Jokowi Serukan Dunia Bersatu Atasi Covid-19

Kamis, 24 September 2020 - 06:02 WIB
loading...
A A A
“Kita harus mendorong akuntabilitas bangsa yang menyebabkan wabah ini menyebar ke seluruh dunia, yakni China,” tuding Trump pada video yang sudah direkam sebelumnya. “Pemerintah China dan WHO yang mengontrol China telah salah mendeklarasikan bahwa tidak ada bukti penularan antarmanusia,” sebut Trump sembari mendorong PBB meminta China menjelaskan tindakannya.

Mantan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon memprihatinkan kondisi yang terjadi di tengah ulang tahun PBB ke-75 ini kondisi multilateralisme diwarnai kekacauan serius. Indikasinya, terlihat pada kebijakan luar negeri Trump, America First, yang membuat AS mengabaikan perjanjian multilateral dari Perjanjian Iklim Paris hingga kesepakatan nuklir Iran.

Di sisi lain, China secara jelas memosisikan dirinya sebagai pendukung baru PBB. Tetapi, pengaruh China yang meningkat tentu diikuti dengan konsekuensi. Jika Beijing mencurahkan lebih banyak uang untuk mendanai badan-badan PBB seperti Organisasi Kesehatan Dunia, maka negara itu akan menginginkan lebih banyak suara di PBB.

Secara tidak langsung Sekjen PBB Antonio Guterres juga mengungkapkan rasa prihatinnya dengan berbicara tentang hal mendasar yang dihadapi PBB. “Kita perlu mengetahui nilai persatuan karena mereka telah hidup melalui perang dan pandemi sebelumnya,” katanya. (Baca juga: Tangani Wabah Corona, RI Pinjam Lagi ke ADB)

Dia pun memperingatkan soal "perang dingin" dan kondisi yang bergerak ke arah yang sangat berbahaya. Guterres mengingatkan, kalau dunia tidak bisa memiliki masa depan dengan dua ekonomi terbesar membelah dunia dalam ”keretakan besar” (great fracture) karena masing-masing dengan aturan perdagangan dan keuangannya sendiri serta kapasitas internet dan kecerdasan buatan. "Perpecahan dalam bidang teknologi dan ekonomi berisiko berubah menjadi perpecahan geostrategis dan militer. Kita harus menghindari ini dengan segala cara,” paparnya.

Diskusi terbuka tentang konsekuensi dari "keretakan besar" ini menunjukkan betapa cepatnya dunia berubah dan bagaimana para diplomat berjuang keras untuk mengikutinya. (Lihat videonya: Gelar Habib, Asal Muasal dan Sejarahnya)

Perihal keretakan besar itu, Presiden Xi menjelaskan tentang risiko benturan peradaban. "Kami akan terus mempersempit perbedaan dan menyelesaikan perselisihan dengan pihak lain melalui dialog dan negosiasi. Kami tidak akan berusaha untuk hanya mengembangkan diri atau terlibat dalam zero sum game (hanya satu pihak yang menang)," katanya. (Andika H Mustaqim)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenhut-ITTO Perkuat...
Kemenhut-ITTO Perkuat Kerja Sama Pengelolaan Hutan Lestari dan Industri Kayu Tropis
Prajurit TNI Kembali...
Prajurit TNI Kembali Gugur, DPR Minta PBB Evaluasi Perlindungan Pasukan UNIFIL
Wakil Sekjen PBB Ikut...
Wakil Sekjen PBB Ikut Berduka Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia
SBY: PBB Harusnya Hentikan...
SBY: PBB Harusnya Hentikan Penugasan UNIFIL di Medan Perang yang Masih Membara
Lagi, 3 Prajurit TNI...
Lagi, 3 Prajurit TNI Terluka di Lebanon, Menlu Desak PBB Jamin Keamanan Penjaga Perdamaian
Di Balik Konflik AS–Israel...
Di Balik Konflik AS–Israel dan Iran: Perebutan Pengaruh di Timur Tengah
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Dunia Serukan Penghentian...
Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan
Delegasi SMA Labschool...
Delegasi SMA Labschool Jakarta Kembali Wakili Indonesia di HMUN 2026 Harvard
Rekomendasi
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
Jokowi Masuk Finalis...
Jokowi Masuk Finalis Tokoh Dunia Terkorup Versi OCCRP
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved