Tangani Wabah Virus Corona, TNI Butuh Anggaran Refocusing Rp196,8 M

Rabu, 15 April 2020 - 13:18 WIB
loading...
Tangani Wabah Virus...
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyebut TNI membutuhkan anggaran refocusing sebesar Rp196,8 miliar. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - TNI turut andil membantu penanggulangan pandemi virus Corona (COVID-19) lewat Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Untuk melakukan berbagai langkah tersebut, TNI membutuhkan anggaran refocusing sebesar Rp196,8 miliar. Hal ini disampaikan Panglima TNI dalam Rapat Kerja (Raker) virtual dengan Komisi I DPR.

“Dalam menangani COVID-19, TNI memerlukan anggaran recofusing sebesar Rp196,8 miliar yang terdiri dari kebutuhan anggaran Mabes TNI Rp25,7 miliar, TNI AD sebesar Rp39,9 miliar, TNI AL Rp64,5 miliar dan TNI AU sebesar Rp69,5 miliar,” kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam paparannya, Rabu (15/4/2020).

Hadi menjelaskan, kebutuhan anggaran recofusing Mabes TNI ini dialokasikan untuk pengadaan alat laboratorium PCR dan reagent kit khusus COVID-19. Sementara TNI AD dialokasikan untuk pengadaan bronchoscopy fujinon, APD (alat pelindung diri), test kit dan swab dengan keperluan smart helmet.

Kemudian, mantan KSAU ini melanjutkan, untuk recofusing TNI AL dialokasikan untuk peningkatan dan pengadaan fasilitas dan sarana prasarana (sarpras) kesehatan berupa peningkatan rumah sakit (RS) Pasir Angin dan ruang isolasi. Kemudian, pengadaan perangkat khusus laut, dan materil seperti real time PCR, thermoscanner dan ventilator. “Pengadaan APD, rapid test COVID-19, pengadaan vitamin pemeriksaan COVID-19 dan pengadaan bahan baku sanitizer. Dan pemberian insentif tenaga kesehatan,” urainya.

Adapun anggaran recofusing TNI AU, sambung dia, dialokasikan untuk pembelian insentif tenaga kesehatan di RSPAU dr Harjo Lukito di Yogyakarta, RSAU di Bandung, RSAU dr Isnawan di Halim Perdanakusuma dan pengadaan alkes berupa APD rapid test dan PCR. “Dalam rangka penangan COVID-19 Mabes TNI telah melaksanakan pengalihan sasaran kegiatan bidang operasi dan teritorial sebesar Rp191,8 miliar. Dengan rincian bidang operasi sebesar Rp170 miliar dan bidang teritorial sebesar Rp 21 miliar,” tambahnya.

Lebih dari itu, Hadi menuturkan terkait kebutuhan anggaran selain recofusing belum terdukung sebesar Rp3,2 triliun dengan rincian pertama adalah untuk kebutuhan anggaran pengerahan 95.000 personel TNI selama 150 hari sebesar Rp1,46 triliun. Waktu kegiatan selama 150 hari, terbagi menjadi 90 hari untuk operasi kontigensi dan 60 hari untuk tahap rehabilitasi atau rekonstruksi. “Kedua adalah kebutuhan alkes untuk rumah sakit TNI sebesar Rp1,81 triliun,” tutupnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
Dadan Hindayana Cs Terjerat...
Dadan Hindayana Cs Terjerat Korupsi, DPR Perketat Pengawasan Tata Kelola di BGN
Trimedya Panjaitan Sebut...
Trimedya Panjaitan Sebut RUU HPI Sejalan dengan Semangat Prabowo Perkuat Posisi Hukum Indonesia
750 Yonif Teritorial...
750 Yonif Teritorial Pembangunan, Strategi TNI Menghadapi Ancaman Baru
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
DPR dan Pemerintah Pastikan...
DPR dan Pemerintah Pastikan Tak Ada Kendala Besar saat Puncak Haji
Jelang Armuzna, DPR...
Jelang Armuzna, DPR Ingatkan Pemerintah soal Layanan Konsumsi dan Transportasi
Rekomendasi
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Hasil Australia Open...
Hasil Australia Open 2026: Alwi Farhan ke 16 Besar, Anthony Ginting Tersingkir
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
Pecah Rekor, Impor Beras...
Pecah Rekor, Impor Beras 2024 Butuh Anggaran Lebih Rp30 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved