Politikus Hanura Sarankan JK dengan SBY Didudukkan Satu Meja
Jum'at, 25 September 2020 - 16:20 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Inas Nasrullah Zubir menilai pernyataan mantan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) yang membandingkan gaya kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo (Jokowi) sangat mengejutkan. Dia menyimpulkan SBY ketika menjabat presiden RI tidak peduli dengan perekonomian Indonesia. "Pernyataan JK tersebut sangat mengejutkan kita semua, bahwa ketika SBY memimpin negeri ini, dia tidak peduli terhadap perekonomian Indonesia, mangkanya diserahkan kepada JK, jangan-jangan juga ketika Boediono menjadi Wapres, masalah perekonomian pun diserahkan juga ke wapres," ujar Inas Nasrullah Zubir kepada SINDOnews, Kamis (24/9/2020). (Baca juga: Di Era SBY, Jusuf Kalla Sangat Terlihat Perannya)
Sebelumnya, JK yang pernah menjadi wapres mendampingi SBY (2004-2009) dan Presiden Jokowi (2014-2019) mengungkapkan bahwa semua masalah ekonomi di era SBY diserahkan kepadanya. Sedangkan di era Jokowi, kata JK, semua hal dirapatkan. Hal itu dikatakan JK saat diwawancarai Helmy Yahya, yang tayangannya diunggah melalui channel YouTube Helmy Yahya Bicara.
Pernyataan Inas itu pun dibantah oleh Ossy Dermawan. Ossy mengaku heran dengan tudingan Inas Nasrullah Zubir itu. "Saya heran, yang memberikan pernyataan adalah Pak JK, tapi yang dijelek-jelekkan oleh politisi Hanura ini adalah Pak SBY," ujar Ossy Dermawan kepada SINDOnews, Senin 10 September 2020.
Ossy Dermawan mengatakan bahwa SBY tidak hanya peduli, namun juga menguasai dan memahami perekonomian Indonesia. "Di samping melalui pengalaman panjang, secara akademis, beliau juga pernah mendapatkan gelar Doktor di bidang Ekonomi dari IPB pada 2004," katanya.
Sebelumnya, JK yang pernah menjadi wapres mendampingi SBY (2004-2009) dan Presiden Jokowi (2014-2019) mengungkapkan bahwa semua masalah ekonomi di era SBY diserahkan kepadanya. Sedangkan di era Jokowi, kata JK, semua hal dirapatkan. Hal itu dikatakan JK saat diwawancarai Helmy Yahya, yang tayangannya diunggah melalui channel YouTube Helmy Yahya Bicara.
Pernyataan Inas itu pun dibantah oleh Ossy Dermawan. Ossy mengaku heran dengan tudingan Inas Nasrullah Zubir itu. "Saya heran, yang memberikan pernyataan adalah Pak JK, tapi yang dijelek-jelekkan oleh politisi Hanura ini adalah Pak SBY," ujar Ossy Dermawan kepada SINDOnews, Senin 10 September 2020.
Ossy Dermawan mengatakan bahwa SBY tidak hanya peduli, namun juga menguasai dan memahami perekonomian Indonesia. "Di samping melalui pengalaman panjang, secara akademis, beliau juga pernah mendapatkan gelar Doktor di bidang Ekonomi dari IPB pada 2004," katanya.
(cip)
Lihat Juga :