1 Abad Kelahiran Rahmi Hatta Momen Refleksi Nilai Keteladanan bagi Generasi Muda
Kamis, 02 Juli 2026 - 19:36 WIB
loading...
Yayasan Meutia Hatta menggelar Afternoon Tea Talkshow bertajuk Sebuah Legacy dalam rangka memperingati 100 tahun kelahiran Rahmi Hatta (1926–2026) yang di Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, Senin, 1 Juli 2026.
A
A
A
JAKARTA - Satu abad kelahiran Rahmi Hatta, istri Proklamator sekaligus Wakil Presiden (Wapres) ke-1 Indonesia, Mohammad Hatta jadi momentum refleksi nilai-nilai keteladanan yang diwariskan kepada bangsa dan generasi muda. Rahmi Hatta merupakan sosok perempuan Indonesia yang memberikan kontribusi besar melalui keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.
Hal itu mengemuka dalam Afternoon Tea Talkshow bertajuk Sebuah Legacy dalam rangka memperingati 100 tahun kelahiran Rahmi Hatta (1926–2026) yang diselenggarakan Yayasan Meutia Hatta di Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, Senin, 1 Juli 2026.
Kegiatan itu menjadi ruang refleksi atas perjalanan hidup dan warisan nilai-nilai Rahmi Hatta. "Peringatan satu abad kelahiran Ibu Rahmi Hatta bukan sekadar mengenang perjalanan hidup seorang tokoh, tetapi juga menjadi momentum untuk merefleksikan nilai-nilai luhur yang diwariskan kepada bangsa Indonesia," ujar Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi dikutip Selasa (2/7/2026).
Baca juga: Riwayat Pendidikan Mohammad Hatta, Wakil Presiden Pertama RI yang Pernah Kuliah di Belanda
Menurut Arifatul, peringatan satu abad kelahiran Rahmi Hatta bukan sekadar mengenang perjalanan hidup seorang tokoh. Sekaligus menjadi momentum untuk merefleksikan nilai-nilai luhur yang diwariskannya kepada bangsa. Arifatul menilai, sebagai pendamping Mohammad Hatta, Rahmi menunjukkan perempuan memiliki peran strategis dalam mendukung kemajuan bangsa melalui kebijaksanaan, integritas, dan pengabdian.
Arifatul menerangkan, warisan terbesar Rahmi Hatta bukan hanya catatan sejarah, melainkan nilai-nilai yang tetap relevan hingga kini, seperti integritas, kesederhanaan, semangat belajar sepanjang hayat, penghormatan terhadap martabat manusia, serta kepedulian terhadap sesama.
Nilai itu sejalan dengan arah pembangunan nasional yang tertuang dalam Asta Cita Presiden dan Wapres RI RI, terutama dalam membangun sumber daya manusia unggul, memperkuat kualitas keluarga, memberdayakan perempuan, melindungi anak, serta mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
Lihat video: Kirab Pengembalian Bendera Merah Putih dan Teks Proklamasi disambut Antusias Warga di Kawasan Monas
"Keberhasilan pembangunan nasional tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari sejauh mana pembangunan mampu menghadirkan keadilan bagi seluruh rakyat, termasuk perempuan dan anak," katanya.
Ketua Yayasan Meutia Hatta, Meutia Hatta Swasono menambahkan, peringatan 100 tahun Rahmi Hatta bertujuan menghidupkan kembali nilai-nilai kesederhanaan, keteguhan, dan pengabdian yang diwariskan kepada generasi penerus. Lalu, pentingnya nilai-nilai yang diwariskan Rahmi Hatta, termasuk semangat kebersamaan yang tercermin dalam pemikiran Bung Hatta mengenai koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional.
Menurutnya, Rahmi Hatta selalu mendukung perjuangan dan gagasan Bung Hatta yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila, khususnya semangat gotong royong, kebersamaan, dan keadilan sosial yang menjadi fondasi koperasi di Indonesia. "Kita ingin generasi muda mengenal Rahmi Hatta bukan hanya sebagai istri Bung Hatta, tetapi sebagai perempuan Indonesia yang memiliki keteladanan, integritas, dan dedikasi bagi keluarga maupun bangsa," kata Meutia.
Ketua Pelaksana, Fajrin Saadi menambahkan, selain talkshow, kegiatan juga menghadirkan Fashion Show Legacy of Rahmi Hatta yang menampilkan koleksi busana terinspirasi dari gaya berpakaian Rahmi Hatta. Puncaknya, gelaran kegiatan dalam rangka memperingati 100 tahun kelahiran Rahmi Hatta (1926–2026) itu ajan digelar di Tennis Indoor Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta pada 5 September 2026.
"Selain kemeriahan 1 Abad Ibu Rahmi Hatta, juga akan dimeriahkan dengan gelaran Nikahan Massal, Bazzar UMKM Produk halal yang bekerjasama dengan beberapa kementerian, hingga donor darah. Acara puncak juga akan melibatkan ribuan orang undangan, baik tokoh wanita nasional hingga selebritas Indonesia," kata Fajrin.
Hal itu mengemuka dalam Afternoon Tea Talkshow bertajuk Sebuah Legacy dalam rangka memperingati 100 tahun kelahiran Rahmi Hatta (1926–2026) yang diselenggarakan Yayasan Meutia Hatta di Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, Senin, 1 Juli 2026.
Kegiatan itu menjadi ruang refleksi atas perjalanan hidup dan warisan nilai-nilai Rahmi Hatta. "Peringatan satu abad kelahiran Ibu Rahmi Hatta bukan sekadar mengenang perjalanan hidup seorang tokoh, tetapi juga menjadi momentum untuk merefleksikan nilai-nilai luhur yang diwariskan kepada bangsa Indonesia," ujar Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi dikutip Selasa (2/7/2026).
Baca juga: Riwayat Pendidikan Mohammad Hatta, Wakil Presiden Pertama RI yang Pernah Kuliah di Belanda
Menurut Arifatul, peringatan satu abad kelahiran Rahmi Hatta bukan sekadar mengenang perjalanan hidup seorang tokoh. Sekaligus menjadi momentum untuk merefleksikan nilai-nilai luhur yang diwariskannya kepada bangsa. Arifatul menilai, sebagai pendamping Mohammad Hatta, Rahmi menunjukkan perempuan memiliki peran strategis dalam mendukung kemajuan bangsa melalui kebijaksanaan, integritas, dan pengabdian.
Arifatul menerangkan, warisan terbesar Rahmi Hatta bukan hanya catatan sejarah, melainkan nilai-nilai yang tetap relevan hingga kini, seperti integritas, kesederhanaan, semangat belajar sepanjang hayat, penghormatan terhadap martabat manusia, serta kepedulian terhadap sesama.
Nilai itu sejalan dengan arah pembangunan nasional yang tertuang dalam Asta Cita Presiden dan Wapres RI RI, terutama dalam membangun sumber daya manusia unggul, memperkuat kualitas keluarga, memberdayakan perempuan, melindungi anak, serta mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
Lihat video: Kirab Pengembalian Bendera Merah Putih dan Teks Proklamasi disambut Antusias Warga di Kawasan Monas
"Keberhasilan pembangunan nasional tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari sejauh mana pembangunan mampu menghadirkan keadilan bagi seluruh rakyat, termasuk perempuan dan anak," katanya.
Ketua Yayasan Meutia Hatta, Meutia Hatta Swasono menambahkan, peringatan 100 tahun Rahmi Hatta bertujuan menghidupkan kembali nilai-nilai kesederhanaan, keteguhan, dan pengabdian yang diwariskan kepada generasi penerus. Lalu, pentingnya nilai-nilai yang diwariskan Rahmi Hatta, termasuk semangat kebersamaan yang tercermin dalam pemikiran Bung Hatta mengenai koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional.
Menurutnya, Rahmi Hatta selalu mendukung perjuangan dan gagasan Bung Hatta yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila, khususnya semangat gotong royong, kebersamaan, dan keadilan sosial yang menjadi fondasi koperasi di Indonesia. "Kita ingin generasi muda mengenal Rahmi Hatta bukan hanya sebagai istri Bung Hatta, tetapi sebagai perempuan Indonesia yang memiliki keteladanan, integritas, dan dedikasi bagi keluarga maupun bangsa," kata Meutia.
Ketua Pelaksana, Fajrin Saadi menambahkan, selain talkshow, kegiatan juga menghadirkan Fashion Show Legacy of Rahmi Hatta yang menampilkan koleksi busana terinspirasi dari gaya berpakaian Rahmi Hatta. Puncaknya, gelaran kegiatan dalam rangka memperingati 100 tahun kelahiran Rahmi Hatta (1926–2026) itu ajan digelar di Tennis Indoor Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta pada 5 September 2026.
"Selain kemeriahan 1 Abad Ibu Rahmi Hatta, juga akan dimeriahkan dengan gelaran Nikahan Massal, Bazzar UMKM Produk halal yang bekerjasama dengan beberapa kementerian, hingga donor darah. Acara puncak juga akan melibatkan ribuan orang undangan, baik tokoh wanita nasional hingga selebritas Indonesia," kata Fajrin.
(cip)
Lihat Juga :