Penembakan Beruntun di Papua, DPR Minta Aparat Segera Investigasi

Selasa, 22 September 2020 - 04:22 WIB
loading...
Penembakan Beruntun...
Anggota Komisi I DPR Yan Permenas Mandenas, FOTO/SINDOnews/Abdul Rochim
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi I DPR Yan Permenas Mandenas meminta aparat Kepolisian bersama dengan TNI untuk segera melakukan investigasi dan mengungkapkan para pelaku terkait rentetan penembakan di Kabupaten Intan Jaya , Papua, yang terjadi dalam satu pekan terakhir.

Politikus dari Daerah Pemilihan (Dapil) Papua ini mengaku sudah menghubungi dan meminta Kepala Staf TNI AD (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa untuk memfasilitasi penyelesaian konflik di Kabupaten Intan Jaya, Papua yang telah menewaskan seorang pendeta, warga sipil, dan anggota TNI itu. ”Saya terus memonitor apa yang terjadi di Kabupaten Intan Jaya dalam sepekan ini,” ungkap Yan Mandenas, Senin (21/9/2020). (Baca juga: Aksi Teror Penembakan OPM di Papua Makin Beringas Jelang Sidang Umum PBB)

Yan Mandenas mengaku sedih melihat konflik yang terjadi di Kabupaten Intan Jaya, Papua. Dalam sepekan ini, mulai dari dua tukang ojek ditembak kelompok kriminal bersenjata pada Senin (14/9/2020). Kemudian pada Kamis (14/9/2020), seorang tukang ojek tewas ditembak, dan beberapa jam kemudian, anggota TNI Serka Sahlan yang kesehariannya bertugas sebagai Babinsa, ditembak hingga tewas. (Baca juga: TNI Tanggung Biaya Pengobatan 2 Korban Penembakan KKB Papua)

Berikutnya pada Sabtu (19/9/2020), seorang anggota TNI gugur yakni Pratu Dwi Akbar Utomo. ”Nah, terakhir tadi malam, saya mendapat kabar seorang hamba Tuhan atau Pendeta bernama Yeremias Zanambani dikabarkan terkena tembakan hingga meninggal dunia. Hanya saya belum bisa mengkonfirmasi siapa pelaku penembakan,” ungkapnya. (Baca juga: Soal Ancaman NTP OPM, Polda Papua Minta Seluruh Maskapai Tenang, Ada TNI-Polri yang Akan Menjaga)

Politikus Partai Gerindra ini berjanji untuk mengawal kasus penembakan terhadap pendeta tersebut sampai tuntas. Karena itu, dia meminta Panglima TNI, KSAD, Pangdam, dan juga Kapolda Papua agar serius mengusut peristiwa ini dengan memerintahkan Bupati Intan Jaya bersama unsur Muspida untuk segera membentuk tim investigasi dan memfasilitasi serta mencari fakta sebab dan akibat kronologi kejadian dalam seminggu ini di Intan Jaya.

”Dengan begini, ada langka-langkah ke depan untuk menyelesaikan masalah konflik dan mendeteksi ancaman gangguan keamanan di daerah tersebut yang mengorbankan masyarakat sipil dan aparat keamanan. Termasuk langkah tegas mengungkap siapa dalang penembakan hamba Tuhan yang terjadi tadi malam,” ujarnya.

Yan Mandenas juga meminta hasil investigasi agar diserahkan ke DPR untuk kemudian menjadi bahan evaluasi bersama unsur pemerintah dan juga Panglima TNI. ”Kami akan mendorong dan menjadwalkan khusus rapat bersama para institusi terkait soal rentetan aksi penembakan di Papua, dan saya akan concern mempertanyakan kejadian yang ada di Intan Jaya. Kami juga akan meminta hasil investigasi awal sebagai bahan masukan bersama,” katanya.
(nbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TNI Habema Bergerak...
TNI Habema Bergerak Lebih Cepat, Ancaman Kelompok Bersenjata di Intan Jaya Dicegah
Perencanaan Matang dan...
Perencanaan Matang dan Value for Money Kunci Keberhasilan Modernisasi Alutsista
Polri Bakal Periksa...
Polri Bakal Periksa Kementerian ESDM Terkait Korupsi Pengadaan Batu Bara PLTU
Kolonel BU Diduga Terlibat...
Kolonel BU Diduga Terlibat Korupsi Tata Kelola MBG, Mabes TNI Koordinasi dengan Kejagung
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi BP2TD Mempawah Dilimpahkan ke Polri, CBA: Percepat Penanganan
Meritokrasi di TNI,...
Meritokrasi di TNI, Kapuspen: Jabatan Tak Ditentukan seperti Urut Kacang Tapi Kompetensi
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
Rantis Brimob Siaga...
Rantis Brimob Siaga di Mabes Polri di Tengah Pengusutan Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
Rekomendasi
Malam Ini, MNCTV Siap...
Malam Ini, MNCTV Siap Menggoyang Warga Klaten dan Sekitarnya di Road To Kilau Raya
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
Masalah Klasik Lagi,...
Masalah Klasik Lagi, Justin Hubner Terancam Absen Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Berita Terkini
Kabar Duka, Juru Bicara...
Kabar Duka, Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Meninggal Dunia
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Hukum dan Ekonomi: Penopang...
Hukum dan Ekonomi: Penopang Keberhasilan Piala Dunia 2026
Pakar: Penetapan Tersangka...
Pakar: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Bukti Profesionalisme Kejagung
Febrie Adriansyah Ditahan,...
Febrie Adriansyah Ditahan, Eks Penyidik KPK: Kejagung Tunjukkan Keseriusan
Anis Matta soal Politik...
Anis Matta soal Politik Luar Negeri Bebas Aktif: Jangan Datang kepada Orang Hanya Waktu Kita Punya Masalah
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved