Demokrat: RUU Ciptaker Tak Wakili Harapan Buruh dan Rakyat

Minggu, 04 Oktober 2020 - 20:15 WIB
loading...
Demokrat: RUU Ciptaker...
Anggota Komisi IX dari Fraksi Demokrat DPR Anwar Hafid. Foto/SINDOnews/Abdul Rochim
A A A
JAKARTA - Partai Demokrat menolak Rancangan Undang-Undang Cipta Lapangan Kerja (Ciptaker ) yang telah disepakati dalam pembahasan tingkat I oleh Badan Legislasi DPR.

Anggota Komisi IX dari Fraksi Demokrat DPR Anwar Hafid mengatakan, RUU tersebut tidak sesuai dengan harapan rakyat, terutama kaum buruh.

"Bagi saya, Undang-Undang Cipta Kerja belum mampu mewakili harapan mewujudkan kesejahteraan tenaga kerja dan rakyat Indonesia secara luas. Apalagi mewakili cita-cita mengantarkan rakyat Indonesia ke pintu gerbang kemajuan Indonesia,” ujar Anwar Hafid, Minggu (4/10/2020).

Mantan Bupati Morowali ini mengatakan, sejak awal Partai Demokrat konsisten menyatakan keluar dari keanggotaan Panitia Kerja (Panja) pembahasan RUU Ciptaker. Alasannya, saat ini sedang pandemi Covid-19, bukan waktu yang tepat untuk membahas RUU Ciptaker.

"Sekarang ini kita seharusnya karena fokus menangani pandemi Covid-19 ini karena menyelamatkan nyawa rakyat Indonesia bagi Partai Demokrat itu lebih penting," tuturnya.(Baca juga: Soal Covid-19, Mahfud MD: Donald Trump Dulu Enggak Percaya )

https://nasional.sindonews.com/read/185398/15/soal-covid-19-mahfud-md-donald-trump-dulu-enggak-percaya-1601802605

Namun dalam perkembangannya karena ini RUU ini terus berjalan, Partai Demokrat kembali maju masuk lagi di dalam Panja. Tujuannya agar bagaimana Partai Demokrat bisa mengingatkan fraksi-fraksi lain bahwa pembahasan RUU ini perlu ditunda dan tidak terburu-buru.

Di sisi lain, Partai Demokrat berharap agar dalam pembahasan RUU ini perlu dibahas secara hati-hati, lebih teliti, dan melibatkan elemen buruh sehingga UU yang dihasilkan bisa lebih berpihak kepada buruh.

"Kami heran kenapa ini harus dikebut. Seharusnya kita lebih mendahulukan penanganan Covid-19 ini karena indeks tenaga kerja itu sebenarnya berada di urutan terbawah dari pengaruh investasi. Hal yang paling berpengaruh terhadap iklim investasi adalah soal kasus korupsi dan birokrasi yang berbelit-belit," urainya.(Baca juga: Harga Swab Test Rp900 Ribu, Pemerintah Segera Buat Surat Edaran )

Anwar mengatakan, pada prinsipnya Partai Demokrat setuju terhadap omnibus law RUU Ciptaker, namun saat ini waktunya dinilai tidak pas.

"Kami juga berharap pembahasannya melibatkan semua elemen masyarakat, terutama kaum buruh. Kalau kemarin itu rapatnya memang terbuka bisa ditonton masyarakat, tapi maksud kami itu terbuka adalah bagaimana serikat-serikat pekerja itu diundang, dimintai masukannya," katanya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Demokrat: Pemerintah...
Demokrat: Pemerintah Tidak Perlu Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol
Demokrat Serahkan Urusan...
Demokrat Serahkan Urusan Reshuffle Kabinet ke Presiden: Supaya Bisa Bekerja dengan Nyaman
Hadiri Baksos di Gereja...
Hadiri Baksos di Gereja Katolik Santo Andreas, AHY Salurkan Bantuan untuk Ribuan Jemaat
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Partai Demokrat Ancam...
Partai Demokrat Ancam Gugat Trump Terkait Perang Iran
Perkuat Akar Rumput,...
Perkuat Akar Rumput, BMI Demokrat Gelar Muscab dan Pelantikan Serentak se-Tegal Raya
Rekomendasi
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Dukung Program MBG Dilanjutkan,...
Dukung Program MBG Dilanjutkan, Akademisi: Bermanfaat bagi Anak dan Masyarakat
Pengembangan CBG Perkuat...
Pengembangan CBG Perkuat Transisi dan Kemandirian Energi Nasional
Berita Terkini
Ketua Dewan Pers Komaruddin...
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Tekankan Sikap Kritis dan Konstruktif Media Massa
Kepala BPOM: Masa Depan...
Kepala BPOM: Masa Depan Indonesia Ditentukan SDM Unggul, Bukan Lagi Kekayaan SDA
Birokrasi dan Paradoks...
Birokrasi dan Paradoks Belanja Negara
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Gugatan CLS terkait...
Gugatan CLS terkait Ijazah Wapres Gibran Lanjut ke Pemeriksaan Pokok Perkara
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved