PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Jum'at, 19 Juni 2026 - 22:54 WIB
loading...
(Ki-Ka) Sekjen PPM Moch Taufik, Brigjen (Purn) Munif Prasojo Zaini dari DPP LVRI, Kepala Bacadnas Letjen TNI Gabriel Lema, Ketua Umum PP PPM Patriani Paramita Mulia, dan Rifiansyah di Jakarta, Kamis (18/6/2026). Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PPM) Patriani Paramita Mulia beserta jajaran dan rombongan diterima dengan baik oleh Kepala Badan Cadangan Nasional (Bacadnas) Letjen TNI Gabriel Lema beserta seluruh pimpinan Bacadnas, Kamis, 18 Juni 2026. Dia memberikan kesempatan kepada Ketum Paramita untuk memberikan paparan tentang PPM dengan visi mensinergikan PPM di bawah tugas dan fungsi Bacadnas.
DPP LVRI sebagai pembina utama yang diwakili Brigjen (Purn) Munif Prasojo Zaini turut hadir mengikuti acara. Ketum Paramita menyampaikan dengan semangat bahwa PPM siap difungsikan dalam setiap sendi ketahanan nasional.
Baca juga: Habib Muhammad Luthfi bin Yahya Doakan Ketum Pemuda Panca Marga di Hari Ultah
“Kami, para anak cucu veteran siap difungsikan secara profesional dan diikutsertakan dalam program-program Bacadnas. Selama ini kami secara mandiri, tanpa digaji tanpa diberikan tanda jasa dan justru dengan dana dan kemampuan sendiri telah memfungsikan diri sebagai bagian dari sistem pertahanan. Banyak kegiatan telah dan terus kami lakukan seperti membangun akses pendidikan, baksos, tanggap bencana, dan kegiatan kaderisasi kebangsaan,” ujar Paramita.
Gabriel menanggapi paparan Ketum Paramita dengan apresiasi sangat positif dan mempersilakan PPM segera melibatkan diri dalam program Bacadnas di antaranya Bela Negara dan Komcad.
“Segera fungsikan dan sinergikan kekuatan PPM di bawah program Bacadnas. Ada berapa anggota yang bisa ikut serta? Siapkah PPM dilibatkan?” katanya.
Pertanyaan ini sontak dijawab serentak oleh sekitar 30 anggota Resimen Yudha Putra yang turut serta dalam rombongan. Tanpa membuang waktu, Kepala Bacadnas langsung mengarahkan agar Ketum Paramita segera berkoordinasi dengan para Kapusvet agar semua usulan dan program segera direalisasikan.
Paramita menjelaskan tentang peran PPM sebagai komponen pendukung sistem pertahanan Indonesia sejak era 1980-an. Sekjen PPM Moch Taufik juga melaporkan bahwa struktur komando PPM dan Yudha Putra sangat terkoordinir dan melekat pada jajaran TNI di setiap wilayah.
Rifiansyah, Ketua Bidang Organisasi dan Kelembagaan PPM menambahkan bahwa anggota Korps dan Resimen Yudha Putra dilatih secara serius dalam Pendidikan Latihan Dasar Militer dan Kaderisasi dengan kurikulum dan pelaksanaan yang disusun bersama TNI.
“Diklatsarmil ini bertingkat dan berjenjang dengan kurikulum dan pelaksanaan bersama TNI di antaranya biasa dilakukan di Rindam, Yon 310/KK, atau Yon 315/Garuda,” katanya.
Hal ini dilanjutkan Ketua Bidang Keanggotaan dan Kaderisasi PPM Agus Jaya Gunara. Selain diklatsar, pihaknya juga melakukan pelatihan Search and Rescue atau SAR dengan Balai Diklat SAR supaya anggota siap pakai dalam tanggap bencana. Pertemuan berlangsung dalam suasana yang sangat akrab dan kekeluargaan, tetapi fokus dan serius pada pembangunan visi dan sinergi bersama.
DPP LVRI sebagai pembina utama yang diwakili Brigjen (Purn) Munif Prasojo Zaini turut hadir mengikuti acara. Ketum Paramita menyampaikan dengan semangat bahwa PPM siap difungsikan dalam setiap sendi ketahanan nasional.
Baca juga: Habib Muhammad Luthfi bin Yahya Doakan Ketum Pemuda Panca Marga di Hari Ultah
“Kami, para anak cucu veteran siap difungsikan secara profesional dan diikutsertakan dalam program-program Bacadnas. Selama ini kami secara mandiri, tanpa digaji tanpa diberikan tanda jasa dan justru dengan dana dan kemampuan sendiri telah memfungsikan diri sebagai bagian dari sistem pertahanan. Banyak kegiatan telah dan terus kami lakukan seperti membangun akses pendidikan, baksos, tanggap bencana, dan kegiatan kaderisasi kebangsaan,” ujar Paramita.
Gabriel menanggapi paparan Ketum Paramita dengan apresiasi sangat positif dan mempersilakan PPM segera melibatkan diri dalam program Bacadnas di antaranya Bela Negara dan Komcad.
“Segera fungsikan dan sinergikan kekuatan PPM di bawah program Bacadnas. Ada berapa anggota yang bisa ikut serta? Siapkah PPM dilibatkan?” katanya.
Pertanyaan ini sontak dijawab serentak oleh sekitar 30 anggota Resimen Yudha Putra yang turut serta dalam rombongan. Tanpa membuang waktu, Kepala Bacadnas langsung mengarahkan agar Ketum Paramita segera berkoordinasi dengan para Kapusvet agar semua usulan dan program segera direalisasikan.
Paramita menjelaskan tentang peran PPM sebagai komponen pendukung sistem pertahanan Indonesia sejak era 1980-an. Sekjen PPM Moch Taufik juga melaporkan bahwa struktur komando PPM dan Yudha Putra sangat terkoordinir dan melekat pada jajaran TNI di setiap wilayah.
Rifiansyah, Ketua Bidang Organisasi dan Kelembagaan PPM menambahkan bahwa anggota Korps dan Resimen Yudha Putra dilatih secara serius dalam Pendidikan Latihan Dasar Militer dan Kaderisasi dengan kurikulum dan pelaksanaan yang disusun bersama TNI.
“Diklatsarmil ini bertingkat dan berjenjang dengan kurikulum dan pelaksanaan bersama TNI di antaranya biasa dilakukan di Rindam, Yon 310/KK, atau Yon 315/Garuda,” katanya.
Hal ini dilanjutkan Ketua Bidang Keanggotaan dan Kaderisasi PPM Agus Jaya Gunara. Selain diklatsar, pihaknya juga melakukan pelatihan Search and Rescue atau SAR dengan Balai Diklat SAR supaya anggota siap pakai dalam tanggap bencana. Pertemuan berlangsung dalam suasana yang sangat akrab dan kekeluargaan, tetapi fokus dan serius pada pembangunan visi dan sinergi bersama.
(jon)
Lihat Juga :