Siaga Kemarau, Pemkot Semarang Perkuat Keamanan TPA Jatibarang

Jum'at, 10 Juli 2026 - 13:25 WIB
loading...
Siaga Kemarau, Pemkot...
Foto: Doc. Istimewa
A A A
SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang seiring datangnya musim kemarau yang diprediksi berlangsung lebih panjang pada tahun ini.

Melalui sistem pengamanan berlapis yang melibatkan lintas perangkat daerah, Pemkot Semarang memastikan upaya pencegahan dilakukan sejak dini agar operasional pelayanan persampahan tetap berjalan aman dan masyarakat terlindungi.

Komitmen tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah Kota Semarang Handi Priyanto saat memimpin Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Kebakaran TPA Jatibarang, Kamis (9/7).

Menurutnya, Pemerintah Kota Semarang terus mengedepankan pendekatan mitigasi sebagai bagian dari tata kelola penanggulangan bencana yang adaptif terhadap perubahan iklim.

"Kita tidak boleh menunggu api muncul baru bergerak. Pencegahan harus menjadi prioritas. Pengalaman kebakaran di TPA Jatibarang menjadi pelajaran bahwa mitigasi jauh lebih penting daripada pemadaman. Karena itu seluruh perangkat daerah harus bekerja secara terpadu agar potensi kebakaran bisa dicegah sejak awal," tegas Handi.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, Pemkot Semarang membentuk Satgas Terpadu yang melibatkan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, Satpol PP, Dinas Kesehatan, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta mendapat dukungan TNI dan Polri.

Satgas ini bertugas melakukan patroli rutin, memetakan titik-titik rawan, memastikan kesiapan personel dan peralatan, hingga mempercepat respons apabila ditemukan potensi kebakaran.

Selain itu, langkah preventif juga diperkuat melalui pendinginan berkala di area-area rawan menggunakan armada Dinas Pemadam Kebakaran. Posko siaga dan layanan on call dari unit pemadam terdekat turut disiapkan agar penanganan dapat dilakukan secara cepat apabila terjadi kondisi darurat.

Pemkot Semarang juga memperketat pengawasan terhadap aktivitas di kawasan TPA. Seluruh petugas, pemulung, maupun pihak yang beraktivitas di area TPA dilarang membawa rokok, korek api, ataupun melakukan pembakaran terbuka sebagai upaya menghilangkan sumber-sumber pemicu kebakaran.

"Faktor manusia masih menjadi salah satu penyebab utama kebakaran. Karena itu pengawasan harus diperketat. Tidak boleh ada toleransi terhadap potensi yang dapat memicu api di kawasan TPA," ujar Handi.

Ia menegaskan bahwa menjaga keamanan TPA Jatibarang merupakan tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah, bukan hanya Dinas Lingkungan Hidup. Sinergi lintas sektor menjadi kunci agar sistem pengawasan berjalan setiap hari secara konsisten.

"Pengamanan TPA merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kolaborasi seluruh OPD, kita ingin memastikan pengawasan berlangsung secara berkelanjutan sehingga pelayanan persampahan kepada masyarakat tetap terjaga," katanya.

Berdasarkan prakiraan BMKG, musim kemarau 2026 diperkirakan berlangsung hingga periode Juli–Oktober dengan meningkatnya risiko kebakaran. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Semarang mengingat TPA Jatibarang memiliki tingkat kerawanan tinggi akibat akumulasi gas metana dari timbunan sampah.

Penguatan sistem pengamanan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam membangun kota yang tangguh terhadap bencana dan perubahan iklim.

Melalui langkah mitigasi yang cepat, terintegrasi, dan berkelanjutan, Pemkot Semarang berupaya menjaga keberlangsungan layanan pengelolaan sampah sekaligus memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat dan lingkungan.
(unt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Semarang Raih Predikat...
Semarang Raih Predikat Kota Transformer Nasional Berkat Kepemimpinan Wali Kota Agustina
Sejarawan dan Akademisi...
Sejarawan dan Akademisi Apresiasi Kepemimpinan Wali Kota Agustina Selamatkan Artefak dan Arsip Kemaritiman
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
KPK Sita Rumah Bupati...
KPK Sita Rumah Bupati Pekalongan Fadia Arafiq di Semarang
KPK Ungkap Alasan Periksa...
KPK Ungkap Alasan Periksa Mantan Menhub Budi Karya di Semarang
Pemudik Diimbau Waspadai...
Pemudik Diimbau Waspadai Jalur Tol Fungsional Semarang-Yogyakarta
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Road To Kilau Raya Kota...
Road To Kilau Raya Kota Semarang : Siap Hadirkan Pesta Rakyat Spektakuler di Lapangan Pancasila Simpang Lima
SMAN 4 Semarang Juara...
SMAN 4 Semarang Juara Umum Festival Internasional di Thailand
Rekomendasi
Hadirkan Tokenized Stocks,...
Hadirkan Tokenized Stocks, Tokocrypto Perluas Akses ke Pasar Saham Global
Erdogan Beri Hadiah...
Erdogan Beri Hadiah Pistol dengan Peluru Aktif kepada Para Pemimpin NATO, Ini Maksudnya
Menutup Kesenjangan...
Menutup Kesenjangan Komunikasi Talenta Indonesia untuk Genjot Kinerja Bisnis di Era AI
Berita Terkini
Prosesi Militer Iringi...
Prosesi Militer Iringi Pemakaman Rachmat Gobel di TMP Kalibata
Prabowo Ingatkan Polri,...
Prabowo Ingatkan Polri, TNI hingga Jaksa: Sepatu, Bintang, dan Topimu dari Rakyat!
Meraih Hak Pemajakan...
Meraih Hak Pemajakan Indonesia melalui Implementasi PPh Digital Asing yang Sederhana
Tok! Bos Blueray John...
Tok! Bos Blueray John Field Divonis 2 Tahun Penjara Dalam Kasus Suap Bea Cukai
Melayat ke Rumah Duka,...
Melayat ke Rumah Duka, Jokowi Kenang Rachmat Gobel sebagai Pribadi yang Baik dan Pekerja Keras
Harlah ke-28, PKB Canangkan...
Harlah ke-28, PKB Canangkan Gerakan Tanam Sejuta Pohon Nasional
Infografis
Pesawat Airbus A400M...
Pesawat Airbus A400M Mendarat di Lanud Halim, Perkuat Armada Tempur TNI AU
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved