Tito Soroti Anggaran Pengamanan Pilkada TNI/Polri dari Daerah Belum Capai 100%
Rabu, 30 September 2020 - 15:33 WIB
loading...
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian menyoroti pencairan anggaran pengamanan Pilkada Serentak 2020 untuk TNI/Polri yang belum mencapai 100%. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian menyoroti pencairan anggaran pengamanan Pilkada Serentak 2020 untuk TNI / Polri yang belum mencapai 100%. Data per 29 September 2020, baru 141 daerah yang sudah mencairkan 100% anggaran pengamanan yakni 5 provinsi dan 136 kabupaten/kota.
“Pengamanan baru 5 provinsi yang 100% yaitu Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Kalimantan Tengah dan Sulawesi Tengah. Sementara 4 lain belum yaitu Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Kalimantan Utara dan Kepulauan Riau,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi Analisa dan Evaluasi Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020, Rabu (30/9/2020). (Baca juga: Para Sekda Diminta Pastikan Netralitas ASN Terjaga di Pilkada 2020)
Seperti diketahui total anggaran pengamanan sebesar Rp1.517.859.357.424. Sementara yang sudah direalisasikan Rp1.114.379.190.752.
“125 kab/kota belum 100% disalurkan kepada Polri dan TNI. Mulai dari Lampung Selatan, Banjar, Blora, Palu, Musi Rawas Utara, dan seterusnya. Sampai dengan di Papua Raja Ampat, Manokwari, Pegunungan Arfak, Waropen, Supiori. Daerah-daerah ini belum melaksanakan realisasi sebanyak 100%,” ungkapnya.
Mantan Kapolri ini mengatakan bahwa tahapan inti pilkada sudah dimulai. Dimana hal ini memerlukan peran penting TNI/Polri untuk menjaga keamanan selama tahapan pilkada berjalan.
“Pengamanan baru 5 provinsi yang 100% yaitu Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Kalimantan Tengah dan Sulawesi Tengah. Sementara 4 lain belum yaitu Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Kalimantan Utara dan Kepulauan Riau,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi Analisa dan Evaluasi Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020, Rabu (30/9/2020). (Baca juga: Para Sekda Diminta Pastikan Netralitas ASN Terjaga di Pilkada 2020)
Seperti diketahui total anggaran pengamanan sebesar Rp1.517.859.357.424. Sementara yang sudah direalisasikan Rp1.114.379.190.752.
“125 kab/kota belum 100% disalurkan kepada Polri dan TNI. Mulai dari Lampung Selatan, Banjar, Blora, Palu, Musi Rawas Utara, dan seterusnya. Sampai dengan di Papua Raja Ampat, Manokwari, Pegunungan Arfak, Waropen, Supiori. Daerah-daerah ini belum melaksanakan realisasi sebanyak 100%,” ungkapnya.
Mantan Kapolri ini mengatakan bahwa tahapan inti pilkada sudah dimulai. Dimana hal ini memerlukan peran penting TNI/Polri untuk menjaga keamanan selama tahapan pilkada berjalan.
Lihat Juga :