Kakorlantas Polri Apresiasi Maya Miranda Donatur Rapid Test dalam HUT Korlantas ke-65
Jum'at, 25 September 2020 - 11:04 WIB
loading...
A
A
A
"Pandemi COVID-19 menimbulkan tantangan bagi perusahaan untuk menunjukkan kepedulian. Untuk itu, kami bersama Korlantas Polri berinisiatif melakukan aksi nyata," tuturnya.
Terkait program kepedulian bantuan rapid test, Maya Miranda Ambarsari mengatakan ada tiga hal yang bisa dicermati perusahaan. Pertama, perusahaan harus memiliki kepedulian terhadap sesama, kedua, perusahaan harus memiliki kepedulian terhadap stabilitas industri dan ketiga, perusahaan harus peduli terhadap lingkungan. (Baca juga: Dua Kasus Baru di Kuwait, Total 1.512 WNI Positif Covid-19)
Sementara itu, Irjen Pol Istiono mengatakan, bantuan kemanusiaan di tengah pandemi COVID-19 telah menjadi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam tatanan kehidupan manusia. Berbagai lapisan masyarakat dihadapkan pada pilihan yang sama-sama pahit untuk ditelan. Ada dua pilihan, mencegah terpuruknya perekonomian atau menempatkan hidup masyarakat dalam bahaya dengan tidak mengorbankan sektor ekonomi.
Di sini tindakan bijak sangat diperlukan, antara lain berkompromi dengan mengombinasikan keduanya, yaitu hidup berdampingan dengan pandemi dan saat yang sama memeranginya dengan selalu menerapkan protokol kesehatan.
"Terpenting bagaimana kita melindungi warga dari virus mematikan ini dan melakukan semua prosedur pencegahan serta kebijakan demi mengurangi dampak virus Corona," paparnya.
Terkait program kepedulian bantuan rapid test, Maya Miranda Ambarsari mengatakan ada tiga hal yang bisa dicermati perusahaan. Pertama, perusahaan harus memiliki kepedulian terhadap sesama, kedua, perusahaan harus memiliki kepedulian terhadap stabilitas industri dan ketiga, perusahaan harus peduli terhadap lingkungan. (Baca juga: Dua Kasus Baru di Kuwait, Total 1.512 WNI Positif Covid-19)
Sementara itu, Irjen Pol Istiono mengatakan, bantuan kemanusiaan di tengah pandemi COVID-19 telah menjadi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam tatanan kehidupan manusia. Berbagai lapisan masyarakat dihadapkan pada pilihan yang sama-sama pahit untuk ditelan. Ada dua pilihan, mencegah terpuruknya perekonomian atau menempatkan hidup masyarakat dalam bahaya dengan tidak mengorbankan sektor ekonomi.
Di sini tindakan bijak sangat diperlukan, antara lain berkompromi dengan mengombinasikan keduanya, yaitu hidup berdampingan dengan pandemi dan saat yang sama memeranginya dengan selalu menerapkan protokol kesehatan.
"Terpenting bagaimana kita melindungi warga dari virus mematikan ini dan melakukan semua prosedur pencegahan serta kebijakan demi mengurangi dampak virus Corona," paparnya.
(kri)
Lihat Juga :