Bimtek Perindo, KPU Ingatkan Pentingnya Pemutakhiran Data Parpol
Selasa, 28 Juli 2026 - 11:15 WIB
loading...
Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Idham Holik seusai memberikan pemaparan dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota Legislatif Partai Perindo di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (28/7/2026). Foto/Felldy Utama
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Idham Holik menekankan tentang pentingnya bagi partai politik untuk melakukan pemutakhiran data secara berkala sebagai persiapan menghadapi pemilu mendatang. Hal tersebut disampaikan seusai memberikan pemaparan dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota Legislatif Partai Perindo di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (28/7/2026).
Idham menjelaskan bahwa materi yang disampaikan berkaitan dengan aturan teknis pendaftaran dan verifikasi partai politik calon peserta pemilu. Ia mengingatkan, meski saat ini belum memasuki tahapan resmi penyelenggaraan pemilu, partai politik harus tetap merujuk pada regulasi yang berlaku.
"Kita ketahui bahwa saat ini belum memasuki tahapan penyelenggaraan pemilu, dan itu artinya apa? Bahwa masih menggunakan aturan yang lama. Dan pada kesempatan tadi pun kami menjelaskan tentang urgensi pemutakhiran data partai politik," kata Idham.
Baca Juga: Angela Tanoesoedibjo Minta Kader Perindo Peka Kondisi Sosial, Singgung Kasus Pencuri Ayam Tewas di Bali
Idham menjelaskan bahwa merujuk pada Peraturan KPU (PKPU) Nomor 4 Tahun 2022, aturan ini mengamanatkan pemutakhiran data partai politik wajib dilakukan setiap semester atau enam bulan sekali. Menurutnya, kepatuhan partai dalam memperbarui data anggota dan administrasinya akan sangat menentukan kelancaran proses di masa depan.
"Pemutakhiran data parpol ini sangat penting. Dan apabila partai politik bisa maksimal atau mengoptimalkan pemutakhiran data partai politik, itu juga akan sangat bermanfaat untuk kepentingan pendaftaran partai politik menjadi peserta pemilu di pemilu mendatang," ujarnya.
Idham menegaskan bahwa kehadiran KPU dalam memberikan materi ini merupakan bagian dari sosialisasi penyelenggara pemilu kepada seluruh partai politik tanpa terkecuali. "Kedatangan kami memberikan materi sosialisasi ini sesuai dengan yang diminta oleh panitia. Hal ini juga kami lakukan untuk seluruh partai politik," pungkasnya.
Ia berharap, kehadiran KPU dalam forum-forum partai seperti ini dapat meningkatkan pemahaman kolektif mengenai regulasi kepemiluan. Sehingga proses pendaftaran dan verifikasi nantinya dapat berjalan lebih efektif dan minim kendala administratif.
Idham menjelaskan bahwa materi yang disampaikan berkaitan dengan aturan teknis pendaftaran dan verifikasi partai politik calon peserta pemilu. Ia mengingatkan, meski saat ini belum memasuki tahapan resmi penyelenggaraan pemilu, partai politik harus tetap merujuk pada regulasi yang berlaku.
"Kita ketahui bahwa saat ini belum memasuki tahapan penyelenggaraan pemilu, dan itu artinya apa? Bahwa masih menggunakan aturan yang lama. Dan pada kesempatan tadi pun kami menjelaskan tentang urgensi pemutakhiran data partai politik," kata Idham.
Baca Juga: Angela Tanoesoedibjo Minta Kader Perindo Peka Kondisi Sosial, Singgung Kasus Pencuri Ayam Tewas di Bali
Idham menjelaskan bahwa merujuk pada Peraturan KPU (PKPU) Nomor 4 Tahun 2022, aturan ini mengamanatkan pemutakhiran data partai politik wajib dilakukan setiap semester atau enam bulan sekali. Menurutnya, kepatuhan partai dalam memperbarui data anggota dan administrasinya akan sangat menentukan kelancaran proses di masa depan.
"Pemutakhiran data parpol ini sangat penting. Dan apabila partai politik bisa maksimal atau mengoptimalkan pemutakhiran data partai politik, itu juga akan sangat bermanfaat untuk kepentingan pendaftaran partai politik menjadi peserta pemilu di pemilu mendatang," ujarnya.
Idham menegaskan bahwa kehadiran KPU dalam memberikan materi ini merupakan bagian dari sosialisasi penyelenggara pemilu kepada seluruh partai politik tanpa terkecuali. "Kedatangan kami memberikan materi sosialisasi ini sesuai dengan yang diminta oleh panitia. Hal ini juga kami lakukan untuk seluruh partai politik," pungkasnya.
Ia berharap, kehadiran KPU dalam forum-forum partai seperti ini dapat meningkatkan pemahaman kolektif mengenai regulasi kepemiluan. Sehingga proses pendaftaran dan verifikasi nantinya dapat berjalan lebih efektif dan minim kendala administratif.
(zik)
Lihat Juga :