Pertemuan Kapolri, Panglima TNI, dan Jaksa Agung Tegaskan Aparat Tetap Solid
Senin, 13 Juli 2026 - 22:37 WIB
loading...
A
A
A
Edi juga mengapresiasi pernyataan Jaksa Agung ST Burhanuddin yang menegaskan dirinya dan Kapolri adalah sahabat, bukan rival, serta memiliki tekad yang sama dalam memerangi kejahatan.
Menurut dia, pernyataan Jaksa Agung tersebut mencerminkan semangat criminal justice system yang menempatkan Polri, Kejaksaan, dan TNI sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan serta menegakkan hukum.
"Kita memahami sinergi Polri, TNI, dan Kejaksaan sangat dibutuhkan karena tiga institusi ini merupakan modal utama dalam menjaga keamanan nasional sekaligus menegakkan supremasi hukum. Masyarakat tentu berharap hubungan yang harmonis ini terus dipertahankan agar proses penegakan hukum berlangsung objektif, transparan, profesional, dan memberikan rasa keadilan," ungkapnya.
Ketua Umum Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia (ADIHGI) itu menambahkan pertemuan tiga pimpinan institusi tersebut sekaligus menghapus berbagai spekulasi liar yang berkembang di tengah masyarakat mengenai adanya hubungan yang kurang harmonis antarlembaga penegak hukum dan aparat keamanan.
"Pertemuan ini menjadi pesan yang sangat kuat bahwa Polri, TNI, dan Kejaksaan sangat solid dalam menjalankan amanah negara. Kita tegaskan bahwa tidak ada ruang bagi ego sektoral. Yang ada adalah komitmen Bersama menjaga keamanan, memperkuat penegakan hukum, dan memberantas korupsi secara profesional demi kepentingan bangsa dan negara," ujarnya.
Menurut dia, pernyataan Jaksa Agung tersebut mencerminkan semangat criminal justice system yang menempatkan Polri, Kejaksaan, dan TNI sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan serta menegakkan hukum.
"Kita memahami sinergi Polri, TNI, dan Kejaksaan sangat dibutuhkan karena tiga institusi ini merupakan modal utama dalam menjaga keamanan nasional sekaligus menegakkan supremasi hukum. Masyarakat tentu berharap hubungan yang harmonis ini terus dipertahankan agar proses penegakan hukum berlangsung objektif, transparan, profesional, dan memberikan rasa keadilan," ungkapnya.
Ketua Umum Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia (ADIHGI) itu menambahkan pertemuan tiga pimpinan institusi tersebut sekaligus menghapus berbagai spekulasi liar yang berkembang di tengah masyarakat mengenai adanya hubungan yang kurang harmonis antarlembaga penegak hukum dan aparat keamanan.
"Pertemuan ini menjadi pesan yang sangat kuat bahwa Polri, TNI, dan Kejaksaan sangat solid dalam menjalankan amanah negara. Kita tegaskan bahwa tidak ada ruang bagi ego sektoral. Yang ada adalah komitmen Bersama menjaga keamanan, memperkuat penegakan hukum, dan memberantas korupsi secara profesional demi kepentingan bangsa dan negara," ujarnya.
(jon)
Lihat Juga :