TKBM Pelabuhan Ungkap Platform Digital Dermaga Atasi Masalah Bongkar Muat
Rabu, 15 Juli 2026 - 20:48 WIB
loading...
A
A
A
Nasir mengungkapkan, dari aplikasi ini juga perusahaan bongkar muat dan pengguna jasa dapat mengajukan kebutuhan TKBM secara digital dengan melengkapi informasi pekerjaan, seperti data kapal, jenis muatan, tonase, lokasi, dan jadwal pelaksanaan.
Lihat video: Macet Horor di Tanjung Priok, Gegara Truk Bongkar Muat?
Kemudian, sambung dia, admin koperasi TKBM melakukan verifikasi permintaan, menyusun penugasan tenaga kerja, menunjuk Kepala Regu Kerja (KRK), serta menerbitkan SPK secara digital tanpa proses administrasi yang berbelit.
"Di lapangan, KRK dapat menerima SPK melalui aplikasi, memantau pelaksanaan pekerjaan, mencatat kehadiran tenaga kerja secara digital, hingga menyusun berita acara sebagai dasar penyelesaian administrasi," ungkap dia.
Sementara, jelas Nasir, para TKBM mendapat akses terhadap informasi jadwal kerja, regu penugasan, kapal, lokasi kerja, hingga informasi pengupahan. Sistem juga mendukung absensi digital sehingga proses pencatatan menjadi lebih tertib dan akurat. Transparansi pada setiap tahapan seluruh aktivitas yang tercatat dalam DERMAGA tersimpan dalam satu sistem yang terdokumentasi dengan baik.
"Riwayat pekerjaan dapat ditelusuri dengan mudah, dokumen SPK tersimpan secara digital, perkembangan pekerjaan dapat dipantau oleh pihak terkait, serta laporan operasional dapat disusun lebih cepat dan sistematis," jelas dia.
"Platform ini juga mendukung proses penagihan dan pembayaran secara digital setelah pekerjaan dinyatakan selesai dan berita acara disetujui, sehingga seluruh rangkaian administrasi berjalan lebih sederhana, efisien, dan transparan," imbuh dia.
Manfaat yang diberikan aplikasi Dermaga lewat sistem terintegrasi tersebut yakni, mempercepat proses permintaan dan penugasan tenaga kerja; mengurangi penggunaan dokumen manual melalui SPK digital; memudahkan pemantauan status pekerjaan secara real time; meningkatkan ketertiban absensi dan pencatatan aktivitas lapangan; mempercepat proses penagihan dan pembayaran; dan meningkatkan transparansi informasi pengupahan bagi tenaga kerja.
Lihat video: Macet Horor di Tanjung Priok, Gegara Truk Bongkar Muat?
Kemudian, sambung dia, admin koperasi TKBM melakukan verifikasi permintaan, menyusun penugasan tenaga kerja, menunjuk Kepala Regu Kerja (KRK), serta menerbitkan SPK secara digital tanpa proses administrasi yang berbelit.
"Di lapangan, KRK dapat menerima SPK melalui aplikasi, memantau pelaksanaan pekerjaan, mencatat kehadiran tenaga kerja secara digital, hingga menyusun berita acara sebagai dasar penyelesaian administrasi," ungkap dia.
Sementara, jelas Nasir, para TKBM mendapat akses terhadap informasi jadwal kerja, regu penugasan, kapal, lokasi kerja, hingga informasi pengupahan. Sistem juga mendukung absensi digital sehingga proses pencatatan menjadi lebih tertib dan akurat. Transparansi pada setiap tahapan seluruh aktivitas yang tercatat dalam DERMAGA tersimpan dalam satu sistem yang terdokumentasi dengan baik.
"Riwayat pekerjaan dapat ditelusuri dengan mudah, dokumen SPK tersimpan secara digital, perkembangan pekerjaan dapat dipantau oleh pihak terkait, serta laporan operasional dapat disusun lebih cepat dan sistematis," jelas dia.
"Platform ini juga mendukung proses penagihan dan pembayaran secara digital setelah pekerjaan dinyatakan selesai dan berita acara disetujui, sehingga seluruh rangkaian administrasi berjalan lebih sederhana, efisien, dan transparan," imbuh dia.
Manfaat yang diberikan aplikasi Dermaga lewat sistem terintegrasi tersebut yakni, mempercepat proses permintaan dan penugasan tenaga kerja; mengurangi penggunaan dokumen manual melalui SPK digital; memudahkan pemantauan status pekerjaan secara real time; meningkatkan ketertiban absensi dan pencatatan aktivitas lapangan; mempercepat proses penagihan dan pembayaran; dan meningkatkan transparansi informasi pengupahan bagi tenaga kerja.
Lihat Juga :