UU Ciptaker Bikin Kecewa Komika, 'Andai Aku Rakyat Portugal'
Selasa, 06 Oktober 2020 - 16:40 WIB
loading...
Dari kiri ke kanan: Komika Ahmad Kemal Palevi, Ernest Prakasa, dan Arie Kriting. Foto/Instagram
A
A
A
JAKARTA - Pengesahan Undang-Undang tentang Cipta Kerja (Ciptaker), Senin 5 Oktober 2020 menuai protes banyak pihak.Tidak hanya dari kalangan buruh, UU kontroversial ini juga disoroti banyak pihak termasuk dari kalangan stand up comedian atau komika. Salah satunya Ahmad Kemal Palevi.
Kemal merasa kasihan dengan rakyat Indonesia karena permintaannya sering diabaikan, di antaranya pembatalan pilkada dan omnibus law.
"Kasian ya jadi rakyat Indonesia. Minta #TundaPilkada , eh tetap lanjut. Minta #BatalkanOmnibusLaw pemerintah gak gubris. Minta #SahkanRUUPKS katanya ribet. Ah, andai aku rakyat Portugal," cuit Kemal melalui akun Twitternya, @kemalpalevi, Selasa (6/10/2020).
Cuitan Kemal Palemi direspons banyak netizen. Salah satunya pemilik akun @narkosun."Begini tata cara pindah kewarganegaraan. Siapa tau bermanfaat. Indahnya berbagi...," cuitnya sambil memposting berita tentang tata cara pindah kewarganegaraan.
Kritik terhadap pengesahan UU Ciptaker juga disampaikan komika Ernest Prakasa. "Apalah kita ini bagi para pemimpin nan mulia, selain deretan angka. Angka korban pandemi, angka pengangguran, angka pemilih para kandidat. Angka dan angka dan angka. Tanpa jiwa, tanpa suara," kata Ernest Prakasa melalui akun Twitternya @ernestprakasa, (Baca juga: Ernest Prakasa Sebut Apalah Arti Rakyat bagi Para Pemimpin)
Kemal merasa kasihan dengan rakyat Indonesia karena permintaannya sering diabaikan, di antaranya pembatalan pilkada dan omnibus law.
"Kasian ya jadi rakyat Indonesia. Minta #TundaPilkada , eh tetap lanjut. Minta #BatalkanOmnibusLaw pemerintah gak gubris. Minta #SahkanRUUPKS katanya ribet. Ah, andai aku rakyat Portugal," cuit Kemal melalui akun Twitternya, @kemalpalevi, Selasa (6/10/2020).
Cuitan Kemal Palemi direspons banyak netizen. Salah satunya pemilik akun @narkosun."Begini tata cara pindah kewarganegaraan. Siapa tau bermanfaat. Indahnya berbagi...," cuitnya sambil memposting berita tentang tata cara pindah kewarganegaraan.
Kritik terhadap pengesahan UU Ciptaker juga disampaikan komika Ernest Prakasa. "Apalah kita ini bagi para pemimpin nan mulia, selain deretan angka. Angka korban pandemi, angka pengangguran, angka pemilih para kandidat. Angka dan angka dan angka. Tanpa jiwa, tanpa suara," kata Ernest Prakasa melalui akun Twitternya @ernestprakasa, (Baca juga: Ernest Prakasa Sebut Apalah Arti Rakyat bagi Para Pemimpin)
Lihat Juga :