Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
Selasa, 23 Juni 2026 - 07:43 WIB
loading...
A
A
A
Kartu Nusuk merupakan identitas digital para jemaah haji yang berfungsi memudahkan identifikasi jemaah selama di Tanah Suci, mempermudah akses layanan haji, hingga membantu proses pelacakan dan pendampingan apabila jemaah terpisah dari rombongan selama di Arab Saudi.
Baca juga: 135.872 Jemaah Haji dan Petugas Telah Kembali ke Tanah Air
Selain itu, pemerintah melakukan optimalisasi layanan fast track (Makkah Route) untuk mempercepat proses keimigrasian agar jemaah tidak perlu antre panjang saat tiba di bandara Jeddah dan Madinah. Peningkatan kualitas yang signifikan juga dilakukan pada layanan penginapan, hidangan makanan, hingga armada transportasi.
"Komitmen pemerintah sangat jelas, prioritas pemerintah adalah kenyamanan, ketertiban, dan kebahagiaan para jemaah selama beribadah," kata Qodari.
Kebahagiaan atas kesuksesan ini turut dirasakan langsung melalui cerita dari para jemaah yang telah kembali. Salah satunya Bapak M. Arsad, jemaah lansia berusia 75 tahun dari Jakarta yang telah menanti selama 12 tahun.
Menurutnya, pelayanan tahun ini memberikan pengalaman ibadah yang sangat baik dan berkesan. Arsad sangat bersyukur karena petugas begitu sigap memantau kesehatan jemaah dengan penuh kepedulian, pelayanan berjalan tenang tanpa tergesa-gesa, serta hidangan makanan selalu sehat dan memuaskan.
"Alhamdulillah, satu kehormatan yang tak bisa dibayar," kata Arsad, salah satu jemaah dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Ar-Risalah Jakarta.
Baca juga: 135.872 Jemaah Haji dan Petugas Telah Kembali ke Tanah Air
Selain itu, pemerintah melakukan optimalisasi layanan fast track (Makkah Route) untuk mempercepat proses keimigrasian agar jemaah tidak perlu antre panjang saat tiba di bandara Jeddah dan Madinah. Peningkatan kualitas yang signifikan juga dilakukan pada layanan penginapan, hidangan makanan, hingga armada transportasi.
"Komitmen pemerintah sangat jelas, prioritas pemerintah adalah kenyamanan, ketertiban, dan kebahagiaan para jemaah selama beribadah," kata Qodari.
Kebahagiaan atas kesuksesan ini turut dirasakan langsung melalui cerita dari para jemaah yang telah kembali. Salah satunya Bapak M. Arsad, jemaah lansia berusia 75 tahun dari Jakarta yang telah menanti selama 12 tahun.
Menurutnya, pelayanan tahun ini memberikan pengalaman ibadah yang sangat baik dan berkesan. Arsad sangat bersyukur karena petugas begitu sigap memantau kesehatan jemaah dengan penuh kepedulian, pelayanan berjalan tenang tanpa tergesa-gesa, serta hidangan makanan selalu sehat dan memuaskan.
"Alhamdulillah, satu kehormatan yang tak bisa dibayar," kata Arsad, salah satu jemaah dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Ar-Risalah Jakarta.
Lihat Juga :