusi bansos, Mensos mengingatkan bagi warga terdampak Covid-19, selain kecepatan distribusi, juga harus diperhatikan ketepatan sasaran. Hal ini bisa dilakukan bila tersedia data penerima bantuan yang dapat dipercaya. Dalam penyaluran bantuan bansos, Kemensos berdasarkan data-data dari pemda.
“Bukan kami yang menurunkan data ke bawah ya. Namun kami menerima data dari daerah. Aturannya, pembaruan data itu siklusnya dimulai dari bawah, atau dari daerah. Sehingga kami sebenarnya berharap datanya berbeda antara data yang sudah terima bantuan sembako DKI dengan data yang akan menerima bantuan Presiden,” ungkapnya.
Mensos juga akan membicarakan temuan lapangan ini dengan Gubernur DKI Anies Baswedan, pada Senin. “Kebetulan Senin siang saya akan rapat dengan Gubernur DKI. Saya tentu akan membicarakan masalah ini. Untuk tahap yang berikutnya kami mohon bisa diberikan data yang benar-benar baru, yang belum pernah terima bantuan sembako sama sekali,” tandasnya.
Tidak hanya Mensos, sekjen dan para direktur jenderal, inspektur jenderal, kepala badan, dan staf ahli Mensos, masing-masing mengawal distribusi bantuan tersebar di lokasi yang ditentukan.