Kisah Calvin dan Yehezkiel, Peraih Adhi Makayasa 2026 yang Dilantik Prabowo di Istana Merdeka

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:51 WIB
loading...
Kisah Calvin dan Yehezkiel,...
Calvin Tidar Sakti, peraih Adhi Makayasa dari Akademi Militer (Akmil) bersujud dan mencium kaki ibundanya di halaman depan Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026. Foto/Binti Mufarida
A A A
JAKARTA - Di halaman depan Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026, sebuah babak baru dimulai bagi para perwira muda Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Di hadapan Presiden Prabowo Subianto, mereka mengucapkan janji untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.

Di antara para perwira yang dilantik dalam Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Polri Tahun 2026 tersebut, berdiri Calvin Tidar Sakti dan Yehezkiel Bonaventura Yudaniarman. Keduanya meraih Adhi Makayasa, penghargaan bagi lulusan terbaik dari akademi masing-masing.

Baca juga: Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Anugerahkan Adhi Makayasa ke Lulusan Terbaik

Bagi Calvin, peraih Adhi Makayasa Akademi Militer 2026, pelantikan langsung oleh Presiden menjadi salah satu pencapaian tertinggi dalam perjalanan hidupnya. Namun, lebih dari kebanggaan atas pangkat yang kini tersemat di pundaknya, ia menangkap pesan mendalam dari arahan Presiden.



“Bapak Presiden juga menyatakan bahwa pangkat yang tertempel di pundak kami ini bukan hanya sebuah tanda kehormatan ataupun sebuah pangkat, tapi ini juga merupakan suatu tanggung jawab dan juga amanah dari rakyat kepada kami Tentara Nasional Indonesia, Angkatan Darat khususnya,” ujar Calvin.

Kalimat itu menjadi pengingat bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya. Bagi Calvin, kesempatan bertemu dan dilantik langsung oleh Presiden Prabowo merupakan motivasi untuk terus bertumbuh menjadi seorang pemimpin.

Baca juga: Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Prabowo: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat

“Ini merupakan suatu motivasi dan langkah pertama saya untuk nanti ke depannya bisa menjadi pemimpin yang hebat,” tuturnya.

Di balik pencapaian tersebut, ada doa orang tua yang terus menyertai langkahnya. Calvin mengungkapkan bahwa selama menjalani pendidikan di Akademi Militer, kedua orang tuanya menguatkannya melalui motivasi dan doa.

“Orang tua saya hanya memberikan motivasi dan juga doa. Itu merupakan salah satu tekad dan dukungan yang paling kuat dari kedua orang tua saya,” katanya.

Selain dukungan keluarga, kebersamaan dengan rekan-rekan satu angkatan menjadi bagian yang paling membekas selama masa pendidikan. Pendidikan yang keras, kelelahan setelah latihan, serta berbagai rintangan terasa lebih ringan karena dilalui bersama.

Semangat yang sama juga dirasakan Yehezkiel Bonaventura Yudaniarman, peraih Adhi Makayasa Akademi Angkatan Udara. Setelah melewati pendidikan selama tiga tahun, ia mengaku tidak menyangka dapat berdiri sebagai lulusan terbaik dan dilantik langsung oleh Presiden di Istana Merdeka.

“Sebuah kebanggaan tersendiri bagi kami, pengalaman sekali seumur hidup kami bisa dilantik langsung oleh RI 1 di Istana Negara,” ujar Yehezkiel.

Hari itu juga menjadi pengalaman pertamanya menginjakkan kaki di Istana. Bagi Yehezkiel, kesempatan bertatap muka dan menerima pelantikan langsung dari Presiden merupakan kebanggaan yang tidak semua orang dapat rasakan.

Namun, kebahagiaan tersebut tidak hanya menjadi milik Yehezkiel. Di sisi lain, kedua orang tuanya turut menyaksikan buah dari perjalanan panjang putra mereka.

“Kesannya luar biasa, jadi pengin nangis. Ini pengalaman pertama untuk keluarga kami, ini baru pertama kali yang jadi TNI, sebelumnya nggak ada, perjuangan dia terlalu besar ya. Jadi kami bangga, saking bangganya sampai nggak bisa ngomong apa,” tutur sang ibu.

Di balik sosok perwira muda yang disiplin, sang ibu masih mengingat Yehezkiel kecil sebagai anak yang aktif, tidak bisa diam, dan gemar bertanya. Hampir setiap hal yang dilihatnya selalu memunculkan pertanyaan: mengapa sesuatu terjadi dan bagaimana hal itu dapat berlangsung.

“Dulu dia kecilnya bandel banget, nggak bisa diam, selalu aktif, selalu bertanya ‘Kok bisa gitu?’, ‘Kenapa? Kok kayak gitu, kenapa?’ Itu pasti selalu ditanyakan ke setiap orang,” kenangnya sambil tersenyum.

Bagi Calvin dan Yehezkiel, Adhi Makayasa bukan sekadar penghargaan atas prestasi selama pendidikan. Di baliknya terdapat doa orang tua, kebersamaan dengan rekan seperjuangan, kedisiplinan, serta keteguhan melewati berbagai tantangan.

Kini, dengan pangkat yang tersemat di pundak, keduanya menapaki langkah pertama dalam perjalanan pengabdian. Sebuah perjalanan untuk menjaga amanah rakyat dan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Hangat dan Haru, Prabowo...
Hangat dan Haru, Prabowo Jamu Perwira TNI-Polri dan Orang Tua di Istana Usai Praspa 2026
Anak Ferdy Sambo Ikut...
Anak Ferdy Sambo Ikut Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira Polri di Istana
Kisah Haru Anak Kuli...
Kisah Haru Anak Kuli Bangunan Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira TNI di Istana
Amanat Lengkap Presiden...
Amanat Lengkap Presiden Prabowo di Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri Tahun 2026
TNI-Polri Harus Profesional,...
TNI-Polri Harus Profesional, Prabowo: Jangan Ada Loyalitas Korps yang Sempit
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
10 Akademi Militer Terbaik...
10 Akademi Militer Terbaik di Dunia, West Point Paling Bergengsi
Mutasi Polri, AKBP Rulian...
Mutasi Polri, AKBP Rulian Syauri Jabat Kapolres Malang, Kombes Putu Kholis Jadi Kapolres Bekasi Kota
Rekomendasi
PLN EPI Kebut Ekosistem...
PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Berita Terkini
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved