Waketum PUI Dukung Sudaryono Bersih-Bersih BGN, Integritas MBG Harus Jadi Prioritas

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:46 WIB
loading...
Waketum PUI Dukung Sudaryono...
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono didampingi Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari dan Wakil Kepala BGN Trenggono saat jumpa pers di Kantor BGN, Jakarta, Senin (27/7/2026). Foto: Yudistiro Pranoto
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Persatuan Ummat Islam (PUI) Irfan Ahmad Fauzi mendukung langkah Badan Gizi Nasional (BGN) di bawah kepemimpinan Kepala BGN Sudaryono yang melakukan pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG), mulai dari penegakan disiplin terhadap pegawai hingga penghentian operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak memenuhi standar. Irfan mengapresiasi langkah Sudaryono tersebut.

Irfan berpendapat, langkah tersebut menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan bahwa program strategis nasional benar-benar dijalankan dengan mengedepankan integritas, profesionalisme, dan keselamatan penerima manfaat. “Kami mengapresiasi komitmen BGN dalam melakukan pembenahan internal. Program Makan Bergizi Gratis merupakan amanah besar negara yang menyangkut hak anak-anak Indonesia. Karena itu, setiap bentuk pelanggaran, baik yang dilakukan oleh aparatur maupun mitra penyelenggara, memang harus ditindak secara tegas sesuai ketentuan," ujar Irfan, Selasa (28/7/2026).

Ia menilai, keputusan BGN memberikan sanksi kepada pegawai yang melanggar disiplin serta menutup SPPG yang tidak memenuhi standar higienitas, sanitasi, keamanan pangan, dan kualitas layanan merupakan langkah penting untuk menjaga kredibilitas program. "Jangan sampai program yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak justru tercoreng oleh lemahnya tata kelola. Penegakan disiplin adalah bagian dari upaya membangun sistem yang bersih, transparan, dan akuntabel sehingga kepercayaan masyarakat terhadap Program MBG tetap terjaga," tuturnya.

Baca juga: BGN Pecat Ratusan Pegawai, Sudaryono: Ada yang Terindikasi Judi Online hingga Ngentit Duit



Irfan juga mengapresiasi komitmen BGN yang memastikan penghentian operasional dapur bermasalah tidak mengurangi hak para penerima manfaat. Menurutnya, keputusan mengalihkan distribusi makanan ke dapur lain merupakan langkah yang menunjukkan bahwa pembenahan dilakukan tanpa mengorbankan pelayanan kepada masyarakat.

"Yang terpenting adalah anak-anak tetap memperoleh makanan bergizi sesuai haknya. Pembenahan tata kelola tidak boleh menghentikan pelayanan, tetapi justru harus meningkatkan kualitas layanan agar makanan yang diterima benar-benar aman, sehat, dan memenuhi kebutuhan gizi," katanya.

Dia mengingatkan bahwa esensi Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar menyediakan makanan, melainkan memastikan terpenuhinya kebutuhan gizi anak sebagai investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia. "Program ini bukan semata-mata soal membagikan makanan, tetapi tentang membangun generasi yang lebih sehat, cerdas, dan produktif. Karena itu, standar mutu, keamanan pangan, higienitas, dan akuntabilitas harus menjadi prinsip yang tidak bisa ditawar," tegasnya.

PUI berharap langkah pembenahan yang dilakukan BGN menjadi momentum untuk memperkuat sistem pengawasan, meningkatkan kualitas seluruh mitra pelaksana, serta membangun tata kelola yang semakin profesional. "Keberanian melakukan evaluasi dan koreksi adalah modal penting bagi keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis. PUI mendukung setiap ikhtiar pemerintah dalam menjaga amanah publik agar program ini benar-benar memberikan manfaat optimal bagi masa depan generasi bangsa," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BGN Larang Dapur MBG...
BGN Larang Dapur MBG Gunakan Elpiji 3 Kg, Minyakita dan Beras SPHP: Melanggar Ditutup Permanen!
BGN Tutup Permanen 833...
BGN Tutup Permanen 833 Dapur MBG, Terbanyak di Luar Jawa karena Langgar Standar
BGN Pecat Ratusan Pegawai,...
BGN Pecat Ratusan Pegawai, Sudaryono: Ada yang Terindikasi Judi Online hingga Ngentit Duit
Kasus Korupsi MBG, Kejagung...
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Buka Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang
Harga Pangan Naik saat...
Harga Pangan Naik saat Sekolah Dimulai dan MBG Bergulir Lagi, Ekonom: Sinyal Positif bagi Ekonomi Rakyat
Sudaryono Jadi Kepala...
Sudaryono Jadi Kepala BGN, Aktivis 98 Yakin Program MBG Jadi Lebih Baik
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Profil Pendidikan Sudaryono,...
Profil Pendidikan Sudaryono, Anak Petani yang Resmi Dilantik Jadi Kepala BGN
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Rekomendasi
Diwarnai Kejatuhan 380...
Diwarnai Kejatuhan 380 Saham, Tren Pelemahan IHSG Berlanjut ke 6.130
Ada Kabar Baik dari...
Ada Kabar Baik dari AS-Iran, Harga Minyak Dunia Rontok 1%
Dari Perkotaan ke Tretes-Prigen:...
Dari Perkotaan ke Tretes-Prigen: BYD M6 DM Cetak Efisiensi 82 km/liter
Berita Terkini
Sekolah Nasional Terintegrasi:...
Sekolah Nasional Terintegrasi: Investasi Besar yang Harus Dijaga Konsistensinya
Marak Kasasi Jaksa atas...
Marak Kasasi Jaksa atas Vonis Bebas, Pakar Nilai Bertentangan dengan Asas Hukum
Sambut HUT Ke-81 RI,...
Sambut HUT Ke-81 RI, Kemenag Gelar Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas
Titi Anggraini: Tak...
Titi Anggraini: Tak Libatkan Parpol Nonparlemen Bahas RUU Pemilu Tindakan Inkonstitusional
Polemik Kabinet Bayangan,...
Polemik Kabinet Bayangan, Pengamat Menyoroti Mekanisme Kritik dalam Demokrasi
Di Forum ASEAN, Indonesia...
Di Forum ASEAN, Indonesia Perkuat Kepemimpinan Pengelolaan Hutan Lestari
Infografis
Profil Febri Diansyah,...
Profil Febri Diansyah, Mantan Jubir KPK Jadi Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved