Presiden Prabowo Sambut Kedatangan PM India Narendra Modi di Lanud Halim Perdanakusuma

Senin, 06 Juli 2026 - 20:10 WIB
loading...
Presiden Prabowo Sambut...
Presiden Prabowo Subianto menyambut kedatangan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyambut kedatangan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin (6/7/2026).

Dari pantauan di lokasi, Presiden Prabowo menunggu PM Modi langsung di bawah tangga garbarata. Selanjutnya, keduanya saling berjabat tangan erat dan berjalan bersama. Keduanya pun tampak menikmati tarian None Kemayoran sebelum PM Modi memasuki mobil kepresidenan.

Sebelumnya, Presiden Prabowo terlebih dulu mengantar kepulangan PM Singapura Lawrence Wong di tempat yang sama. Diketahui, Presiden Prabowo dan PM Wong telah melakukan pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta.

Selain itu tampak, Menko Polkam Djamhari Chaniago, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang juga turut mendampingi Presiden Prabowo.

Baca juga: Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas

Diketahui, Modi melakukan kunjungan ke Indonesia pada 6—8 Juli 2026. Modi diagendakan akan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (7/6/2026).

“Atas undangan Presiden Prabowo, Perdana Menteri Narendra Modi akan berada di Indonesia selama dua malam. Kunjungan ini akan mencakup Jakarta dan Yogyakarta,” ungkap Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty.

Lihat video: Prabowo-Narendra Modi Sepakat Perkuat 5 MoU Strategis


Chakravorty mengatakan pertemuan Modi dengan Prabowo akan membahas berbagai isu strategis, baik hubungan bilateral maupun perkembangan regional dan global. Selain itu, kedua kepala negara akan membahas sejumlah kerja sama yang diproyeksikan akan menghasilkan sejumlah nota kesepahaman (MoU) di berbagai sektor strategis.

“Di antara MoU yang sedang dipersiapkan, akan ada kerja sama di bidang kesehatan, antariksa, ilmu pengetahuan dan teknologi, farmasi, ketahanan pangan, pendidikan, serta hilirisasi. Sebagian masih dalam proses, sebagian akan selesai tepat waktu, dan sebagian mungkin membutuhkan waktu lebih lama. Namun, kunjungan ini tetap akan menghasilkan berbagai capaian,” ucapnya.

Chakravorty mengatakan kerja sama kedua negara akan difokuskan pada lima pilar utama, yakni pertahanan dan keamanan, perdagangan serta investasi, ketahanan pangan dan energi, pengembangan hilirisasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kesehatan dan pendidikan. “Kunjungan ini akan semakin mempererat hubungan India dan Indonesia melalui lima pilar kerja sama yang telah kami siapkan,” ujarnya.

Menurut Chakravorty, India dan Indonesia memiliki kepentingan bersama sebagai negara maritim di kawasan Indo-Pasifik. Karena itu, isu pertahanan dan keamanan maritim akan menjadi salah satu agenda penting dalam pertemuan Modi dan Prabowo. “Kami merupakan negara perdagangan besar. Kami juga berbagi ruang maritim yang sama sebagai negara tetangga maritim,” paparnya.

Chakravorty menjelaskan Modi dijadwalkan tiba di Indonesia pada Senin, 6 Juli 2026, malam. Keesokan harinya, pada Selasa, 7 Juli 2026, Modi akan menggelar pertemuan bilateral dengan Prabowo di Istana dilanjutkan dengan jamuan kenegaraan.

Pada malam harinya, Modi dijadwalkan menghadiri acara bersama komunitas India di Indonesia. Selain bertemu Prabowo, Modi juga dijadwalkan menyampaikan pidato di hadapan parlemen Indonesia untuk memaparkan pandangannya mengenai kawasan, dunia, serta masa depan hubungan India dan Indonesia.

Sehari berikutnya, Rabu, 8 Juli 2026, Modi direncanakan melanjutkan kunjungan ke Yogyakarta untuk berkunjung ke Candi Prambanan. Selanjutnya, Modi akan bertolak ke Australia dan Selandia Baru sebagai bagian dari rangkaian lawatan kenegaraan ke kawasan Indo-Pasifik.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Prabowo ke...
Presiden Prabowo ke PM Wong: Hubungan Indonesia-Singapura Harus Langgeng
Prabowo dan PM Wong...
Prabowo dan PM Wong Sepakati 26 Kerja Sama, Pertahanan hingga Keselamatan Nuklir
Prabowo: Indonesia-Singapura...
Prabowo: Indonesia-Singapura Sepakat Jaga Keamanan Selat Malaka
Prabowo ke PM Singapura:...
Prabowo ke PM Singapura: Kalau Ada Salah Paham, Kita Selesaikan Terbuka
Prabowo Sambut Jabat...
Prabowo Sambut Jabat Tangan Erat Kedatangan PM Singapura di Istana Merdeka
Prabowo dan PM Singapura...
Prabowo dan PM Singapura Bakal Teken 26 MoU dalam Leaders' Retreat di Istana Merdeka
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
8 Ruas Jalan Bakal Dilalui...
8 Ruas Jalan Bakal Dilalui Rombongan PM Singapura saat Bertemu Presiden Prabowo Hari Ini
Asosiasi Kepala Desa...
Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia di NTB Dukung MBG Diperluas hingga Pelosok
Rekomendasi
Dari Hobi Jadi Cuan!...
Dari Hobi Jadi Cuan! Begini Strategi Rizkyamom Menggaet Klien Pertama di Industri Seni
Ruben Onsu Janji Tak...
Ruben Onsu Janji Tak Batasi Sarwendah Bertemu Anak Jika Menang Gugatan Hak Asuh
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
Berita Terkini
Menlu dan Ketua MPR...
Menlu dan Ketua MPR Akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Iran Ali Khamenei pada 9 Juli
Cak Imin Bangga, Luluk...
Cak Imin Bangga, Luluk Nur Hamidah Resmi Sandang Gelar Doktor Sosiologi UI
Polri Usut Dugaan Korupsi...
Polri Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Pasokan Batu Bara yang Bikin Pemadaman Listrik Bergilir
Presiden Prabowo Sambut...
Presiden Prabowo Sambut Kedatangan PM India Narendra Modi di Lanud Halim Perdanakusuma
Banggar Ungkap Anggaran...
Banggar Ungkap Anggaran MBG Turun pada RAPBN 2027, Jadi Rp174 Triliun
Prabowo dan PM Wong...
Prabowo dan PM Wong Sepakati 26 Kerja Sama, Pertahanan hingga Keselamatan Nuklir
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved