Pengembangan Sektor Maritim di Indonesia Butuh Data yang Komprehensif

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:00 WIB
loading...
Pengembangan Sektor...
Sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau, Indonesia memiliki kebutuhan yang sangat besar terhadap ketersediaan data maritim yang komprehensif. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Di sektor maritim, salah satu jenis data yang kini semakin strategis adalah data Automatic Identification System (AIS). Data AIS telah berkembang menjadi sumber informasi penting yang mampu memberikan gambaran menyeluruh mengenai aktivitas pelayaran, pola perdagangan, pergerakan logistik, hingga dinamika berbagai aktivitas di suatu wilayah.

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki lebih dari 17.000 pulau serta menjadi jalur pelayaran penting global, Indonesia memiliki kebutuhan yang sangat besar terhadap ketersediaan data maritim yang komprehensif. Aktivitas pelayaran yang terus meningkat hingga kebutuhan pengawasan wilayah laut menjadikan data maritim sebagai salah satu elemen penting dalam mendukung pembangunan nasional.

Menjawab kebutuhan tersebut, PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) menghadirkan layanan AIS Data, yaitu layanan sistem digital berbasis satelit yang berisikan koleksi data aktivitas kapal yang memungkinkan pelanggan memperoleh visibilitas yang lebih luas terhadap aktivitas kapal di berbagai wilayah perairan. Untuk menambah dan mendukung koleksi data AIS, Telkomsat telah menempatkan stasiun AIS terestrial di lokasi base Telkomsat tepi pantai.

Dengan dukungan teknologi satelit dan kemampuan pengolahan data yang terus berkembang, layanan ini mampu menyediakan informasi mengenai posisi kapal, identitas kapal, rute pelayaran, histori perjalanan, aktivitas pelabuhan, hingga berbagai parameter lain yang dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan pelanggan.

Direktur Pengembangan Telkomsat Anggoro Kurnianto Widiawan mengatakan, di era digital saat ini, data telah menjadi salah satu aset strategis pada sektor maritim, sehingga kemampuan untuk memperoleh dan mengelola data secara efektif akan menjadi faktor pembeda dalam meningkatkan daya saing berbagai sektor.

Menurut Anggoro, data maritim saat ini telah berkembang menjadi strategic asset yang memiliki nilai sangat penting. Tidak hanya memberikan informasi mengenai posisi kapal, tetapi juga mampu menghasilkan insight yang mendukung efisiensi operasional, optimalisasi rantai pasok, pengelolaan risiko, hingga pengembangan sejumlah peluang baru.

“Jadi kebutuhan terhadap data maritim yang akurat dan real-time akan terus meningkat seiring dengan perkembangan industri,” ujar Anggoro dalam keterangannya dikutip Selasa (23/6/2026).

Lebih lanjut, Anggoro menjelaskan bahwa perkembangan teknologi satelit telah membuka kemampuan yang semakin besar untuk menghadirkan pemantauan aktivitas maritim secara lebih luas dan berkelanjutan. Dengan cakupan yang mampu menjangkau wilayah laut yang sangat luas, teknologi satelit memungkinkan pengumpulan data yang lebih komprehensif sehingga masyarakat dapat memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai aktivitas kapal dan kondisi operasional di lapangan.

Kebutuhan para pemangku kepentingan saat ini tidak hanya berhenti pada konektivitas, tetapi juga data dapat diolah menjadi informasi yang bernilai dan mendukung pengambilan keputusan. Karena itu Telkomsat terus memperkuat kapabilitas di bidang data dan analytics untuk menghadirkan solusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Melalui layanan AIS Data, kami ingin membantu pelanggan memperoleh visibilitas yang lebih baik terhadap aktivitas maritim sehingga dapat meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan daya saing bisnis mereka,” tambahnya.

Layanan AIS Data Telkomsat dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pemantauan armada kapal secara real-time, analisis pola pelayaran, monitoring aktivitas pelabuhan, pengawasan wilayah perairan, hingga penyediaan data pendukung bagi kegiatan riset dan pengembangan. Kemampuan tersebut menjadikan layanan AIS Data sebagai salah satu komponen penting dalam mendukung digitalisasi industri maritim yang semakin membutuhkan kecepatan, ketepatan, dan transparansi informasi.

“Pengembangan layanan AIS Data menjadi salah satu langkah strategis dalam memperluas pemanfaatan teknologi satelit tidak hanya sebagai sarana konektivitas, tetapi juga sebagai enabler bagi pengembangan layanan berbasis data yang mampu menciptakan nilai tambah di berbagai sektor,” tandas Anggoro.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ratifikasi Konvensi...
Ratifikasi Konvensi ILO 188, Perlindungan Pekerja Laut Perlu Diperkuat
Indonesia-Rusia Teken...
Indonesia-Rusia Teken Kerja Sama Sektor Maritim, AHY: Majukan Industri Galangan Kapal
Jelang Peringatan Sumpah...
Jelang Peringatan Sumpah Pemuda, Hasto Ingatkan Pesan Bung Karno
Kolaborasi untuk Pemerataan...
Kolaborasi untuk Pemerataan Digitalisasi Layanan Kesehatan di Seluruh Indonesia
Kebangkitan Maritim...
Kebangkitan Maritim Indonesia, Pengamat: Laut Kini Jadi Poros Peradaban
Capt Hakeng Lulusan...
Capt Hakeng Lulusan Terbaik Universitas Bhayangkara Jaya, Soroti Tumpang Tindih Aturan Maritim
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
Pemkot Bontang Buka...
Pemkot Bontang Buka Karpet Merah Industri Pengalengan Ikan
Tak Lagi Terisolasi,...
Tak Lagi Terisolasi, Community Gateway Telkomsat Bawa Angin Segar Digitalisasi ke Pelosok Negeri
Rekomendasi
Kolombia Pecundangi...
Kolombia Pecundangi RD Kongo, Daniel Munoz Cetak Gol Penentu Kemenangan
Archie dan Lilibet ke...
Archie dan Lilibet ke Inggris, Akankah Bertemu Anak-anak Pangeran William?
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Berita Terkini
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Prabowo Sindir Penolak...
Prabowo Sindir Penolak MBG: Enggak Ada yang Lebih Genting dari Perut Lapar
Kejagung Sebut Kasus...
Kejagung Sebut Kasus Pencurian Sandal Jepit Tak Harus ke Pengadilan, Bisa Diselesaikan lewat RJ
2 Calon Manajer Kopdes...
2 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal saat Latsarmil, TB Hasanuddin Berharap Lakukan Evaluasi Menyeluruh
Legal Standing Belum...
Legal Standing Belum Lengkap, Sidang Perdana Gugatan Bonatua Terhadap KPU-Rektor UGM Ditunda
Jaksa Agung Singgung...
Jaksa Agung Singgung Wacana Peleburan Pidum-Pidsus demi Penanganan Perkara Lebih Efisien
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved