Komisi IX DPR Dukung Optimalisasi Anggaran Vaksin COVID-19

Kamis, 08 Oktober 2020 - 15:06 WIB
loading...
Komisi IX DPR Dukung...
Wakil Ketua Komisi IX DPR, Melkiades Laka Lena mendukung penuh upaya pemerintah, khususnya Kemenkes serta para stakeholder dalam rangka penyempurnaan uji coba vaksin COVID-19. Foto/dpr.go.id
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) menargetkan bahwa vaksinasi COVID-19 rampung pada 2022, rencana ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi COVID-19 yang diteken Jokowi pada Senin (5/10) lalu.

Wakil Ketua Komisi IX DPR, Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa Komisi IX terus mendukung penuh upaya pemerintah, khususnya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) serta para stakeholder dalam rangka penyempurnaan uji coba vaksin COVID-19, hingga dapat didistribusikan kepada masyarakat. Termasuk dukungan dalam bentuk anggaran. (Baca juga: Wabah Covid-19: Begini Tips Ibnu Sina Menghadapi Krisis Kesehatan)

“Kami mendukung anggaran yang dibutuhkan terkait vaksinasi dan memastikan proses uji klinis berjalan baik untuk kemudian dipakai oleh Kemenkes dan jajarannya sampai Puskesmas divaksinasi kepada masyarakat,” ujar Melki saat dihubungi wartawan, Kamis (8/10/2020).

Melki menjelaskan, Kemenkes hingga saat ini masih melakukan simulasi uji coba vaksinasi COVID-19 kepada relawan di beberapa daerah di Indonesia. Uji coba ini bertujuan untuk memastikan apakah vaksin tersebut ampuh melindungi rakyat Indonesia dari COVID-19. Sehingga, tahap selanjutnya adalah tahap persetujuan, di mana regulator di setiap negara meninjau hasil uji coba dan memutuskan apakah akan menyetujui vaksin atau tidak.

“Semua proses tahapan hingga saat ini berjalan sesuai prosedur, sehingga diharapkan vaksin ini dapat segera diproduksi untuk dan didistribusikan,” jelasnya.

Politikus Partai Golkar ini menambahkan, skema vaksinasi COVID-19 yang sudah tertuang dalam Perpres 99/2020 tidak perlu diperdebatkan lagi. Perpres tersebut menugaskan Kemenkes untuk memprioritaskan masyarakat untuk mendapatkan vaksin COVID-19, setelah vaksin yang diujicoba Bio Farma selesai dan mendapatkan pengesahan. (Baca juga: UU Penanganan Covid-19 Tak Langgar Konstitusi, Sri Mulyani: Lindungi 269 Juta Warga

“Ini merupakan penugasan pada Kemenkes setelah mendapat vaksin dari Bio Farma untuk lakukan vaksinasi kepada masyarakat prioritas diberikan sebagaimana dalam Pasal 13 dengan memperhatikan pertimbangan Komite Penanganan COVID-19 dan PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional),” pungkas Melki.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Kepercayaan Vaksin...
Krisis Kepercayaan Vaksin Anak, DPR: Pemerintah Harus Bergerak Cepat
Wakil Ketua Komisi IX...
Wakil Ketua Komisi IX Pertanyakan Ketahanan Dana BPJS Kesehatan
Menkes Ungkap 1.824...
Menkes Ungkap 1.824 Orang Paling Kaya Terima PBI-JK
DPR Bersama Serikat...
DPR Bersama Serikat Pekerja IMPPI Bahas Penguatan Perlindungan PMI
846 Rumah Sakit Pemerintah...
846 Rumah Sakit Pemerintah Masih Minim Sarana dan Prasarana
Dukung Penghapusan Tunggakan...
Dukung Penghapusan Tunggakan BPJS Kesehatan, Edy Wuryanto: Langkah Progresif
Izin Vaksin Campak untuk...
Izin Vaksin Campak untuk Dewasa Keluar, Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Nakes
Bangun Indonesia Sehat,...
Bangun Indonesia Sehat, Kimia Farma Diagnostika dan Pfizer Perkuat Vaksinasi Nasional
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Rekomendasi
Simpati Woman Rally...
Simpati Woman Rally Team Tampil Menjanjikan di Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
Indonesia Lolos Dramatis...
Indonesia Lolos Dramatis ke Semifinal Piala AFF U-19 usai Tekuk Vietnam
Berita Terkini
Said Iqbal Bakal Dilantik...
Said Iqbal Bakal Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Sore Ini
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Hari Ini Presiden Akan...
Hari Ini Presiden Akan Menerima Surat Kepercayaan dari Dubes Negara Sahabat
BNPP Raih Peningkatan...
BNPP Raih Peningkatan Signifikan Capaian Reformasi Birokrasi 2025 dari Kemenpan RB
Brigjen TNI Marinir...
Brigjen TNI Marinir Rino Rianto Resmi Jabat Dandenjaka, Pimpin Pasukan Elite TNI AL
Infografis
19 Menteri Bergelar...
19 Menteri Bergelar S3, Prabowo Tagih Kepintarannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved