Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Minggu, 21 Juni 2026 - 20:04 WIB
loading...
Frans Antoni yang diduga merupakan pengendali keuangan bandar narkoba kelas kakap Fredy Pratama. Foto: Puteranegara
A
A
A
JAKARTA - Polri mengungkap peran penting Frans Antoni selain sebagai pengendali keuangan bandar narkoba kelas kakap Fredy Pratama. Ia memiliki peranan penting dalam jaringan gembong kelas kakap tersebut.
"Ia diketahui memegang peran ganda sebagai pengendali keuangan, pengatur operasional lapangan, sekaligus penghubung jaringan internasional," kata Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir, Minggu (21/6/2026).
Menurut Isir, penangkapan Frans Antoni merupakan hasil kerja sama yang erat antara Polri dengan berbagai pihak, termasuk otoritas terkait di Malaysia dan perwakilan Pemerintah Indonesia di luar negeri.
Baca juga: Polri: Frans Antoni Diduga Otak Cuci Uang Hasil Narkoba Fredy Pratama
“Frans Antoni merupakan salah satu figur penting dalam struktur jaringan Fredy Pratama. Perannya tidak hanya sebagai pelaksana di lapangan, tetapi juga sebagai pengendali keuangan dan penghubung jaringan internasional," ujar Isir.
Isir menekankan, dengan penangkapan ini, Polri bakal terus mengusut tuntas jaringan Fredy Pratama hingga ke akar-akarnya. "Penangkapannya menjadi langkah strategis untuk membongkar secara menyeluruh struktur organisasi dan aliran dana sindikat narkotika internasional tersebut,” ujar Isir.
Diketahui, Frans sendiri ditangkap di Malaysia dan sudah digiring ke Bareskrim Polri untuk dilakukan pemeriksaan. "Terhadap DPO tersebut dipulangkan ke Indonesia pada Jumat, 19 Juni 2026 tiba sore tadi di Bareskrim," kata Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso, Jumat (19/6/2026).
Eko mengungkapkan, pemeriksaan Frans bakal ditekankan soal aliran dana yang diduga hasil dari peredaran narkotika jaringan Fredy Pratama. "Penyidikan akan difokuskan pada pengungkapan seluruh aliran dana dan jaringan pendukung, jadi kami lebih fokus memetakan jaringan dana dari Fredy Pratama ini," ujar Eko.
"Ia diketahui memegang peran ganda sebagai pengendali keuangan, pengatur operasional lapangan, sekaligus penghubung jaringan internasional," kata Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir, Minggu (21/6/2026).
Menurut Isir, penangkapan Frans Antoni merupakan hasil kerja sama yang erat antara Polri dengan berbagai pihak, termasuk otoritas terkait di Malaysia dan perwakilan Pemerintah Indonesia di luar negeri.
Baca juga: Polri: Frans Antoni Diduga Otak Cuci Uang Hasil Narkoba Fredy Pratama
“Frans Antoni merupakan salah satu figur penting dalam struktur jaringan Fredy Pratama. Perannya tidak hanya sebagai pelaksana di lapangan, tetapi juga sebagai pengendali keuangan dan penghubung jaringan internasional," ujar Isir.
Isir menekankan, dengan penangkapan ini, Polri bakal terus mengusut tuntas jaringan Fredy Pratama hingga ke akar-akarnya. "Penangkapannya menjadi langkah strategis untuk membongkar secara menyeluruh struktur organisasi dan aliran dana sindikat narkotika internasional tersebut,” ujar Isir.
Diketahui, Frans sendiri ditangkap di Malaysia dan sudah digiring ke Bareskrim Polri untuk dilakukan pemeriksaan. "Terhadap DPO tersebut dipulangkan ke Indonesia pada Jumat, 19 Juni 2026 tiba sore tadi di Bareskrim," kata Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso, Jumat (19/6/2026).
Eko mengungkapkan, pemeriksaan Frans bakal ditekankan soal aliran dana yang diduga hasil dari peredaran narkotika jaringan Fredy Pratama. "Penyidikan akan difokuskan pada pengungkapan seluruh aliran dana dan jaringan pendukung, jadi kami lebih fokus memetakan jaringan dana dari Fredy Pratama ini," ujar Eko.
(rca)
Lihat Juga :