Tiga Bulan Enggak Bisa Twitteran, Din Syamsuddin Bikin Akun Baru

Minggu, 04 Oktober 2020 - 16:38 WIB
loading...
Tiga Bulan Enggak Bisa...
Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin membuat akun Twitter baru. Din membuat akun baru karena akun lamanya, @OpniDin tidak bisa diaksesnya sejak tiga bulan lalu.

"Sudah tiga bulan saya tidak bisa akses @OpiniDin, alhamdulillah sekarang sudah ganti akun. Mari kita bersilaturahmi dan bersilatulfikri tanpa benci," cuitan pertama Din Syamsuddin melalui akun Twitter barunya, M Din Syamsuddin’s Official @m_dinsyamsuddin, Minggu (4/10/2020). (Baca juga : Jokowi Tak Terima Pemerintah Dianggap Mencla-Mencle )

Pada laman profil akun barunya, Din menulis sebagai pengajar FISIP UIN Jakarta, Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pondok Labu. Hingga Minggu (4/10/2020), Din Syamsuddin memiliki 11. ribu followers dan mengikuti 95 akun orang lain.

"Hidup adalah perjuangan, tidak berjuang berarti mati," cuit inisiator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) ini.(Baca juga: Akun Twitter Din Syamsuddin Dibajak, Isinya Penuh Kata-kata Provokatif)

Mantan Sekretaris BUMN Said Didu membenarkan akun @m_dinsyamsuddin sebagai akun Twitter Din Syamsuddin. "Saya sudah konfirmasi dari Prof Din bahwa akun @m_dinsyamsuddin sebagai akun Twitter Din Syamsuddin," tulis Said Didu. (Baca juga: Din Syamsuddin ke Moeldoko: KAMI Bukan Orang-orang Pengecut )

Seperti diberitakan sebelumnya, Akun lama Din Syamsuddin, yakni @OpiniDin dibajak orang tidak dikenal. Akun tersebut diketahui dibajak sejak Senin 17 Agustus 2020.

Hal itu diungkapkan Muhammad Said Didu, rekan Din dalam KAMI melalui akun Twitternya. "Ternyata akun Pak Din @OpiniDin sejak kemarin di-hack dan dikendalikan oleh orang lain sejak kemarin. Mention terakhir dari beliau tanggal 26 Juni,Mention setelah itu adalah mention orang yang mengambil alih akun tersebut," tulis Said Didu melalui akun Twitternya @msaid_didu, Selasa 18 Agustus 2020.

Pembajakan akun Twitter Din Syamsuddin juga diinformasikan Mustofa Nahrawadardaya. Melalui akun pribadinya, @TofaTofa_id, Mustofa meminta agar netizen berhati-hati dengan konten akun yang telah dibajak itu.

"Urgent. Perlu diumumkan kepada khalayak bahwa: Akun Twitter Din Syamsuddin @OpiniDin tidak lagi dalam penguasaan Prof Dr Din Syamsuddin. Oleh karena itu dimohon hati-hati terhadap seluruh isi, gambar, audio maupun visual dalam postingan akun tersebut," tulis isi pengumuman yang diposting mantan anggota pemenangan Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019 itu
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Serangan ke Prabowo...
Serangan ke Prabowo di Medsos Tak Organik, Pengamat Curigai Pola yang Tidak Biasa
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Rekomendasi
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Ketum PSOI Pandu Sjahrir...
Ketum PSOI Pandu Sjahrir Apresiasi Dukungan Prabowo untuk Anggaran Pelatnas Multiyears
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Berita Terkini
Polri: Frans Antoni...
Polri: Frans Antoni Diduga Otak Cuci Uang Hasil Narkoba Fredy Pratama
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Penahanan dr Tifa: Babak...
Penahanan dr Tifa: Babak Baru atau Babak Terakhir
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved