Dukung Penambahan Jumlah Polhut, Sahroni: Bukti Komitmen Pemerintah atas Perlindungan Hutan
Rabu, 08 Juli 2026 - 16:39 WIB
loading...
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. Foto/Dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mendukung penambahan jumlah personel polisi kehutanan atau polhut. Menurut politikus NasDem ini, penguatan polhut tersebut menjadi bukti komitmen negara menjaga lingkungan.
“Saya mendukung penuh penambahan personel ini, dan ini membuktikan komitmen kuat pemerintah dalam menjaga kelestarian hutan," ujar Sahroni dalam keterangannya, Rabu (8/7/2026).
Dia mengatakan, salah satu poin paling krusial dalam isu lingkungan adalah penegakan hukum. "Di mana para pelaku pembalakan liar, pembakaran hutan, hingga pelaku pemasangan jerat untuk satwa dilindungi bisa berbuat seenaknya di dalam hutan. Dengan penambahan personel ini, kita harapkan berbagai aksi jahat tadi bisa diberantas,” katanya.
Baca juga: Legislator PKB Dukung Danantara Bongkar Dugaan Fraud Bertahun-tahun di Pos Indonesia
Lebih lanjut, Sahroni juga mendorong Kementerian Kehutanan bekerja sama dengan Polri dalam memberi pelatihan dan pembekalan kepada para polhut. “Saya juga mendorong Kemenhut melibatkan Polri dalam proses pelatihan, pembinaan, dan penguatan kapasitas personel Polhut. Hal ini karena pengalaman Polri dalam penegakan hukum tentu akan menjadi bekal yang sangat penting bagi para personel di lapangan," ungkapnya.
"Dengan sinergi yang kuat antara Kemenhut, Polri, dan para pihak terkait, saya yakin penanganan kejahatan lingkungan akan jauh lebih efektif. Hutan ini bekal untuk masa depan anak-anak kita, jadi perlindungannya pun harus maksimal,” pungkas Sahroni.
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto bakal menambah personel polhut menjadi 70.000 personel, secara bertahap. Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo mengungkapkan bahwa kebijakan penambahan jumlah polhut adalah bagian dari komitmen Presiden Prabowo Subianto menjaga hutan Indonesia sebagai aset strategis nasional. Untuk itu Kementerian Kehutanan saat ini sedang melakukan rekrutmen polisi kehutanan secara bertahap.
“Saya mendukung penuh penambahan personel ini, dan ini membuktikan komitmen kuat pemerintah dalam menjaga kelestarian hutan," ujar Sahroni dalam keterangannya, Rabu (8/7/2026).
Dia mengatakan, salah satu poin paling krusial dalam isu lingkungan adalah penegakan hukum. "Di mana para pelaku pembalakan liar, pembakaran hutan, hingga pelaku pemasangan jerat untuk satwa dilindungi bisa berbuat seenaknya di dalam hutan. Dengan penambahan personel ini, kita harapkan berbagai aksi jahat tadi bisa diberantas,” katanya.
Baca juga: Legislator PKB Dukung Danantara Bongkar Dugaan Fraud Bertahun-tahun di Pos Indonesia
Lebih lanjut, Sahroni juga mendorong Kementerian Kehutanan bekerja sama dengan Polri dalam memberi pelatihan dan pembekalan kepada para polhut. “Saya juga mendorong Kemenhut melibatkan Polri dalam proses pelatihan, pembinaan, dan penguatan kapasitas personel Polhut. Hal ini karena pengalaman Polri dalam penegakan hukum tentu akan menjadi bekal yang sangat penting bagi para personel di lapangan," ungkapnya.
"Dengan sinergi yang kuat antara Kemenhut, Polri, dan para pihak terkait, saya yakin penanganan kejahatan lingkungan akan jauh lebih efektif. Hutan ini bekal untuk masa depan anak-anak kita, jadi perlindungannya pun harus maksimal,” pungkas Sahroni.
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto bakal menambah personel polhut menjadi 70.000 personel, secara bertahap. Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo mengungkapkan bahwa kebijakan penambahan jumlah polhut adalah bagian dari komitmen Presiden Prabowo Subianto menjaga hutan Indonesia sebagai aset strategis nasional. Untuk itu Kementerian Kehutanan saat ini sedang melakukan rekrutmen polisi kehutanan secara bertahap.
(rca)
Lihat Juga :