Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Nurul Arifin: Perkuat Pertahanan dan Tingkatkan Daya Gentar
Selasa, 21 Juli 2026 - 09:27 WIB
loading...
A
A
A
"Efek gentar bukan semata-mata soal kemampuan menyerang, tetapi bagaimana negara lain melihat bahwa Indonesia memiliki kapasitas untuk menjaga wilayahnya sendiri. Kehadiran kapal ini akan meningkatkan kepercayaan diri TNI AL sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam menjaga stabilitas kawasan," ujar Ketua Media dan penggalangan Opini (MPO) Partai Golkar itu.
Meski demikian, Nurul mengingatkan bahwa kapal induk berusia sekitar 40 tahun itu tetap memerlukan evaluasi teknis secara menyeluruh agar dapat dioperasikan secara optimal.
Baca Juga: Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Giuseppe Garibaldi yang akan Diterima Indonesia
"Usia kapal memang menjadi perhatian. Namun, apabila kondisi teknisnya masih baik dan proses modernisasi dilakukan secara tepat, kapal ini tetap memiliki nilai strategis yang besar. Yang jauh lebih penting adalah transfer pengetahuan, pengalaman operasional, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia Indonesia dalam mengoperasikan kapal induk," katanya.
Nurul menilai, hibah tersebut juga memberikan keuntungan dari sisi anggaran negara. Dibandingkan membeli kapal induk baru yang nilainya dapat mencapai miliaran dolar Amerika Serikat, hibah dari Italia dinilai menjadi solusi yang jauh lebih efisien.
"Negara tidak mengeluarkan biaya pengadaan sebesar membeli kapal baru. Tentu tetap ada biaya operasional dan pemeliharaan yang harus diperhitungkan secara matang, tetapi dari sisi investasi awal ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi Indonesia untuk meningkatkan kemampuan pertahanan dengan biaya yang jauh lebih efisien," ujar Nurul.
Meski demikian, Nurul mengingatkan bahwa kapal induk berusia sekitar 40 tahun itu tetap memerlukan evaluasi teknis secara menyeluruh agar dapat dioperasikan secara optimal.
Baca Juga: Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Giuseppe Garibaldi yang akan Diterima Indonesia
"Usia kapal memang menjadi perhatian. Namun, apabila kondisi teknisnya masih baik dan proses modernisasi dilakukan secara tepat, kapal ini tetap memiliki nilai strategis yang besar. Yang jauh lebih penting adalah transfer pengetahuan, pengalaman operasional, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia Indonesia dalam mengoperasikan kapal induk," katanya.
Nurul menilai, hibah tersebut juga memberikan keuntungan dari sisi anggaran negara. Dibandingkan membeli kapal induk baru yang nilainya dapat mencapai miliaran dolar Amerika Serikat, hibah dari Italia dinilai menjadi solusi yang jauh lebih efisien.
"Negara tidak mengeluarkan biaya pengadaan sebesar membeli kapal baru. Tentu tetap ada biaya operasional dan pemeliharaan yang harus diperhitungkan secara matang, tetapi dari sisi investasi awal ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi Indonesia untuk meningkatkan kemampuan pertahanan dengan biaya yang jauh lebih efisien," ujar Nurul.
Lihat Juga :