Gelar Konvensi Nasional Humas 2020, Perhumas Ingin Bantu Atasi Pandemi COVID-19
Jum'at, 25 September 2020 - 16:15 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Ketua Panitia KNH20 Boy Kelana Soebroto menyampaikan, pelaksanaan KNH20 memiliki sejumlah keunikan dibanding dengan pelaksanaan KNH sebelumnya. KNH20 untuk pertama kalinya akan berlangsung dalam situasi virtual.
Meski demikian diharapkan tidak mengurangi kualitas dan esensi dari suatu konvensi, yaitu pembahasan persoalan kehumasan secara komprehensif dan pemberian rekomendasi bagi para praktisi dan pemangku kepentingan Humas nasional.
Selain itu, konvensi ini melibatkan berbagai praktisi komunikasi lintas sektor seperti pemerintahan, konsultan komunikasi, industri, BUMN, swasta, startup, hingga akademisi. Hal ini diharapkan mampu memberikan gagasan-gagasan baru yang dapat diimplementasikan bagi praktisi Humas.
“Situasi saat ini membuat kami selaku panitia KNH20 merasa perlu mendorong praktisi Humas dan para pengambil kebijakan di segala level untuk bisa beradaptasi, berinovasi dan berkolaborasi, sehingga bisa melewati masa sulit ini dengan baik dan akhirnya menciptakan kultur baru dan kebersamaan yang semakin kuat,” kata Boy Kelana Soebroto yang juga Wakil Ketua Umum 3 BPP Perhumas.
Dengan konsep virtual ini, diperkirakan total lebih dari 1.000 peserta akan hadir dalam Konvensi Nasional Humas 2020. Beberapa pembicara yang diharapkan hadir diantaranya adalah Ir. H. Joko Widodo (Presiden Republik Indonesia), Retno Marsudi (Menteri Luar Negeri RI), Johnny G. Plate (Menteri Komunikasi dan Informatika RI), Sri Mulyani (Menteri Keuangan RI), Erick Thohir (Menteri BUMN RI), Jenderal TNI Andika Perkasa (Kepala Staf TNI Angkatan Darat RI), Brigjen Pol. Guntur Setyanto (Kepala Puslitbang POLRI), Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah), Nurdin Abdullah (Gubernur Sulawesi Selatan), Ridwan Kamil (Gubernur Jawa Barat), Mohammad Nuh (Ketua Dewan Pers).
Meski demikian diharapkan tidak mengurangi kualitas dan esensi dari suatu konvensi, yaitu pembahasan persoalan kehumasan secara komprehensif dan pemberian rekomendasi bagi para praktisi dan pemangku kepentingan Humas nasional.
Selain itu, konvensi ini melibatkan berbagai praktisi komunikasi lintas sektor seperti pemerintahan, konsultan komunikasi, industri, BUMN, swasta, startup, hingga akademisi. Hal ini diharapkan mampu memberikan gagasan-gagasan baru yang dapat diimplementasikan bagi praktisi Humas.
“Situasi saat ini membuat kami selaku panitia KNH20 merasa perlu mendorong praktisi Humas dan para pengambil kebijakan di segala level untuk bisa beradaptasi, berinovasi dan berkolaborasi, sehingga bisa melewati masa sulit ini dengan baik dan akhirnya menciptakan kultur baru dan kebersamaan yang semakin kuat,” kata Boy Kelana Soebroto yang juga Wakil Ketua Umum 3 BPP Perhumas.
Dengan konsep virtual ini, diperkirakan total lebih dari 1.000 peserta akan hadir dalam Konvensi Nasional Humas 2020. Beberapa pembicara yang diharapkan hadir diantaranya adalah Ir. H. Joko Widodo (Presiden Republik Indonesia), Retno Marsudi (Menteri Luar Negeri RI), Johnny G. Plate (Menteri Komunikasi dan Informatika RI), Sri Mulyani (Menteri Keuangan RI), Erick Thohir (Menteri BUMN RI), Jenderal TNI Andika Perkasa (Kepala Staf TNI Angkatan Darat RI), Brigjen Pol. Guntur Setyanto (Kepala Puslitbang POLRI), Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah), Nurdin Abdullah (Gubernur Sulawesi Selatan), Ridwan Kamil (Gubernur Jawa Barat), Mohammad Nuh (Ketua Dewan Pers).
(zil)
Lihat Juga :