Bupati Sukoharjo Etik Suryani Ditangkap KPK, PDIP Dukung Proses Hukum Berkeadilan
Jum'at, 10 Juli 2026 - 16:46 WIB
loading...
Bupati Sukoharjo Etik Suryani tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (10/7/2026) pagi untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Foto/Yuwantoro Winduajie
A
A
A
JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP ) merespons soal kadernya yang juga Bupati Sukoharjo , Etik Suryani, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). PDIP mendukung proses hukum yang dilakukan KPK.
"PDI Perjuangan taat hukum, sehingga mendukung proses hukum yang dilaksanakan APH," kata Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira kepada wartawan, Jumat (10/7/2026).
Namun, kata dia, yang didukung PDIP adalah proses hukum yang berkeadilan. Jangan sampai proses hukum ini memiliki kaitan dengan urusan politik tertentu.
Baca Juga: KPK Tangkap Bupati Sukoharjo Etik Suryani
"PDI Perjuangan mendukung proses hukum yang berkeadilan, tanpa tendensi politisasi hukum dan kriminalisasi terhadap siapa saja yang mengalami kasus-kasus hukum," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, KPK menangkap lima orang dalam OTT yang digelar di wilayah Solo Raya, Jawa Tengah. Salah satu yang diringkus dalam operasi senyap itu adalah Bupati Sukoharjo Etik Suryani.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi operasi tangkap tangan itu. Menurutnya, OTT berlangsung dalam rangka penyelidikan tertutup yang dilakukan KPK.
"Konfirm, bahwa KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup dan terjadi peristiwa tertangkap tangan di wilayah Solo Raya, Jawa Tengah,” ujar Budi kepada wartawan, Jumat (10/7/2026).
Etik Suryani telah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (10/7/2026) pagi untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. KPK menyebut perkara yang sedang ditangani berkaitan dengan dugaan pemerasan. "Adapun perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh bupati kepada para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo," ujar Budi.
"PDI Perjuangan taat hukum, sehingga mendukung proses hukum yang dilaksanakan APH," kata Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira kepada wartawan, Jumat (10/7/2026).
Namun, kata dia, yang didukung PDIP adalah proses hukum yang berkeadilan. Jangan sampai proses hukum ini memiliki kaitan dengan urusan politik tertentu.
Baca Juga: KPK Tangkap Bupati Sukoharjo Etik Suryani
"PDI Perjuangan mendukung proses hukum yang berkeadilan, tanpa tendensi politisasi hukum dan kriminalisasi terhadap siapa saja yang mengalami kasus-kasus hukum," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, KPK menangkap lima orang dalam OTT yang digelar di wilayah Solo Raya, Jawa Tengah. Salah satu yang diringkus dalam operasi senyap itu adalah Bupati Sukoharjo Etik Suryani.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi operasi tangkap tangan itu. Menurutnya, OTT berlangsung dalam rangka penyelidikan tertutup yang dilakukan KPK.
"Konfirm, bahwa KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup dan terjadi peristiwa tertangkap tangan di wilayah Solo Raya, Jawa Tengah,” ujar Budi kepada wartawan, Jumat (10/7/2026).
Etik Suryani telah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (10/7/2026) pagi untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. KPK menyebut perkara yang sedang ditangani berkaitan dengan dugaan pemerasan. "Adapun perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh bupati kepada para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo," ujar Budi.
(zik)
Lihat Juga :