Demokrat Sebut Program Jaring Pengaman Sosial Harus Fokus pada BLT
Selasa, 05 Mei 2020 - 16:55 WIB
loading...
Anggota DPR Fraksi Partai Demokrat, Bramantyo Suwondo, menyarankan pemerintah untuk fokuskan program jaring pengaman sosial pada Bantuan Langsung Tunai (BLT). Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Anggota DPR Fraksi Partai Demokrat, Bramantyo Suwondo, menyarankan pemerintah untuk memfokuskan program jaring pengaman sosial pada Bantuan Langsung Tunai (BLT). Sebab kata dia, di saat yang sangat mendesak ini, bantuan untuk masyarakat harus disalurkan dengan cepat dan tepat sasaran supaya masyarakat tetap bisa bertahan di bawah tekanan ekonomi.
Dia mengatakan, pemerintah sebaiknya memberikan bantuan langsung lewat program-program yang sudah pernah dijalankan sebelumnya, bukan melalui program jenis baru seperti Kartu Prakerja. "Melihat terkendalanya pemberian sembako dan juga program Kartu Prakerja yang justru mengundang kritik, alangkah baiknya bila bantuan dari pemerintah itu dilaksanakan secara langsung dan konkret lewat program BLT," ujarnya dalam keterangan, Selasa (5/5/2020).
Diketahui, jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia semakin bertambah. Berdasarkan laporan pemerintah pada tanggal 4 Mei 2020, jumlah positif corona di Indonesia sudah mencapai 11.587 orang, dengan 1.954 orang dinyatakan sembuh, dan angka kematian mencapai 864 jiwa.
Dampak negatif pandemi Covid-19 juga telah dirasakan dalam perekonomian nasional selain menyebabkan krisis kesehatan. Kementerian Ketenagakerjaan pada 1 Mei lalu mencatat jumlah pekerja yang dirumahkan dan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) sejauh ini mencapai 2,9 juta.
(Baca juga: Update Corona, Positif 12.071 Orang, 2.197 Sembuh dan 872 Meninggal Dunia)
Kemudian, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) bahkan memperkirakan jumlah korban PHK bisa mencapai 15 juta pekerja. Selain itu, industri UMKM pun turut merasakan dampak langsung pandemi ini.
Dia mengatakan, pemerintah sebaiknya memberikan bantuan langsung lewat program-program yang sudah pernah dijalankan sebelumnya, bukan melalui program jenis baru seperti Kartu Prakerja. "Melihat terkendalanya pemberian sembako dan juga program Kartu Prakerja yang justru mengundang kritik, alangkah baiknya bila bantuan dari pemerintah itu dilaksanakan secara langsung dan konkret lewat program BLT," ujarnya dalam keterangan, Selasa (5/5/2020).
Diketahui, jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia semakin bertambah. Berdasarkan laporan pemerintah pada tanggal 4 Mei 2020, jumlah positif corona di Indonesia sudah mencapai 11.587 orang, dengan 1.954 orang dinyatakan sembuh, dan angka kematian mencapai 864 jiwa.
Dampak negatif pandemi Covid-19 juga telah dirasakan dalam perekonomian nasional selain menyebabkan krisis kesehatan. Kementerian Ketenagakerjaan pada 1 Mei lalu mencatat jumlah pekerja yang dirumahkan dan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) sejauh ini mencapai 2,9 juta.
(Baca juga: Update Corona, Positif 12.071 Orang, 2.197 Sembuh dan 872 Meninggal Dunia)
Kemudian, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) bahkan memperkirakan jumlah korban PHK bisa mencapai 15 juta pekerja. Selain itu, industri UMKM pun turut merasakan dampak langsung pandemi ini.
Lihat Juga :