Desakan Penundaan Pilkada Dinilai Bisa Turunkan Angka Partisipasi Pemilih
Rabu, 23 September 2020 - 08:07 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Karyono, hasil survei yang telah dilakukan IPI di sejumlah daerah yang melaksanakan pilkada belakangan ini rata-rata menunjukkan bahwa mayoritas responden atau sekitar 80-an persen menyatakan waswas datang ke TPS. Salah satu alasannya karena pemilih merasa takut lantaran pandemi Covid-19 sampai saat ini angka penularannya masih tinggi.
Apabila tingkat partisipasi pemilih menurun akan berpengaruh pada kualitas demokrasi dan legitimasi para kepala daerah
terpilih dalam pilkada.
(Baca juga: Kasus Harian Kematian COVID-19 Pecahkan Rekor, Ini Penjelasan Epidemiolog ).
"Kondisi ini yang perlu menjadi perhatian serius pemerintah dan penyelenggara pemilu jika pilkada serentak tetap dilaksanakan pada 9 Desember 2020," pungkasnya.
Apabila tingkat partisipasi pemilih menurun akan berpengaruh pada kualitas demokrasi dan legitimasi para kepala daerah
terpilih dalam pilkada.
(Baca juga: Kasus Harian Kematian COVID-19 Pecahkan Rekor, Ini Penjelasan Epidemiolog ).
"Kondisi ini yang perlu menjadi perhatian serius pemerintah dan penyelenggara pemilu jika pilkada serentak tetap dilaksanakan pada 9 Desember 2020," pungkasnya.
(zik)