Sambut Baik Kebijakan BKN, Amos Simanjuntak: Kenaikan Pangkat ASN Berbasis Merit Perkuat Reformasi Birokrasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:16 WIB
loading...
Sambut Baik Kebijakan...
Ketua DPP Partai Perindo Bidang Media, Digital, dan Komunikasi Publik Amos Simanjuntak menyambut baik Badan Kepegawaian Negara (BKN). Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Penguatan sistem merit dalam manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) dinilai menjadi salah satu kunci mempercepat reformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Kebijakan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Prof. Zudan Arif Fakrulloh yang memperbolehkan ASN memperoleh kenaikan pangkat meski melampaui pangkat atasan langsung disebut membuka ruang pengembangan karier yang lebih adil berbasis kompetensi dan kinerja.

Ketua DPP Partai Perindo Bidang Media, Digital, dan Komunikasi Publik Amos Simanjuntak menyatakan, kebijakan tersebut memberikan ruang yang lebih adil bagi ASN untuk mengembangkan karier berdasarkan kapasitas dan prestasi, tanpa lagi terhambat oleh struktur kepangkatan atasan langsung.

"Terobosan ini menunjukkan keberpihakan pada sistem merit. ASN yang memiliki kompetensi, memenuhi persyaratan, dan berkinerja baik sudah semestinya memperoleh kesempatan berkembang tanpa dibatasi pangkat atasan. Hal ini akan mendorong aparatur terus meningkatkan kualitas kerja dan pelayanan publik," ujarnya, Kamis (16/7/2026).

Baca juga: Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih

Menurut Amos, selama ini masih terdapat pegawai yang memiliki kompetensi tinggi, namun peluang pengembangan kariernya terhambat oleh ketentuan administratif. Melalui kebijakan baru tersebut, pengembangan karier ASN diharapkan semakin mencerminkan prinsip profesionalisme, objektivitas, dan penghargaan terhadap capaian individu.

Pria yang pernah menjadi CPNS di lingkup Disparekraf DKI Jakarta ini menilai, penguatan meritokrasi juga akan memberikan dampak positif terhadap reformasi birokrasi. Ketika setiap ASN memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang berdasarkan kinerja, budaya kerja yang kompetitif dan produktif akan tumbuh secara alami di lingkungan pemerintahan.

""Kebijakan ini menjadi sinyal bahwa birokrasi Indonesia bergerak menuju tata kelola yang lebih modern. Prestasi dan kompetensi menjadi faktor utama dalam pengembangan karier sehingga setiap ASN terdorong terus meningkatkan kapasitas dan memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat,“ katanya.

Lihat video: BKN Sebut Ada 1.967 CPNS Mengundurkan Diri, Penempatan Jauh


Amos juga mengapresiasi langkah BKN yang dinilai konsisten menghadirkan berbagai terobosan dalam manajemen ASN. Menurut Amos, kebijakan tersebut menjadi salah satu instrumen penting untuk menyetarakan praktik meritokrasi di birokrasi dengan sektor-sektor lain yang lebih dahulu menempatkan kinerja sebagai dasar utama pengembangan karier.

"Apresiasi kami kepada BKN, khususnya Prof. Zudan, yang terus mendorong kebijakan pro-karier bagi ASN. Langkah ini memberi ruang lebih luas bagi aparatur berprestasi untuk berkembang sesuai kontribusinya dalam memperkuat reformasi birokrasi," tutur Amos.

Politisi muda Partai Perindo ini berharap implementasi kebijakan tersebut berlangsung konsisten di seluruh instansi pemerintah dengan tetap mengedepankan transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas. Menurutnya, penerapan sistem merit yang berjalan efektif akan memperkuat profesionalisme ASN sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harlah ke-28 PKB, Panji...
Harlah ke-28 PKB, Panji Bangsa Gelar Turnamen Mini Soccer Inklusif
KPU Kaji E-Voting, Partai...
KPU Kaji E-Voting, Partai Perindo Ingatkan Kesiapan Sistem Jadi Penentu
Mensos Tegaskan Pemain...
Mensos Tegaskan Pemain Judol dan ASN Tak Lagi Jadi Penerima Bansos
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, Partai Ummat Siapkan Struktur Baru Jelang Verifikasi KPU
ASN Diizinkan Antar...
ASN Diizinkan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Menteri PANRB: Tak Boleh Mengurangi Kualitas Pelayanan Publik
Harlah ke-28, PKB Canangkan...
Harlah ke-28, PKB Canangkan Gerakan Tanam Sejuta Pohon Nasional
Perkuat Ekonomi Kerakyatan,...
Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Yolanda Mambu Dorong APBD Parigi Moutong Prorakyat
Partai Perindo Tuntaskan...
Partai Perindo Tuntaskan SK Definitif 15 DPD Sulut, Mantapkan Persiapan Verifikasi Parpol
Rawat Toleransi, Rampeani...
Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika
Rekomendasi
Solusi Kepadatan Ketapang-Gilimanuk,...
Solusi Kepadatan Ketapang-Gilimanuk, ASDP Siap Perkuat Kapasitas Layanan
Sebelum Satir Jampidsus,...
Sebelum Satir Jampidsus, Mega Salsabillah Juga Pernah Didatangi Dukcapil karena Kontennya
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
Berita Terkini
Jelang Pelimpahan Don...
Jelang Pelimpahan Don Ritto, Penyidik Polri Bawa Boks ke Kejagung
TNI AD Bentuk Tim Investigasi...
TNI AD Bentuk Tim Investigasi Usut Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
1 Prajurit Tewas dan...
1 Prajurit Tewas dan 6 Orang Terluka Akibat Ledakan Gudang Amunisi TNI AD di Madiun
Refly Harun Optimistis...
Refly Harun Optimistis Hakim Kabulkan Praperadilan Roy Suryo Jilid II
Tok! SK PPP Jabar Sah...
Tok! SK PPP Jabar Sah meski Penggugat Hadirkan Taj Yasin sebagai Saksi Kunci
Ungkap Banyak Kejanggalan,...
Ungkap Banyak Kejanggalan, Munarman Minta KY dan MA Awasi Sidang Banding MNC Asia Vs CMNP
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved