Jumhur Hidayat Sampaikan Salam Hangat Presiden Prabowo ke Raja Charles
Jum'at, 26 Juni 2026 - 22:24 WIB
loading...
A
A
A
Pengalaman langsung itu menunjukkan bahwa Raja Charles bukan hanya berbicara tentang lingkungan, tetapi benar-benar terjun untuk memahami tantangan nyata yang dihadapi negara-negara tropis seperti Indonesia.
Kehadiran Menteri Jumhur di acara ini bukan kebetulan. Dia adalah salah satu dari sedikit menteri lingkungan hidup di dunia yang diundang khusus untuk menghadiri Super-pollutant High-level Reception—acara eksklusif yang mempertemukan para pemimpin dunia, tokoh lingkungan global, dan pembuat kebijakan iklim terkemuka.
Dalam acara tersebut, Menteri Jumhur berdialog tentang berbagai penyebab super polutan atau pencemar utama, di antaranya emisi gas metana dan karbon hitam dari energi fosil. Peserta lainnya termasuk Menteri Lingkungan Hidup Inggris Mary Creagh, Menteri Energi dan Iklim Inggris Ed Miliband, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres, dan berbagai tokoh penting lainnya dari berbagai negara.
Pertemuan ini menunjukkan bahwa Indonesia diperhitungkan di panggung dunia dalam isu lingkungan hidup. Presiden Prabowo dan timnya, termasuk Menteri Jumhur, tidak hanya berbicara tentang komitmen iklim, tetapi benar-benar mengambil tindakan nyata untuk melindungi hutan, laut, dan keanekaragaman hayati kita.
Setiap keputusan yang diambil pemerintah dalam menjaga lingkungan adalah investasi untuk masa depan anak cucu kita. Bumi yang sehat adalah bumi yang bisa memberikan kehidupan yang layak bagi semua orang.
Menteri Jumhur: Diundang Khusus untuk Bicara Iklim
Kehadiran Menteri Jumhur di acara ini bukan kebetulan. Dia adalah salah satu dari sedikit menteri lingkungan hidup di dunia yang diundang khusus untuk menghadiri Super-pollutant High-level Reception—acara eksklusif yang mempertemukan para pemimpin dunia, tokoh lingkungan global, dan pembuat kebijakan iklim terkemuka.
Dalam acara tersebut, Menteri Jumhur berdialog tentang berbagai penyebab super polutan atau pencemar utama, di antaranya emisi gas metana dan karbon hitam dari energi fosil. Peserta lainnya termasuk Menteri Lingkungan Hidup Inggris Mary Creagh, Menteri Energi dan Iklim Inggris Ed Miliband, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres, dan berbagai tokoh penting lainnya dari berbagai negara.
Pesan untuk Rakyat Indonesia
Pertemuan ini menunjukkan bahwa Indonesia diperhitungkan di panggung dunia dalam isu lingkungan hidup. Presiden Prabowo dan timnya, termasuk Menteri Jumhur, tidak hanya berbicara tentang komitmen iklim, tetapi benar-benar mengambil tindakan nyata untuk melindungi hutan, laut, dan keanekaragaman hayati kita.
Setiap keputusan yang diambil pemerintah dalam menjaga lingkungan adalah investasi untuk masa depan anak cucu kita. Bumi yang sehat adalah bumi yang bisa memberikan kehidupan yang layak bagi semua orang.
(rca)
Lihat Juga :