#JegalSampaiGagal Trending Topic, Netizen Tolak RUU Omnibus Law Ciptaker

Minggu, 04 Oktober 2020 - 07:04 WIB
loading...
#JegalSampaiGagal Trending...
Badan Legislasi (Baleg) DPR, bersama pemerintah dan DPD menetapkan dan menyetujui RUU Omnibus Law Cipta Kerja dibawa ke rapat paripurna untuk disahkan menjadi Undang-undang. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Tanda pagar atau hashtag #JegalSampaiGagal masuk dalam trending topic media sosial Twitter pada Minggu (4/10/2020). Hashtag tersebut terus digaungkan warganet sebagai bentuk penolakan terhadap penetapan RUU Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker).

Seperti diketahu rapat Badan Legislasi (Baleg) DPR, bersama pemerintah dan DPD yang digelar pada Sabtu, 3 Oktober 2020 malam menetapkan dan menyetujui RUU Omnibus Law Cipta Kerja dibawa ke rapat paripurna untuk disahkan menjadi Undang-undang. (Baca juga: Baleg DPR Setuju RUU Cipta Kerja Dibawa ke Rapat Paripurna)

Hanya Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat (PD) yang menolak RUU tersebut. Sedangkan mayoritas fraksi seperti Fraksi PDIP, Gerindra, Golkar, PKB, PAN dan PPP setuju. Sementara Fraksi Partai Nasdem setuju dengan catatan. (Baca juga: PKS dan Demokrat Tolak Bawa RUU Cipta Kerja ke Rapat Paripurna)

Beragam komentar disampaikan oleh netizen, seperti Aliansimahasiswauinam yang menyatakan “Semakin kencang suara penolakan rakyat, semakin kencang pemerintah dan DPR menutup telinganya. Sudah saatnya mengajukan #MosiTidakPercaya. Pemerintah dan DPR tidak bekerja untuk rakyat, melainkan untuk oligarki,” cuitnya melalui akun @Melawantakdir. (Baca juga: Rapat Hingga Malam Hari, DPR-Pemerintah Kebut Pembahasan RUU Cipta Kerja)

Netizen lainnya yakni, Zamzam dengan tegas mengajak semua elemen masyarakat untuk merapatkan barisan dan melawan RUU tersebut. Melalui akunnya @Zam_09 dia menyatakan, "Rapatkan barisan! LAWAN"

Tidak ketinggalan, Aliansi Mahasiswa Unhas juga memberikan komentar. “Sudah berapa banyak darah yang dikorbankan untuk #BatalkanOmnibusLaw tapi @DPR dan @jokowi terus melanjutkan siasat jahat menghancurkan sosial, ekologi, budaya dan hukum Indonesia.

Sedangkan, ega alfika dengan tegas menyatakan, “Catat nama partainya! Jangan dipilih pilkada dan pemilu 2024!! Yth pak @jokowi apakah ini RUU sangat urgent? Yang dibutuhkan sekarang atasi pandemic, Stop RUU Cilaka!. Jika bapak lanjut dan disahkan amaka aka nada gelombang demo besar-besaran,” cuitnya melalui akun @ega_alfika.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Berita Terkini
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Kawal Dana RT Rp25 Juta,...
Kawal Dana RT Rp25 Juta, Wali Kota Agustina Pastikan Pengurus Lingkungan Didampingi Total
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Infografis
Membangkang, Panglima...
Membangkang, Panglima Israel Tolak Perintah Serang Gaza Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved