BEM PTNU: Komitmen Prabowo dalam Kasus Jampidsus Cerminkan Semangat Asta Cita

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:46 WIB
loading...
BEM PTNU: Komitmen Prabowo...
Presidium Nasional BEM PTNU Se-Nusantara, Achmad Bahaur Rifqi mengapresiasi komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memastikan penegakan hukum berjalan secara independen, profesional, transparan, dan bebas dari intervensi. Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAKARTA - Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU ) Se-Nusantara mengapresiasi komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memastikan penegakan hukum berjalan secara independen, profesional, transparan, dan bebas dari intervensi. Termasuk dalam penanganan perkara yang menyeret nama Jampidsus Febrie Adriansyah.

Presidium Nasional BEM PTNU Se-Nusantara, Achmad Baha'ur Rifqi mengatakan, sikap Presiden tersebut mencerminkan implementasi nyata semangat Asta Cita. Khususnya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, berwibawa, dan berintegritas melalui penegakan hukum yang adil serta pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu. Baca juga: Belum Ditahan, di Mana Febrie Adriansyah usai Jadi Tersangka Korupsi?

"Presiden Prabowo telah menunjukkan kepemimpinan yang konsisten dengan semangat Asta Cita. Beliau memberikan ruang kepada aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional tanpa intervensi. Ini merupakan bukti bahwa komitmen pemberantasan korupsi tidak berhenti pada slogan, tetapi diwujudkan melalui keberanian menegakkan hukum secara objektif dan berkeadilan," katanya, Minggu (12/7/2026).

BEM PTNU mendorong penanganan perkara yang tengah berlangsung harus menjadi pembuktian bahwa supremasi hukum benar-benar ditegakkan. Setiap dugaan tindak pidana, termasuk dugaan korupsi maupun tindak pidana pencucian uang, harus diusut secara profesional berdasarkan alat bukti yang sah serta tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah hingga terdapat putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Menurut BEM PTNU Se-Nusantara, ketegasan Presiden dalam mengawal agenda reformasi hukum merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Oleh karena itu, seluruh aparat penegak hukum harus bekerja secara transparan, akuntabel, dan tidak tunduk pada tekanan dari pihak mana pun.

"Kami meyakini Presiden Prabowo tetap teguh dalam komitmennya memberantas korupsi sebagai salah satu agenda strategis pemerintahan. Karena itu, setiap proses hukum harus dijalankan secara independen, profesional, dan berdasarkan fakta hukum, sehingga mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum," lanjutnya.

BEM PTNU Se-Nusantara juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan tidak menggiring opini yang dapat memengaruhi independensi aparat penegak hukum. Di sisi lain, BEM PTNU mendorong Polri, Kejaksaan, dan seluruh lembaga terkait untuk menunjukkan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas dalam mengusut setiap dugaan tindak pidana, tanpa pandang jabatan maupun kedudukan. Baca juga: Pesan Prabowo untuk Aparat Negara: Benahi Diri, Rakyat Tidak Ingin Ada Korupsi

Sebagai organisasi mahasiswa terbesar di Indonesia, BEM PTNU Se-Nusantara menegaskan komitmennya untuk terus mengawal agenda pemberantasan korupsi dan mendukung setiap langkah pemerintah yang berpihak pada tegaknya supremasi hukum. Juga terwujudnya pemerintahan yang bersih sesuai dengan cita-cita Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

"Penegakan hukum yang adil merupakan fondasi utama menuju Indonesia Maju. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawal proses hukum secara objektif, menjaga persatuan, serta memberikan kepercayaan kepada aparat penegak hukum agar bekerja secara profesional demi kepentingan bangsa dan negara," tandasnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketum DPP Rekat Indonesia...
Ketum DPP Rekat Indonesia Dukung Presiden Prabowo Tindak Tegas Pejabat Korupsi
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Sangkal Mengundurkan Diri
PB PMII Dukung Polri...
PB PMII Dukung Polri Usut Tuntas 3 Kasus Besar KorupsiĀ 
Badko HMI Dukung Polri...
Badko HMI Dukung Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Batu Bara
Soroti Dugaan Suap BEM...
Soroti Dugaan Suap BEM UBK, Didi Mahardhika Minta Gerakan Mahasiswa Jaga Integritas
Deklarasi Kebangsaan,...
Deklarasi Kebangsaan, Gabungan Aliansi BEM Nasional Serukan 5 Tuntutan
UI Tegaskan Kajian BEM...
UI Tegaskan Kajian BEM Psikologi soal LGBT Bukan Sikap Resmi Kampus
Gerakan Solidaritas...
Gerakan Solidaritas BEM UI untuk Bencana Aceh
Ketika Uang Negara Rp35.914...
Ketika Uang Negara Rp35.914 Triliun Lenyap Dikorupsi sejak 2003
Rekomendasi
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Jerman 2026, Alex Kecelakaan di Tikungan 13
Berita Terkini
Mahfud MD Soroti Pengalihan...
Mahfud MD Soroti Pengalihan Penyidikan Febrie Adriansyah ke Kejaksaan: Banyak yang Terkecoh
Febrie Adriansyah Dicegah...
Febrie Adriansyah Dicegah ke Luar Negeri
Baleg DPR Sangkal Kabar...
Baleg DPR Sangkal Kabar RUU Perampasan Aset Dicoret dari Prolegnas Prioritas 2026
Saatnya Koperasi Naik...
Saatnya Koperasi Naik Kelas
Momen Kapolri dan Jaksa...
Momen Kapolri dan Jaksa Agung Foto Bareng Menko Polkam, Panglima TNI, serta Kepala BIN
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved